Banjarmasin - Dalam rangka memperingati Hari Oeang ke-69 yang jatuh pada tanggal 30 Oktober 2015, Kementerian Keuangan RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banjarmasin menyelenggarakan kegiatan Donor Darah pada Kamis (29/10) bertempat di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Banjarmasin sebagai tuan rumah pelaksana kegiatan ini. Peserta donor darah adalah para aparatur sipil negara (ASN), baik pimpinan serta jajaran dari unit vertikal eselon I Kementerian Keuangan yang ada di Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru.
Semangat kepedulian untuk sesama tampak di wajah para pendaftar yang ingin menyumbangkan sebagian darahnya. Dari tujuh puluhan pendaftar yang ada, tidak semua memenuhi syarat yang ditetapkan pihak PMI untuk dapat mendonorkan darahnya. Berdasarkan data yang diperoleh dari PMI Kota Banjarmasin, kegiatan yang dimulai sejak pagi hingga siang tersebut terkumpul 65 kantong darah.
Aulia Rahmi Febrianti, Pelaksana Harian Kepala Subbagian Perekrutan, Pengerahan, dan Pelestarian Donor Darah PMI Kota Banjarmasin saat dihubungi di tempat yang sama, mengatakan bahwa PMI Kota Banjarmasin telah menyiapkan seratus kantong darah untuk kegiatan donor darah dalam rangka Hari Oeang ini. “Sudah ada sekitar 60-an kantong darah yang terkumpul, dan ini sudah melebihi ekspektasi kami” ungkapnya. PMI Kota Banjarmasin memberikan apresiasi positif terhadap kegiatan donor darah yang rutin dilaksanakan oleh Kementerian Keuangan ini. “Kami menyambut baik kegiatan donor darah oleh Kementerian Keuangan sekali dalam setahun. Kami berharap, kegiatan seperti ini bisa dilakukan rutin setiap tiga bulan”, kata Aulia. Harapan untuk mengadakan kegiatan donor darah setiap tiga bulan ini menurut Aulia, karena melihat antusias para ASN Kementerian Keuangan untuk mendonorkan darahnya cukup tinggi.
Untuk dapat mendonorkan darah, Aulia berbagi tips persiapan sebelum melakukan donor. “Tiga hari sebelumnya, perbanyak minum air putih, istirahat yang cukup, dan delapan jam sebelum donor jangan minum obat”, jelas Aulia. (Penulis/fotografer:Nanang Ansari)