Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
 1 50-991    ID | EN      Login Pegawai
 
Berita DJKN
Kumpulkan PNBP, DJKN Berperan Nyata dalam Kerja Keras APBN 2021
Perasanta Sibuea
Jum'at, 21 Januari 2022 pukul 17:15:02   |   278 kali

Medan - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Sumatera Utara Tedy Syandriadi memaparkan peran serta DJKN dalam Kerja Keras APBN 2021. Hal itu disampaikannya pada konferensi pers Kementerian Keuangan Perwakilan Sumatera Utara yang bertema “Kinerja APBN 2021 dan Outlook 2022 di Provinsi Sumatera Utara”, yang digelar secara hybrid pada Kamis (20/01) di Aula Rekreasi GKN Medan dan melalui media zoom meeting dan disiarkan secara langsung melalui channel youtube BDK Medan.


“Kami dari DJKN berkontribusi terhadap penerimaan negara melalui PNBP (penerimaan negara bukan pajak-red) yang bersumber dari pengelolaan kekayaan negara, piutang negara, dan lelang,” jelasnya.

Tedy juga menyampaikan bahwa dalam mendukung kerja keras APBN 2021 untuk mengendalikan penyebaran virus Covid-19 dan program Pemulihan Ekonomi Nasional, DJKN telah melakukan program seperti keringanan utang (crash Program), kedai lelang UMKM, dan pemberian insentif tarif sewa.


“Program keringanan utang membantu para debitur kecil untuk melunasi utangnya ke negara, kedai lelang UMKM membantu para pengusaha UMKM dalam mempromosikan dan menjual produknya, sedangkan insentif tarif sewa BMN diberikan dengan tujuan untuk membantu dunia usaha, khususnya pengusaha yang ingin memanfaatkan BMN melalui mekanisme sewa,” terangnya.


Dalam konferensi pers yang bertujuan untuk mengkomunikasikan kinerja APBN 2021 kepada publik ini, ia juga memaparkan capaian PNBP yang diperoleh Kanwil DJKN Sumatera Utara. “Target PNBP tahun 2021 Kanwil DJKN Sumatera Utara yang bersumber dari pengelolaan kekayaan negara, piutang negara, dan lelang alhamdulilah seluruhnya tercapai di atas target yang telah ditetapkan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, sepanjang tahun 2021, Kanwil DJKN Sumatera Utara berhasil membukukan penerimaan negara dari pengelolaan aset atau BMN yang mencapai Rp28.129.802.246,00 atau 121,77 persen dari target yang ditetapkan.

Foto Terkait Berita
Peta Situs | Email Kemenkeu | FAQ | Prasyarat | Wise | LPSE | Hubungi Kami | Oppini