Berita DJKN

DIrjen Kekayaan Negara : Etika Harus Dijunjung Tinggi

Jum'at, 11 Mei 2018 pukul 15:53:59   |   255 kali

Jakarta – Dalam melaksanakan tanggung jawab yang diemban sebaiknya tidak hanya sekedar mematuhi peraturan yang berlaku, tetapi juga harus melakukan sesuatu yang beyond regulation. Demikian disampaikan Direktur Jenderal Kekayaan Negara Isa Rachmatarwata saat melantik Ketua dan Anggota Panitia Urusan Piutang Negara Cabang(PUPN) (9/5) di aula Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN). 

“Ada etika yang harus dijunjung tinggi. Kalau berbicara etika maka berbicara juga mengenai hati nurani dan hubungan kita (manusia-red) dengan Yang Maha Esa (tuhan-red). Hal ini lebih sakral dan lebih layak untuk dicermati dan dilaksanakan dg sungguh-sungguh,” tegas Dirjen Kekayaan Negara.

Isa berharap PUPN terus meningkatkan dan memperbaiki tata kelola piutang negara. “Mulai lah melihat horizon baru. Segera beranjak dari sekedar mengurus piutang di ujung perjalanan ke arah pengelolaan piutang negara yang lebih sehat,” harapnya. Perubahan yang diinginkan yaitu mendorong Kementerian/Lembaga mengelola piutang negara itu sejak awal sehingga tidak sampai terjadi piutang macet dan diserahkan ke PUPN.

Dalam mewujudkan masa depan DJKN yang lebih inovatif dan modern, Dirjen Kekayaan Negara berharap para eselon III yang telah dilantik untuk meningkatkan kinerja dan memberikan pemikiran-pemikiran baru. Untuk itu, ia mengingatkan agar selalu menjaga kehatan dan menjaga semangat kerja. “Dan yang tidak kalah penting yaitu menjaga keikhlasan bekerja dan keseimbangan antara kehidupan pekerjaan, rumah tangga dan masyarakat,” pesannya.

Dalam acara ini dilantik 16 Ketua dan Anggota PUPN Cabang dan diberhentikan 8 Ketua dan Anggota PUPN Cabang dari jabatan karena mutasi ke jabatan baru.


Foto Terkait Berita