Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
 1 50-991    ID | EN      Login Pegawai
 
Berita DJKN
Pemulihan Ekonomi Terus Berlanjut, Kinerja APBN per 31 Maret 2022 di Sumut Meningkat
Perasanta Sibuea
Senin, 25 April 2022 pukul 08:45:14   |   144 kali

Medan - Tanda positif dan optimisme terlihat dalam Kinerja APBN dalam pemulihan ekonomi dan menjadi shock absorber.APBN bekerja keras menjaga ekonomi dan rakyat dari gejolak global yang berasal dari sumber komoditas pangan dan energi terutama di tengah dinamika pemulihan ekonomi serta pandemi yang masih berlangsung.

“Pada Maret 2022 beberapa leading indicator perekonomian di Provinsi Sumut menunjukkan tren penguatan, seperti indeks PDRB meningkat 3,81persen (yoy), Nilai Tukar Petani (NTP) Maret 2022 tumbuh 9,91persen (yoy), laju inflasi yang terjaga normal di level 0,71 persen dan indikator perdagangan lainnya yang menunjukkan geliat kegiatan perekonomian diSumatera Utara”, jelas Kepala Kanwil DJPb Sumut Heru Pudyo Nugroho  pada rapat paparan dan publikasi Asset and Liabilities Committee (ALCo) Regional Sumut pada Jumat (22/04).

Peningkatan leading indicator juga didukung kinerja APBN di sisi pendapatan dan belanja Negara. Pendapatan Wilayah Sumatera Utara mengalami kenaikan sebesar Rp4.294,48 miliar (104,32 persen) dibandingkan tahun 2021.Belanja Negara tumbuh sebesar Rp619,98 miliar (5,40 persen) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sampai dengan bulan Maret 2022 telah terealisasi sebesar20,24 persen dari pagu. Defisit APBN di Sumut sebesar Rp3.699,83 miliar lebih baik dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, yakni defisit sebesar Rp7,374,34 miliar, atau tumbuh positif sebesar 49,83 persen.

Kepala Kanwil DJP Sumut I, Eddy Wahyudi menjelaskan bahwa penerimaan pajak di wilayah sumatera Utara menunjukkan optimisme. “Sampai 31 Maret 2022, realisasi penerimaan pajak telah mencapai Rp6,3 T, telah terkumpul 27,6 persen dari total target tahun 2022 sebesar Rp23,6 triliun,” tutur Eddy.

Di hadapan para wartawan, Eddy menjelaskan lebih lanjut bahwa indikator perekonomian di Sumatera Utara sejalan dengan kondisi perekonomian Indonesia secara global yang menunjukkan pertumbuhan positif.

“Konsumsi relatif meningkat pertanda daya beli masyarakat mulai menguat, investasi juga meningkat, ekspor menunjukkan tren pertumbuhan tinggi. Kondisi ini perlu kita syukuri namun tidak lupa untuk tetap menjaga APBN agar responsif dan antisipatif,” tambah Eddy.

Dari sisi kepabeanan dan cukai di Provinsi Sumatera Utara, realisasi penerimaan kepabeanan dan cukai tumbuh 74,74 persen (yoy). Sampai dengan 31 Maret 2022 penerimaan kepabeanan dan cukai telah membukukan sebesar Rp1,64 T atau sebesar 77,62 persen dari target penerimaan kepabeanan dan cukai tahun 2022 untuk Provinsi Sumatera Utara.

Dalam kesempatan yang sama, Kakanwil DJKN Sumatera Utara Tedy Syandriadi memaparkan pertumbuhan penerimaan PNBP dari pengelolaan Kekayaan Negara dan Lelang. “Selain membukukan PNBP yang bersumber dari PNBP yang dikelola oleh Kanwil DJKN Sumatera Utara sampai dengan 31 Maret 2022 sebesar Rp6,4 Miliar untuk PNBP BMN, PNBP hasil lelang sebesar Rp2,8 Miliar, dan PNBP dari piutang negara sebesar Rp4,7 Juta, DJKN juga turut berkontribusi melakukan pembinaan dan pegawasan terhadap SMV (Special Mission Vehicles-red),” jelas Tedy.

Pemberian Tunjangan Hari Raya dan BLT juga diharapkan akan memberikan stimulus positif atas perekonomian masyarakat. Pemberian THR telah terealisasi sebesar Rp56,13 miliar kepada Pemerintah Daerah dan Rp101,70 miliar kepada satker instansi vertikal Pemerintah Pusat di wilayah Sumatera Utara. Setiap ASN yang telah menerima THR diharapkan dapat membelanjakan THR untuk membeli produk lokal dan UMKM.

Pemulihan ekonomi akan terus berlanjut meskipun diliputi ketidakpastian. Peningkatan risiko ekonomi sebagai dampak normalisasi kebijakan moneter negara maju dan konflik geopolitik secara langsung telah meningkatkan harga komoditi energi, pangan, dan komoditi lain. Namun pemerintah akan tetap mewaspadai eskalasiri siko dan tetap memfokuskan terhadap penanganan Covid-19.

“Perwakilan Kementerian Keuangan (Kemenkeu Satu) Sumatera Utara sebagai pengelola fiskal di daerah akan terus berkolaborasi bersama instansi vertikal K/L, pemerintah daerah dan seluruh stakeholder terkait untuk terus mendukung pemulihan ekonomi Sumut”, ucap Heru saat menutup kegiatan.

Teks dan Foto :Perasanta Sibuea

Foto Terkait Berita
Peta Situs | Email Kemenkeu | FAQ | Prasyarat | Wise | LPSE | Hubungi Kami | Oppini