Tangerang – Keriuhan terjadi di Student Center Politeknik Keuangan Negara-STAN (PKN – STAN), mahasiswa berlomba-lomba mengangkat tangan tidak lain dan tidak bukan untuk melakukan penawaran atas barang yang diminatinya. Ratusan mahasiswa yang duduk di bangku-bangku peserta lelang sangat antusias melakukan penawaran. Pejabat lelang dengan semangat menyebutkan harga penawaran yang ditawarkan oleh para mahasiswa. Inilah pemandangan menarik yang tampak di Simulasi Lelang yang diselenggarakan oleh KPKNL Serpong, Sabtu (10/10). Simulasi ini dilakukan untuk memberikan gambaran yang nyata kepada mahasiswa PKN STAN terkait tata cara dan berlangsungnya lelang, sekaligus untuk lebih memperkenalkan bahwa lelang merupakan salah satu tusi DJKN.
Simulasi lelang ini diadakan tepat setelah seminar DJKN Goes To Campus ditutup. Keingintahuan mahasiswa untuk merasakan suasana lelang, dipadu dengan pejabat lelang yang atraktif menyebabkan Simulasi Lelang kali ini begitu ramai dan sayang untuk dilewatkan. Bertindak sebagai pejabat lelang dalam simulasi ini, Ferry Hidayat berhasil menarik perhatian mahasiswa khususnya mahasiswa spesialisasi Pengurusan Piutang Dan Lelang Negara (PPLN) yang sekarang telah berganti nama menjadi program studi Manajemen Aset seiring dengan berubahnya nama STAN menjadi PKN STAN. “Saya adalah angkatan pertama PPLN STAN, jadi panggil saya Kakak Pertama” ujar Ferry sebelum memulai jalannya lelang yang langsung disambut tepuk tangan dan sorak sorai meriah para mahasiswa PKN STAN.
Simulasi lelang dibuka dengan pembacaan tata cara pelaksanaan Lelang Sukarela oleh Ferry, di mana informasi tersebut meliputi informasi terkait penjual lelang, tata cara keikutsertaan sebagai peserta lelang, objek yang dilelang, pelunasan dan pengambilan barang oleh pemenang lelang. Selanjutnya, Ferry membacakan Berita Acara Risalah Lelang dan memulai secara resmi pelaksanaan simulasi lelang. Satu persatu objek lelang ditawarkan kepada para peserta. Suasana semakin meriah dengan teriakan penuh semangat dari Ferry yang menyampaikan harga lelang yang semakin meningkat, dan ditutup dengan penyebutan harga sebanyak tiga kali penentu pemenang lelang pada tawaran harga tertinggi. Tepuk tangan mahasiswa menggema setiap kali masing-masing objek lelang berupa jersey original, helm berstandar SNI, power bank , external hard disc, dan tas cantik berhasil terjual dengan harga yang kompetitif. Dalam simulasi kali ini diperoleh lima penawar tertinggi sebagai pemenang lelang, dan sesuai dengan peraturan lelang, mereka harus melakukan pelunasan objek lelang sebesar harga penawaran tertinggi ditambah biaya administrasi lelang sebesar 2%.
Mengakhiri kegiatan DJKN Goes To Campus kali ini, DJKN turut serta dalam Cooking Competition yang menjadi acara pamungkas dalam Pekan Raya PPLN 2015. Dalam lomba ini, DJKN diwakili oleh Ferry Hidayat dan Hasni dari KPKNL Serpong, serta Erris Eka Sundari dari Kantor Pusat DJKN. Selain Tim DJKN, lomba ini diikuti oleh tim perwakilan dari masing-masing spesialisasi di PKN STAN. Sesuai dengan tema lomba ini yaitu “Lauk Desa”, Tim DJKN bekerja sama untuk memasak ayam bakar yang lezat dan nikmat. Hasil masakan Tim DJKN dihias sangat apik dan berhasil menimbulkan rasa lapar siapapun yang melihatnya. Terbukti dari komentar Chef Haryo, juri cooking competition kali ini “Tampilannya menarik, catchy, dan sesuai tampilannya bumbunya pas”. Tidak heran, dalam kompetisi ini DJKN berhasil meraih juara pertama. Keluar sebagai juara dalam kompetisi ini adalah DJKN sebagai Juara 1, Akuntansi II sebagai juara 2, dan Akuntansi I sebagai juara 3.
Kegiatan DJKN Goes To Campus selama ini memang memiliki konsep yang berbeda-beda di setiap universitas yang dikunjungi. Hal ini tentu saja menjadi cambuk bagi DJKN untuk terus menyosialisasikan DJKN secara langsung kepada mahasiswa di berbagai penjuru Indonesia. (Penulis/Foto: Dn/Yd/Mel)