Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
 150-991    ID | EN      Login Pegawai
Berita DJKN

Dukung Program PEN, DJKN Gelar Lelang Produk UMKM di 71 KPKNL

Jum'at, 23 Oktober 2020 pukul 15:38:18   |   140 kali

Jakarta - Pandemi covid-19 memberikan berbagai dampak pada sektor ekonomi. Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu yang merasakan dampak pandemi tersebut. Guna melindungi, mempertahankan dan meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam menjalankan usahanya, pemerintah bergerak cepat mengeluarkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang ditujukan salah satunya untuk pelaku UMKM. “Terhadap UMKM, program PEN ini diharapkan dapat memperpanjang nafas dan meningkatkan kinerja yang berkontribusi pada perekonomian Indonesia,” ujar direktur Jenderal Kekayaan Negara Isa Rachmatarwata dalam sambutannya pada kegiatan web seminar (webinar) yang berjudul “Digitalisasi Layanan Lelang Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Ayo Ikut Lelang” pada Jumat (23/20) secara daring melalui aplikasi zoom.us dan youtube.

Ia mengatakan bahwa dalam mendukung program PEN tersebut, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) melalui 71 Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) yang tersebar di seluruh Indonesia akan mengadakan lelang produk UMKM secara digital melalui portal Lelang Indonesia “lelang.go.id”. “Mari kita dukung program pemerintah melalui Gerakan Bangga Buatan Indonesia dan memasyarakatkan lelang sebagai alternatif transaksi jual beli sebagai salah satu upaya mendukung pemulihan ekonomi nasional,” ujarnya.

Lebih lanjut, Isa menjelaskan bahwa kondisi yang terjadi saat ini sudah berbeda dengan keadaan sebelumnya. Menurutnya, penyediaan portal digital seperti lelang.go.id akan sangat membantu pelaku UMKM untuk dapat bertahan dan terus berkembang. Pasalnya saat ini masyarakat lebih banyak membeli produk secara daring melalui e-commerce ataupun platform digital lainnya. Pernyataan tersebut didasari dengan data yang menunjukkan bahwa telah terjadi perubahan pola pasar di Indonesia. “pada masa pandemi terjadi perubahan pola pasar di Indonesia. Saat ini 90% masyarakat telah beralih ke pasar digital,” terang Isa.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Lelang DJKN Joko Prihanto memaparkan transformasi layanan lelang. Menurutnya, layanan lelang sudah mulai dilaksanakan secara daring sejak tahun 2015 dan dimutakhirkan menjadi portal lelang.go.id pada tahun 2018. “Pada tahun 2015, lelang DJKN sudah menggunakan e-auction yang 100% menggunakan jaringan internet,” ungkap Joko.

Ia juga menjelaskan untuk saat ini sudah diterbitkan peraturan lelang baru yang mengatur tentang kehadiran pihak-pihak yang terlibat dalam lelang. “Di bulan Juni, Perdirjen 05 telah kita keluarkan dimana proses lelang yang ada sekarang itu sudah 100% tidak mempertemukan para pihak. Jadi antara penjual, pembeli, pejabat lelang dan saksi ketemunya hanya di internet semua,” terangnya.

Kegiatan ini juga menghadirkan Ketua Indonesian E-Commerce Assosiation (idEA) Bima Laga menjadi narasumber. Dalam paparannya ia menjelaskan peluang, hambatan, dan mitigasi risiko pada digitalisasi transaksi jual beli dalam mendukung program PEN. Menurutnya, pemanfaatan platform digital di tengah pandemi akan membantu meningkatkan produktifitas UMKM. Meningkatnya transaksi pada e-commerce menjadi alasan mengapa produk UMKM harus mulai dipasarkan melalui platform digital. 

Selain Bima, webinar ini juga menghadirkan narasumber dari DJKN yaitu Kepala Subdirektorat Bina Lelang II Erris Eka Sundari dan Kepala Seksi Bina Lelang II Wisnu Ary Pratama yang menjelaskan prosedur penggunaan portal lelang.go.id serta mensosialisasikan produk-produk UMKM yang ada pada portal tersebut (fz/hb-huhu)

 

Foto Terkait Berita
Peta Situs | Email Kemenkeu | FAQ | Prasyarat | Wise | LPSE | Hubungi Kami |