Yogyakarta - Dalam rangka meningkatkan sinergi dan mempererat tali silaturahmi dengan satker di wilayah kerja KPKNL Yogyakarta, diselenggarakan pertandingan persahabatan antara tim futsal KPKNL Yogyakarta dan tim futsal Balai Karantina Pertanian Kelas II Yogyakarta bertajuk “The Ball of Friendship”.
Pertandingan dilaksanakan Sabtu, 13 Februari 2016 pukul 08.00 WIB – 10.00 WIB bertempat di lapangan V-sport Standar Internasional 4R Futsal Stadium Yogyakarta. Tim futsal KPKNL Yogyakarta yang bermaterikan pemain-pemain sarat usia di atas 30 tahun berhasil memenangkan pertandingan atas tim futsal Balai Karantina Pertanian Kelas II Yogyakarta yang memiliki materi pemain relatif lebih muda. Kemenangan ini seakan menjadi penawar kekecewaan atas kegagalan tim futsal KPKNL Yogyakarta dalam mempertahankan gelar juara 1 Turnamen Futsal Hari Oeang di lingkungan Kanwil Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta beberapa waktu lalu.
Dikemas secara eksklusif, serius tapi santai pertandingan tersebut dibagi dalam 4 (empat) babak dengan masing-masing babak berdurasi 15 menit. Pertandingan berjalan sangat alot di mana kedua tim tidak mau mengalah begitu saja. Terbukti dengan pertandingan yang berjalan cukup keras dan skor pertandingan yang sangat ketat. Sampai peluit akhir berbunyi akhirnya tim futsal KPKNL Yogyakarta menyudahi perlawanan sengit tim futsal Balai Karantina Pertanian Kelas II Yogyakarta dengan skor akhir 15-13.
Kepala Seksi Penilaian Yusup Sugiarto menginspirasi tim futsal KPKNL Yogyakarta dengan mencetak 5 gol, di tambah kontribusi dari Bambang Nur Salim yang mencetak 3 gol, Arif Fadillah 3 gol, dan Wahyu Gunawan 2 gol, serta digenapi 3 gol dari Yuhar LGS dengan salah satunya merupakan gol indah yang dicetak dengan cara spektakuler melalui tendangan voli dari jarak 33 meter.
Dalam pesannya, Kepala KPKNL Yogyakarta Guntur Riyanto menggarisbawahi bahwa kemenangan bukanlah tujuan utama. “Dalam sebuah pertandingan persahabatan kalah dan menang itu hal yang biasa, tapi semangat sportifitas dan silaturahmi harus selalu kita junjung tinggi diatas hasil akhir di lapangan,” pesan Guntur Riyanto. “Dan yang paling penting, kegiatan ini merupakan bagian dari sarana merangkul satker agar lebih dekat mengenal KPKNL Yogyakarta. Akan sangat bagus jika kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan secara kontinyu dengan satker-satker lainnya,” tegasnya lagi. (Penulis/Foto: Wiwiek Indra/M. Charis)