Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
 1 50-991    ID | EN      Login Pegawai
 
KPKNL Bima > Kilas Peristiwa
Festival Moyo Ditutup dengan Serunya Pacuan Kuda di Arena Angin Laut
Deti Ninggarwati
Rabu, 02 Oktober 2019   |   332 kali

Sumbawa (29/09) – Festival Moyo adalah acara tahunan yang diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Kegiatan berlangsung selama satu bulan dan dilaksanakan di wilayah Kabupaten Sumbawa. Beragam acara digelar dan diikuti oleh seluruh warga dan disaksikan oleh wisatawan yang sedang berkunjung. Gebyar Pesta Jagung, Fishing Tournament, Buffalo Fest, dan ditutup dengan Pacuan Kuda. Turut hadir dalam penutupan yaitu Gubernur NTB, Wakil Bupati Sumbawa, Kepala Kecamatan Moyo, Kepala Kecamatan Moyo Hilir, dan Kepala Kecamatan Lape.

Pacuan Kuda diadakan di arena pacuan kuda Angin Laut, salah satu arena terluas di Kabupaten Sumbawa. Pacuan Kuda merupakan agenda yang menarik dan dinantikan oleh masyarakat dan wisatawan. Jenis kuda yang ikut pertandingan adalah kuda Sumbawa yaitu kuda dengan postur tubuh kecil. Kuda – kuda tersebut dikategorikan menjadi Tipe A, Tipe B, dan Tipe Tunas sesuai dengan umur kuda tersebut. Sebelum pertandingan dimulai, kuda diperiksa mengenai kesehatannya sehingga ketika bertanding dapat optimal. Kuda menempati posisi masing – masing di dalam kandang sambil menunggu wasit meniup peluit.

Menariknya, joki yang menunggangi kuda adalah dari kalangan anak – anak usia sekolah dasar. Tujuannya adalah ketika mereka dewasa nanti bisa menjadi manusia yang kuat dan pemberani. Mereka dilatih bagaimana cara mengendalikan kuda dan cara bertanding di arena pacuan. Untuk keselamatan joki – joki, para sando (dukun) memasangkan mantra di tubuh si joki sehingga jika jatuh tidak mengalami luka serius. Selain itu juga diberikan peralatan keamanan walaupun belum sesuai prosedur keselamatan.

Pertandingan berlangsung seru. Joki – joki dengan lincah mengarahkan kudanya mengitari arena pacuan. Panjang pacuan lebih dari 1 km. Kuda berlari kencang dan terlihat si joki tetap tenang dan selama pertandingan berlangsung, tidak ada yang terjatuh. Untuk 1 kali pacuan membutuhkan waktu 3 – 5 menit. Pemenang akan mendapatkan hadiah berupa kulkas dan sepeda motor. Festival Moyo ditutup oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs.H.Mahmud Abdullah. “Terima kasih kepada seluruh pihak terkait. Semoga Festival Moyo ini dapat menjadi bagian dalam mendorong pariwisata di Sumbawa.”, pungkasnya.

 

Foto/Teks : Seksi HI KPKNL Bima

Foto Terkait Kilas Peristiwa
Peta Situs | Email Kemenkeu | FAQ | Prasyarat | Wise | LPSE | Hubungi Kami | Oppini