Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
 1 50-991    ID | EN      Login Pegawai
 
PEMAHAMAN KOMPETENSI KULTURAL DEMI TERCIPTANYA LINGKUNGAN KERJA YANG NYAMAN
Endang Sulistyowati
Jum'at, 31 Desember 2021   |   365 kali

Jakarta, 30 Desember 2021 – Untuk meningkatkan pengetahuan tentang kompetensi sosial kultural, Kanwil DJKN DKI Jakarta pada hari Kamis 30 Desember 2021 menyelenggarakan webinar Nurturing Cultural Competency for Meaningful Workplace dengan narasumber utama Chiefy Adi Kusmargono, S.Psi, M.Sc - Chief Executive Officer pada PT Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia/IPC Learning & Consulting.

Sekretaris Direktoral Jenderal Kekayaan Negara – Dedi Syarif Usman dalam sambutannya di awal acara ini berpesan kepada ASN DJKN yang tersebar di seluruh Indonesia diharapkan dapat menjadi agen perekat dan pemersatu bangsa yang mampu menyatukan masyarakat Indonesia yang majemuk sehingga dapat bersinergi dalam mewujudkan kemajuan bangsa. 

Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (Permenpan-RB) Nomor  38 tahun 2017 menyebutkan bahwa kompetensi sosial kultural adalah adalah pengetahuan, keterampilan dan sikap/perilaku yang dapat diamati, diukur dan dikembangkan terkait dengan pengalaman berinteraksi dengan masyarakat majemuk dalam hal agama, suku dan budaya, perilaku, wawasan kebangsaan, etika, nilai-nilai, moral, emosi dan prinsip, yang harus dipenuhi oleh setiap pemegang jabatan untuk memperoleh hasil kerja sesuai dengan peran, fungsi dan jabatan.

Kepala Kanwil DJKN DKI Jakarta – A.Y. Dhaniarto menyampaikan bahwa dalam menjalankan tugasnya tidak dapat dipungkiri para ASN dihadapkan pada betapa majemuknya negara ini. Keberagaman yang dihadapi disekitar lingkungan tempat ASN bekerja bukanlah suatu hambatan untuk menjalankan tugas dan fungsi organisasi, Justru hal tersebut harus menjadi motivasi bagi seorang ASN untuk mengembangkan kompetensi kultural dalam dirinya. Keberagaman pada suatu organisasi memungkinkan juga adanya lingkungan kerja dengan perspektif yang luas, kaya akan pengalaman dan banyak kemampuan yang dapat membuat organisasi lebih mudah menemukan inovasi serta kreatifitas.

A.Y. Dhaniarto juga menyatakan bahwa dengan mengembangkan kompetensi sosial kultural ibarat mendayung dua tiga pulau dalam satu waktu selain dapat mendukung tercapainya tujuan organisasi, kompetensi sosial kultural juga dapat menjadi bekal seseorang untuk memiliki hubungan antar manusia yang nyaman guna mencapai hidup yang lebih bermakna. Melalui webinar ini diharapkan para peserta akan memperoleh pembelajaran dan masukan yang bermanfaat dalam bekerja.

Webinar dilanjutkan dengan pemaparan narasumber utama mengenai Nurturing Cultural Competency for Meaningful Workplace.

 

 

 


 

Foto Terkait Berita
Peta Situs | Email Kemenkeu | FAQ | Prasyarat | Wise | LPSE | Hubungi Kami | Oppini