Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
 150-991    ID | EN      Login Pegawai
Artikel DJKN

Menyeimbangkan Peran Ibu, antara Karier dan Keluarga

Jum'at, 30 April 2021 pukul 13:57:12   |   91 kali

Pada era saat ini, melihat perempuan menjadi sosok wanita karier adalah hal yang wajar. Bahkan tidak jarang saat ini melihat perempuan menjadi pemimpin pada suatu organisasi. Terkadang beberapa sisi melihat bahwa wanita berkarier harus mengorbankan keluarganya. Lantas manakah yang lebih baik? Berkarier atau Berkeluarga? Ya, jawabannya tentu semuanya baik. Karena setiap orang memiliki caranya masing-masing dan tentunya hal itu merupakan pilihan yang terbaik bagi diri dan keluarganya. Tidak ada yang lebih unggul maupun lebih kurang.


Menjadi Ibu dan memilih berkarier tentunya memiliki tantangan yang luar biasa, terutama dalam hal membagi waktu antara karier dan pekerjaan. Berikut tips yang bisa dilakukan agar bisa seimbang diantara mengurus rumah tangga dan menjadi wanita karier:

Manajemen Waktu yang Tepat

Manajemen waktu adalah pondasi utama agar sukses dalam membagi dalam dua kegiatan. Agar keduanya berjalan dengan seimbang yaitu rumah tangga dan karier bisa sama-sama dikendalikan, maka perlu manajemen waktu yang tepat.

Alokasikan waktu yang tepat, misalkan ketika anda di rumah. Fokus pada kegiatan yang ada di rumah seperti menyiapkan hidangan, membereskan rumah dan membersamai buah hati. Ketika berada di rumah berarti fokus anda hanya yang ada di rumah. Anda juga dapat mengatur jadwal weekend anda dengan kegiatan favorit keluarga yang bisa membuat family time ini terasa sehingga keluarga tetap bisa merasakan kehadiran dan kasih saying yang sepenuhnya.

Menjaga Pola Hidup dan Emosional

Tidak mudah menjalani dua peran sekaligus, tentunya kita harus mempunyai ekstra tenaga untuk menjalani peran ganda ini. Menjaga pola makan, rutin berolahraga, dan istirahat yang cukup dapat membantu kebugaran. Selain itu olahraga yoga dapat membantu anda dari kestabilan emosional. Bagaimana kondisi emosional kita pada saat itu sangat berpengaruh terhadap perilaku kita saat itu. Selain itu bisa juga melakukan aktivitas yang menyenangkan seperti membaca buku dan juga mendengarkan musik.

Menjalin Komunikasi yang Baik

Kunci sukses dalam menjalin hubungan dengan seseorang adalah dengan komunikasi yang baik. Bangunlah komunikasi yang baik antara rekan kerja, pimpinan dan juga dengan keluarga di rumah. Adanya komunikasi yang baik tentunya akan tercipta kerjasama yang baik.

Misalkan anda sedang berada di kantor, sempatkan waktu 1-2 menit untuk menanyakan kabar kepada keluarga kalian. Apabila sebagai ibu yang memiliki buah hati yang sedang menunggu di rumah, anda bisa melakukan video call pada saat jam istirahat. Hal ini akan membuat anak merasa anda tetap memperhatikannya. Komunikasi dengan pasangan juga sangatlah penting karena anda dapat mengetahui keadaan pasangan anda.

Mengatur Keuangan dengan Tepat

Tujuan utama menjadi dobel peran sebagai wanita karier dan berumah tangga adalah untuk tambahan pemasukan keuangan. Hal ini harus kita fokuskan tujuan utama, untuk apakah pemasukan keuangan tersebut?

Jangan sampai investasi untuk keluarga terlewati. Aturlah keuangan menjadi beberapa pos, seperti investasi untuk kesehatan keluarga, biaya pendidikan anak, dan bisa juga untuk pos biaya liburan keluarga. Hal ini mempermudah anda untuk tetap fokus mencapai tujuan anda.

Lakukan ‘Me Time’

Rasa lelah dan penat adalah hal yang wajar bagi semua orang, terlebih apabila kegiatan dan aktivitas harian di rasa cukup melelahkan. Me Time sangat perlu dilakukan agar kita bisa menjadi lebih segar kembali. Lakukan hal yang paling favorit anda inginkan, seperti pergi ke salon, atau hal-hal lain yang membuat tubuh dan pikiran anda menjadi lebih relaks. Hal ini akan membantu anda lebih siap menjalani kembali peran anda.

Wanita menjadi peran wanita karier ataupun rumah tangga sama hebatnya. Baik wanita karier ataupun rumah tangga tetaplah harus mempunyai manajemen yang baik dalam menjalankan perannya. Fokus dan berkomitmen apa yang dikerjakan akan berbuah keberhasilan.

Penulis : Fia Malika Sabrina (Kanwil DJKN Sumatera Utara)

Disclaimer
Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja.
Peta Situs | Email Kemenkeu | FAQ | Prasyarat | Wise | LPSE | Hubungi Kami |