KPKNL Pangkalan Bun
BERITA UTAMA
Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat mengadakan acara pencanangan pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK).
Profil KPKNL Pangkalan Bun

KPKNL Pangkalan Bun “Ayo Bagawi”


.

Pangkalan Bun merupakan kota yang beradadi Provinsi Kalimantan Tengah dan saat ini menjadi ibukota Kabupaten Kotawaringin Barat. Pangkalan Bun mempunyai kontur yang berbukit dan berlembah,letaknya berada di pinggir sungai. Sebelumnya, Pangkalan Bun bernama Pangkalan Buun yang merupakan pelabuhan (pangkalan) di tepi Sungai Buun. Dinamakan demikian karena kota ini merupakan sebuah pelabuhan di tepi Sungai Buun. Saat ini pelabuhan tersebut telah berkembang pesat dan menjadi salah satu gerbang menuju Pangkalan Bun, selain Bandara Iskandar.

 

Kota ini merupakan tempat kedudukan raja dan pangeran Kerajaan Kotawaringin, setelah Istana di Kotawaringin Lama ditinggalkan pada tahun 1841. Tempat tersebut yang saat ini dikenal dengan nama Istana Kuning dan menjadi objek wisata di Pangkalan Bun. Selain itu, Pangkalan Bun juga memiliki berbagai objek wisata lainnya, antara lain Rumah Adat Betang(Khas Kalimantan), Taman Nasional Tanjung Puting, Pantai Kubu dan PantaiTanjung Penghujan.


KPKNL Pangkalan Bun merupakan unit Eselon III dilingkungan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 170/PMK.01/2012  tentang Organisasi dan Tata Kerja Instansi Vertikal Direktorat Jenderal Kekayaan Negara sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 263/PMK.01/2016, disebutkan bahwa KPKNL merupakan unit instansi vertikal Direktorat Jenderal Kekayaan Negara yang bertanggung jawab langsung kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. Sebagai unit instansi vertikal, KPKNL Pangkalan Bun melaksanakan tugas pelayanan di bidang pelayanan pengelolaan kekayaan negara, pelayanan penilaian, pelayanan lelang dan piutang negara berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam pelaksanaan tugas tersebut,KPKNL Pangkalan Bun mempunyai peran dan arti yang sangat strategis, yaitu mengelola kekayaan negara, dan menghimpun Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari bidang piutang negara dan lelang. KPKNL Pangkalan Bun telah mempunyai sarana dan prasarana yang cukup memadai yang terdiri dari aset bergerak maupun tidak bergerak yang dapat dimanfaatkan secara optimal untuk melaksanakan tugas danfungsi.

Keberadaan KPKNL di Pangkalan Bun dimulai sejak di lantiknya Kepala KPKNL Pangkalan Bunpada tanggal 3 Mei 2007 di Jakarta oleh Direktur jenderal Kekayaan Negara. Pada mulanya KPKNL Pangkalan Bun berkantor di Aula KPPN Pangkalan Bun sesuai Surat Ijin dari Kepala Kantor Wilayah XVII Perbendaharaan Palangka Raya Nomor:S-419/WPB.17/BG.0103/2007 tanggal 10 Mei 2007 untuk masa waktu 2 (dua) bulan.

Atas prakarsa Kepala Kantor Wilayah XII DJKN Banjarmasin dengan Surat Nomor:S-180/WKN.12/2007 tanggal 15 Mei 2007, meminta bantuan Pemerintah Daerah Kotawaringin Barat untuk meminjamkan salah satu gedung kantor milik Pemerintah Daerah Kotawaringin Barat yang kosong / tidak digunakan. 

Dengan Surat Nomor: 028/188/VI/2007/BP.2 tanggal 12 Juni 2007 Bupati Kotawaringin Barat,Bapak H. Ujang Iskandar, ST, MT. menyetujui untuk meminjamkan salah satu gedung kantor, yaitu Ex. Kantor Dinas Perkebunan Kotawaringin Barat. Mulai tanggal 12Juli 2007 KPKNL Pangkalan Bun menempati Gedung Kantor milik  Pemerintah Daerah Kotawaringin Barat yang beralamat di Jalan Pakunegara Nomor 32 PangkalanBun. Sesuai dengan surat perjanjian terakhir nomor: 028/107/VII/2012/BP.2 tanggal 01 juni 2012 tentang perpanjangan pinjam pakai tanah dan bangunan gedung kantor milik pemerintah kabupaten kobar, KPKNL Pangkalan Bun  sampai dengan 31 Desember 2013.

Terhitung mulai 1 Januari 2014 KPKNL Pangkalan Bun menempati Gedung Baru di Jalan SutanSyahrir No. 46, Pangkalan Bun. Kemudian berdasarkan Keputusan DJKN Nomor:Kep-144/KN/2013 tanggal 12 Agustus 2013, KPKNL Pangkalan Bun ditetapkan sebagaiKPKNL Teladan.

Letak KPKNL Pangkalan  Bun  cukup  strategis, berada  di jalan  protokol yang merupakan daerah perkantoran baik instansi Pemerintah Daerah maupun instansi vertikal Pemerintah Pusat, serta Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) Sultan Imanudin dan Mesjid Agung Riyadlus Sholihin. Akses menuju Bandarajuga tidak terlalu jauh, sekitar 5 km dengan waktu tempuh kurang lebih 10menit.



