Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
 1 50-991    ID | EN      Login Pegawai
 
Kilas Peristiwa DJKN
Pelaksanaan In House Training Sebagai Reward Bagi Pemenang KOIN Implementasi DJKN Tahun 2021
Bhika Arnanda Chary Widjaya
Kamis, 22 September 2022 pukul 10:13:07   |   29 kali

Direktorat Jenderal Kekayaan Negara melalui Subbagian Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Kepemimpinan, Bag. SDM, Sekretariat Direktorat Jenderal, melaksanakan In House Training (IHT) “Dampak Sosial dan Ekonomi Pemanfaatan Aset Negara Berupa Properti” yang dilaksanakan pada 25-26 Agustus 2022 bertempat di Yogyakarta. Pelaksanaan IHT ini merupakan bentuk apresiasi kepada para pemenang  Kompetisi Inovasi (KOIN) Implementasi DJKN Tahun 2021 serta sebagai bentuk dukungan dalam hal peningkatan kompetensi pegawai di lingkungan DJKN.

Pelaksanaan IHT ini diikuti oleh seluruh anggota Tim KOIN Implementasi yang menjadi pemenang Juara I dan Juara II dari masing-masing kategori (kategori optimalisasi aset pada Pengelola Barang dan kategori optimalisasi aset pada Pengguna Barang) dari KOIN Implementasi DJKN tahun 2021 yaitu:

l  Kategori Optimalisasi Aset pada Pengelola Barang

Juara I     : Tim KOIN Kanwil DJKN Bali dan Nusa Tenggara

Juara II    : Tim KOIN Kanwil DJKN Jawa Barat

l  Kategori Optimalisasi Aset pada Pengguna Barang

Juara I     : Tim KOIN Kanwil DJKN Lampung dan Bengkulu

Juara II    : Tim KOIN Kanwil DJKN Kalimantan Timur dan Utara

Pelaksanaan IHT dibuka dengan video sambutan dari Direktur Jenderal Kekayaan Negara. Dalam sambutannya, Dirjen Kekayaan Negara menyampaikan bahwa seiring perjalanan waktu, optimalisasi aset negara yang secara sederhana mudah dilihat dari kontribusi yang berasal dari Barang Milik Negara (BMN) dan Kekayaan Negara Lain-lain (KNL), saat ini tidak hanya berupa kontribusi dari segi finansial bagi keuangan negara, tetapi juga meliputi manfaat dan dampak positif pada aspek ekonomi dan sosial bagi masyarakat. Hal ini juga tercermin dari terbitnya Kepdirjen No. 438 tahun 2020 tentang Pedoman Analisis Manfaat dan Dampak Ekonomi Sosial (AMDES)  yang menjadi alat untuk mengukur manfaat dan dampak ekonomi sosial dari suatu aset. Lebih lanjut, kajian AMDES juga telah diterapkan dalam pelaksanaan KOIN MAS DJKN sebagaimana tercermin dalam project-project  dari Tim KOIN MAS DJKN. Dirjen KN juga menyampaikan pesan agar seluruh pegawai DJKN untuk terus menjaga semangat dalam mengikuti kegiatan KOIN MAS DJKN sebagai salah satu langkah menuju distinguished asset manager. Dan bagi para peserta IHT, Dirjen Kekayaan Negara juga menyampaikan agar ilmu yang didapat dari pelaksanaan IHT ini dapat disampaikan dan dibagi kepada pegawai DJKN lainnya.

Selanjutnya pada pelaksanaan IHT menghadirkan dua narasumber yang berasal dari akademisi dan praktisi. Pada hari pertama,  narasumber seorang akademisi di bidang Perencanaan Wilayah dan Kota dari Universitas Gadjah Mada, Bapak Doddy Aditya Iskandar, S.T.,M.CP., Ph.D menyampaikan materi terkait Indikator Pembangunan Wilayah, potensi ekonomi wilayah, serta berbagai konteks terkait pendekatan pembangunan ekonomi wilayah. Selain pengisian materi oleh narasumber tersebut, dalam IHT hari pertama juga dilaksanakan Knowledge Sharing antara para peserta IHT dalam hal ini para Tim KOIN Implementasi dengan Tenaga Pengkaji Optimalisasi Kekayaan Negara. Pelaksanaan Knowledge Sharing tersebut bertujuan untuk saling berdiskusi baik terkait dengan pengalaman saat melaksanakan project KOIN, termasuk diskusi terkait dengan tata kelola dan optimalisasi BMN yang ada di DJKN.

Pada hari kedua pelaksanaan IHT, menghadirkan narasumber seorang praktisi dari Real Estate Indonesia (REI) Yogyakarta, Bapak Ilham Muhammad Nur yang menyampaikan materi terkait kondisi dan tren pasar properti, peluang dan tantangan dalam pasar properti, potensi dan tantangan kerjasama sektor real estat privat dengan institusi pemerintah daerah/pusat. Selanjutnya, dari penyampaian materi yang sudah dilaksanakan, peserta IHT menyusun presentasi lesson learned dan potensi replikasi/modifikasi proyek pemanfaatan BMN. Kegiatan IHT kemudian ditutup oleh Tenaga Pengkaji Optimalisasi Kekayaan Negara yang sekaligus memberikan sertifikat pelatihan kepada para peserta.

Foto Terkait Kilas Peristiwa
Peta Situs | Email Kemenkeu | FAQ | Prasyarat | Wise | LPSE | Hubungi Kami | Oppini