Berita DJKN

KPKNL Ternate Adakan Bazar Lelang Sukarela

Kamis, 21 Desember 2017 pukul 19:49:25   |   639 kali

Di penghujung tahun 2017, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Ternate melaksanakan perhelatan jual beli lelang besar bertajuk Bazar Lelang Sukarela. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis (21/12) dan bertempat di halaman KPKNL Ternate. Keriuhan terlihat di lokasi perhelatan lelang yang sudah dipadati oleh calon pembeli sejak pagi. Acara lelang ini bertujuan untuk mengajak masyarakat menggunakan layanan lelang di KPKNL Ternate sekaligus memperkenalkan KPKNL Ternate ke seluruh lapisan masyarakat Ternate. Dalam acara ini, barang yang dilelang merupakan barang yang dihimpun dari masyarakat yang secara sukarela menyampaikan barang-barangnya ke KPKNL Ternate untuk dijual melalui proses pelelangan.

Rangkaian kegiatan ini sudah dimulai sejak jauh hari. Sejak akhir November, KPKNL Ternate sudah mempromosikan kegiatan ini, yang diawali dengan pengumuman pendaftaran sebagai penjual lelang. Seluruh masyarakat yang ingin menjual barangnya, bisa ikut serta sebagai penjual dengan mengisi formulir pendaftaran dan menyerahkan fotokopi kartu identitas. Proses menghimpun pembeli ini berlangsung hingga 14 Desember 2017. Sampai batas waktu pendaftaran penjual, KPKNL Ternate berhasil mengumpulkan 78 penjual dengan jumlah barang yang akan dilelang sebanyak 174 item. Proses pengumpulan barang ini berhasil menjaring penjual dari berbagai lapisan masyarakat, dari mulai Pegawai Negeri Sipil, wiraswasta, hingga para pejabat Negara termasuk Gubernur Maluku Utara dan Walikota Ternate. Jenis barang yang ditawarkan sangat beragam, mulai dari alat elektronik, alat masak, jam tangan, cincin batu akik, hingga sepeda dan sepeda motor. Nilai limit barang juga bervariasi dari puluhan ribu hingga puluhan juta rupiah.

Setelah proses pendaftaran penjual berakhir, KPKNL Ternate kemudian mempublikasikan kegiatan lelang beserta seluruh barang yang akan dilelang. Publikasi dilakukan melalui berbagai media penyampaian, baik cetak maupun elektronik. KPKNL Ternate mendapat kesempatan untuk melakukan wawancara di salah satu program Radio Republik Indonesia (RRI). Selain itu, RRI juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung acara lelang ini dengan selalu mengabarkannya di program-program radionya. Selain melalui pengumuman radio, acara ini juga dipublikasikan melalui pemasangan spanduk-spanduk kegiatan di beberapa titik kota Ternate dan pembagian brosur. Pembagian brosur dilaksanakan secara terus menerus dengan menitikberatkan penyebaran di pusat-pusat keramaian dan kantor-kantor.

Sebelum pelaksanaan lelang, KPKNL Ternate memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melihat barang-barang yang akan dijual di acara Open House Lelang. Open House diadakan selama 2 hari, 19 – 20 Desember 2017, dari mulai pagi hingga malam hari. Seluruh barang lelang dipamerkan di acara ini, dan di setiap barang lelang dipasang tanda pengenal yang berisi nama barang, nama penjual, nilai limit, dan nilai uang jaminan. Acara ini disambut secara antusias oleh masyarakat yang sudah mulai mendatangi KPKNL Ternate sejak pagi hari. Masyarakat memenuhi seluruh sudut area yang menjadi tempat barang-barang lelang dipamerkan. Masyarakat yang hadir juga bisa bertanya seputar barang lelang ataupun prosedur pelaksanaan lelang kepada petugas yang berjaga di lokasi Open House. Keriuhan terasa selama pelaksanaan Open House dikarenakan membludaknya pengunjung yang datang dan berinteraksi dengan petugas yang berjaga. Hal ini menjadi penanda awal besarnya minat masyarakat untuk berpartisipasi sebagai calon pembeli di acara lelang nanti.

