Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
 1 50-991    ID | EN      Login Pegawai
 
KPKNL Serang > Artikel
Perbedaan Data Analis dengan Data Scientist
Debora Putri Noventin Siburian
Kamis, 31 Maret 2022   |   15178 kali

Perbedaan Data Analis dengan Data Scientist

Istilah Big Data dan Indonesia 4.0 semakin sering terdengar, menandakan bahwa kita telah memasuki era melek data. Era ini kemudian memperkenalkan kita dengan istilah profesi yang beberapa waktu belakang namanya semakin mencuat, yaitu Data Analis dan Data Scientist. Namun, sebelum berkenalan dengan dua profesi tersebut, kita perlu paham dahulu apa sebenarnya arti dari Big Data dan mengapa itu penting.

Big Data adalah istilah yang menggambarkan data dengan volume yang besar, bersifat kompleks, terstruktur maupun tidak terstruktur dan terus bertambah setiap waktu. Dengan pertumbuhan internet, data mengalir dengan sangat cepat dan sangat besar jumlahnya. Tahukah kamu kalau pengguna internet menghasilkan data sekitar 2,5 quintillion bytes setiap hari! Lalu apa yang dapat dilakukan dengan Big Data ini? Jawabannya adalah mengolahnya menjadi informasi. Data hanyalah angka dan huruf apabila tidak ada tindakan pengolahan selanjutnya. Informasi yang didapatkan dari pengolahan data inilah yang kemudian dipakai untuk kemajuan aktivitas baik pribadi, institusi, organisasi maupun perusahaan.

Nah, setelah tau kalau data harus diolah, pertanyaan selanjutnya adalah siapa yang mengolahnya dan bagaimana mengolahnya? Pertanyaan ini membawa kita berkenalan dengan sosok Data Analis dan Data Scientist. Jangan terbalik dan jangan disamakan, yaa..

Pertama kita berkenalan dengan Sang Data Analis. Data Analis adalah seseorang yang diminta memecahkan sebuah permasalahan dengan cara melakukan analisa data yang berkaitan dengan masalah tersebut. Data analis akan diberikan akses ke data-data yang dibutuhkan untuk ditransformasi dan dilakukan pemodelan. Dari data-data tersebut, ia melakukan pengolahan data untuk kemudian diambil kesimpulan dan dilakukan visualisasinya. Data Analis memerlukan keterampilan teknik visualisasi data, statistik ringkasan dan inferensial, keterampilan presentasi dan komunikasi.

Kemudian kita lanjut berkenalan dengan Sang Data Scientist yang namanya sedang dibicarakan dimana-mana. Sebenarnya untuk menjadi Data Scientist, seseorang harus melalui tahap dan keterampilan sebagai Data Analis dahulu karena dasar yang dibutuhkan menjadi seorang Data Scientist ada di Data Analis. Apa yang kemudian membedakan mereka? Data Scientist memerlukan keterampilan algoritma Machine Learning yang digunakan untuk memprediksi peristiwa masa depan. Bukan sulap bukan sihir, bukan juga cenayang, yaa. Data Scientist memprediksi masa depan menggunakan pengolahan data. Algoritma Machine Learning membangun sebuah model berdasarkan data untuk mengenali dan mengklasifikasikan pola dalam data yang kemudian digunakan untuk memprediksi apa yang akan terjadi di masa depan menggunakan keterampilan statistik dan programming.

Jadi, secara ringkas perbedaan keduanya adalah Data Analisis merupakan seseorang yang memecahkan masalah dengan data, sedangkan Data Scientist merupakan seseorang yang memprediksi masa depan dengan data menggunakan algoritma Machine Learning.

Ditulis oleh: Debora Siburian, Subbagian Umum KPKNL Serang

 

Disclaimer
Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja.
Peta Situs | Email Kemenkeu | FAQ | Prasyarat | Wise | LPSE | Hubungi Kami | Oppini