Wilayah kerja KPKNL Pangkalan Bun dalam memberikan pelayanan pengurusan piutang negara, pelayanan lelang, pelayanan penilaian, dan pelayanan pengelolaan kekayaan negara meliputi 5 kabupaten, yaitu Kabupaten Kotawaringin Barat, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Lamandau, Kabupaten Seruyan, dan Kabupaten Sukamara.


     Tugas KPKNL Pangkalan Bun yaitu melaksanakan pelayanan di bidang Pengelolaan Negara, Penilaian, Piutang Negara dan Pelayanan Lelang. Dalam melaksanakan tugas tersebut, KPKNL Pangkalan Bun menyelenggarakan fungsi :

1.       Inventarisasi, pengadministrasian, pendayagunaan, pengamanan kekayaan negara

2.      Registrasi, verifikasi, dan analisa pertimbangan permohonan pengalihan serta penghapusan kekayaan negara

3.      Registrasi penerimaan berkas, penetapan, penagihan, pengelolaan barang jaminan, eksekusi, pemeriksaan harta kekayaan milik penanggung hutang/penjamin hutang

4.      Penyiapan bahan pertimbangan atas permohonan keringanan jangka waktu dan/atau jumlah hutang, usul pencegahan dan penyanderaan penanggung hutang dan/atau penjamin hutang, serta penyiapan data usul penghapusan piutang negara

5.      Pelaksanaan pelayanan penilaian

6.      Pelaksanaan pelayanan lelang

7.      Penyajian informasi di bidang kekayaan negara, penilaian, piutang negara dan lelang

8.      Pelaksanaan penetapan dan penagihan hutang negara serta pemeriksaan kemampuan penanggung hutang atau penjamin hutang dan eksekusi barang jaminan

9.      Pelaksanaan pemeriksaan barang jaminan milik penanggung hutang atau penjamin hutang serta harta kekayaan lain

10.    Pelaksanaan bimbingan kepada Pejabat Lelang

11.     Inventarisasi, pengamanan, dan pendayagunaan barang jaminan

12.    Pelaksanaan pemberian pertimbangan dan bantuan hukum pengurusan piutang negara dan lelang

13.    Verifikasi dan pembukuan penerimaan pembayaran piutang negara dan hasil lelang

14.    Pelaksanaan administrasi KPKNL


Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 170/PMK.01/2012  tentang Organisasi dan Tata Kerja Instansi Vertikal Direktorat Jenderal Kekayaan Negara sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 263/PMK.01/2016susunan organisasi KPKNL Pangkalan Bun adalah sebagai berikut:


Saat ini susunan struktur organisasi KPKNL PangkalanBun terdiri dari Kepala Kantor dibantu oleh 6 (enam) Pejabat Struktural dan 2(dua) Jabatan Fungsional. Kepala KPKNL Pangkalan Bun dijabat oleh Navis Zikra beserta jajaran pejabat eselon IV, yaitu Kepala Sub Bagian Umum (Mohammad Chifni), Kepala Seksi Pengelolaan Kekayaan Negara (Nur Indiyah Retno Palupi),Kepala Seksi Pelayanan Penilaian (Masrumiyatun), Plt. Kepala Seksi Piutang Negara (Justinus Benni Indrianto), Kepala Seksi Pelayanan Lelang (Indriani Rositowati), Kepala Seksi Hukum dan Informasi (Justinus Benni Indrianto), Kepala Seksi Kepatuhan Internal (Mujianto), serta Kelompok Jabatan Fungsional Pelelang yaitu, Jabatan Fungsional Pelelang Ahli Muda (Nomie Arumsari), dan Jabatan Fungsional Pelelang Ahli Pertama (Muhammad Nur Misbahul Fuad). KPKNL Pangkalan Bun memiliki jumlah pegawai sebanyak 22 (dua puluh dua) orang dengan latar pendidikan yang berbeda-beda. Dengan komposisi jumlah pegawai seperti ini dan berbekal kompetensi yang dimiliki, KPKNL Pangkalan Bun memiliki kekuatan Sumber Daya Manusia yang unggul dan dapat diandalkan untuk meningkatkan pelayanan.

 


Sumber Daya Manusia beserta fasilitas yang ada merupakan suatu kekuatan yang dijadikan sebagai motor penggerak dalam memberikan pelayanan. Peningkatan pelayanan senantiasa diberikan oleh KPKNL Pangkalan Bun kepada Stakeholders. Hal ini merupakan implementasi dari reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Keuangan. Oleh karena itu, untuk mencapai kinerja yang optimal seluruh jajaran pejabat dan pegawai yang ada di KPKNL Pangkalan Bun telah sepakat untuk membuat MOTTO KPKNL Pangkalan Bun yaitu “Ayo..BAGAWI”.BAGAWI berasal dari bahasa Dayak Kalimantan yang mempunyai arti “bekerja”.Sedangkan kepanjangan dari istilah BAGAWI yaitu Bersih, Amanah, Guyub, Akuntabel,Wibawa, Ikhlas. Dengan motto tersebut, para pegawai KPKNL Pangkalan Bun terus mengedepankan pelayanan yang prima dan menciptakan kinerja yang terbaik.






Wilayah Kerja
Kabupaten Kotawaringin Barat
Kabupaten Sukamara
Kabupaten Lamandau
Kabupaten Kotawaringin Timur
Kabupaten Seruyan
Peta Lokasi KPKNL Pangkalan Bun
Alamat Kantor
Jl. Sutan Syahrir No. 46, Pangkalan Bun - 74111
(0532) 21502
(0532) 21834
kpknlpangkalanbun@kemenkeu.go.id