Selama Open House, pengunjung diberi kesempatan untuk mendaftar sebagai calon pembeli di acara lelang. Pengunjung yang berminat bisa langsung mendaftar dengan mengikuti prosedur pendaftaran yang disyaratkan termasuk menyetorkan uang jaminan lelang untuk barang yang diminati. Di hari pertama pelaksanaan Open House, KPKNL Ternate berhasil menjaring sebanyak 127 calon pembeli lelang dengan rata-rata barang yang diminati sebanyak 3 – 4 barang.

Pada hari pelaksanaan Bazar Lelang Sukarela, kegiatan sudah dimulai sejak pagi hari, dimana pendaftaran sebagai pembeli lelang masih dibuka hingga pukul 09.00 WIT. Pendaftaran masih dilakukan oleh beberapa peserta lelang yang belum sempat melakukan pendaftaran pada dua hari sebelumnya. Untuk masyarakat yang sudah melakukan pendaftaran pada hari-hari sebelumnya, bisa langsung mengambil Nomor Peserta Lelang (NPL) yang akan digunakan sebagai tanda melakukan penawaran pada saat lelang berlangsung. Rangkaian acara lelang sukarela dimulai dengan sambutan dari Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo dan Maluku Utara (Suluttenggomalut), Ferdinan Paulus Lengkong. Dalam sambutannya, Ferdinan menyampaikan tugas dan fungsi DJKN yang salah satunya adalah pelayanan lelang. Beliau menegaskan komitmen DJKN untuk selalu memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam pelayanan lelang dan selalu melakukan perbaikan dalam pelaksanaannya agar masyarakat semakin yakin untuk mengikuti lelang. Dalam kesempatan ini, Kakanwil Suluttenggomalut, juga menyampaikan apresiasi kepada para satuan kerja di wilayah Maluku Utara atas sinergi luar biasa selama proses Revaluasi Barang Milik Negara dan juga peran aktif dalam peningkatan kinerja penatausahaan dan pengelolaan BMN dalam bentuk BMN Award. Penghargaan BMN Award ini diberikan kepada 8 satuan kerja di Provinsi Maluku Utara.

Asisten 2 Sekretariat Daerah Kota Ternate, Bahtiar Teng, yang mewakili Walikota Ternate juga turut memberikan sambutan dalam acara ini. Bahtiar menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah Kota Ternate dan instansi-instansi terkait untuk dapat berkontribusi bagi masyarakat Ternate dengan cara menyediakan layanan-layanan atau kegiatan-kegiatan yang bisa dinikmati masyarakat luas serta bermanfaat bagi mereka. Asisten I Pemerintah Maluku Utara, Hasbi Pora, yang mewakili Gubernur Maluku Utara menjadi penyampai sambutan terakhir pada acara ini. Beliau menitikberatkan paparannya pada peran institusi pemerintahan dalam meningkatkan perekonomian Maluku Utara. Pada akhir sambutannya, beliau juga menyampaikan apresiasinya pada Kanwil DJKN Suluttenggomalut dan KPKNL Ternate sebagai inisiator pelaksanaan Bazar Lelang Sukarela. Selesai menyampaikan sambutan, beliau kemudian secara resmi membuka pelaksanaan Bazar Lelang Sukarela.

Proses lelang berlangsung menarik, dimana 211 peserta lelang yang hadir saling bersaing memberikan penawaran tertinggi. Persaingan berlangsung ketat terutama untuk barang-barang yang memiliki banyak peminat. Suasana tampak tegang ketika satu persatu peserta lelang mulai berguguran hingga hanya tersisa sedikit penawar yang masih bertahan. Pemandangan ini menjadi tontonan yang menarik bagi semua pengunjung yang hadir, karena mereka ikut merasakan ketegangan proses pelelangan walaupun mereka tidak ikut menawar. Suasana semakin riuh ketika lelang yang alot berakhir dengan kemenangan salah satu peserta lelang. Hal ini menjadi pengalaman yang sangat menarik bagi para peserta lelang yang sebagian besar baru pertama kali mengikuti proses pelelangan.

Terjualnya barang terakhir dengan nomor urut 174 yaitu sebuah kulkas menandai berakhirnya pelaksanaan Bazar Lelang Sukarela ini. Total barang yang terjual dalam lelang kali ini sebanyak 102 barang. Sebagian peserta pulang dengan membawa barang yang dimenangkannya, dan sebagian lagi pulang dengan tangan hampa. Meskipun demikian, pelaksanaan lelang ini tetap memberi warna tersendiri bagi seluruh peserta yang merasakan betapa menariknya proses pelelangan.
Foto Terkait Berita