Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
 1 50-991    ID | EN      Login Pegawai
 
Berita DJKN
Kemenkeu NTB Selenggarakan Konferensi Pers AlCo Regional NTB Periode November 2022
Nur Fallah Al Amin . S
Selasa, 27 Desember 2022 pukul 15:07:03   |   41 kali

NTB - Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melaksanakan kegaitan Konferensi Pers Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) KiTa Bulan November 2022 Regional Nusa Tenggara Barat dalam rangka mempublikasikan perkembangan fiskal APBN di Regional Nusa Tenggara Barat periode realisasi sampai dengan 30 November 2022 bertempat di Aula Tambora Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov. NTB (Senin, 26/12). Turut hadir dalam kegiatan ini Plh. Kepala KPKNL Mataram Munarto dan Kepala Seksi  Hukum dan Informasi Ari Susanto, serta Pelelang Ahli Muda Yoyok Martiunus Susanto.


Hadir sebagai narasumber antara lain Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) NTB Sudarmanto, Kepala KPPBC Mataram Kitty Kartika, Deputi Kepala Perwakilan BI Prov. NTB Achmad Fauzi, Perwakilan OJK Prov. NTB Muhammad Abdul Mannan, Kepala BPS Prov. NTB Wahyudin, Regional Economist Prayitno Basuki, serta Kepala Bidang Lelang Kanwil DJKN Bali dan Nusa Tenggara Dwi Wayhudi yang menyampaikan paparan secara daring melalui media Zoom.


Dalam kesempatan ini, Dwi Wahyudi berkesempatan untuk menyampaikan realisasi  Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) per November Tahun 2022 di Provinsi Nusa Tenggara Barat yang menjadi wilayah kerja KPKNL Mataram dan KPKNL Bima. Hingga bulan November 2022, KPKNL Mataram dan KPKNL Bima telah melaksanakan pengelolaan BMN hingga menghasilkan PNBP sebesar Rp8,572 miliar yang diperoleh dari optimalisasi aset negara salah satunya dengan menyewakan tanah yang idle/mangkrak dan menjual barang-barang yang sudah rusak berat.


Lebih lanjut, ia juga menyampaikan dari segi pengurusan piutang negara, per November 2022, KPKNL Mataram dan KPKNL Bima telah berhasil mengurangi outstanding yang selama ini tidak tertagih sebesar Rp1,676 miliar. Sedangkan PNBP yang dihasilkan dari Biaya Administrasi (Biad) Pengurusan Piutang Negara telah jauh melebihi target, tepatnya 152 persen dengan total Biad sebesar Rp24,338 juta.


“Capaian ini diperoleh dengan dukungan pelaksanaan Crash Program Keringanan Utang Jilid2 yang masih akan terus diimplementasikan hingga Desember 2023. Program ini sangat berperan membantu UMKM dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional,” ungkapnya.

Terakhir, Dwi Wahyudi menyampaikan capaian PNBP Lelang per November 2022 yang telah menghasilkan PNBP Bea Lelang sebesar Rp3,765 miliar dan Pokok Lelang mencapai Rp 162, 334 miliar yang telah melebihi target hingga 108 persen. Total Pokok Lelang sebesar Rp162 miliar tersebut sebagian besar berasal dari kredit macet perbankan yang menunjukkan kontribusi Lelang DJKN terhadap perekonomian NTB. “Dengan dibayarnya sebagian kredit macet perbankan, akan memperlancar sistem penyaluran kredit pada perbankan,” pungkasnya.

Foto Terkait Berita
Peta Situs | Email Kemenkeu | FAQ | Prasyarat | Wise | LPSE | Hubungi Kami | Oppini