Jakarta - Waktu kita lebih banyak kita habiskan di kantor daripada di rumah, sehingga kantor ibarat rumah kedua dan teman/rekan kerja ibarat saudara bagi kita. Berjam-jam menghabiskan waktu bekerja bersama, tertawa, bersenda gurau bahkan adakalanya bertengkar dan ngambek. Kalau kita ribut dengan teman, walaupun kita menang, yang pasti kita akan kekurangan teman. Kita tetap kalah, yang menang cuma ego kita sendiri, dan itulah yang sulit kita kalahkan, maka dari itu, sebagai renungan bagi kita apabila menerima teguran, tidak usah terus melenting, bersyukurlah masih ada yang menegur kesalahan kita.
Berpisah adalah hal yang biasa, namun saat tiba perpisahan rasanya ada sesuatu yang hilang. Bertempat di ruang rapat Kantor Wilayah DJKN DKI Jakarta, Rabu, 26 Agustus 2015, Kepala Kanwil, para Kepala Bidang dan para pegawai Kanwil DJKN DKI Jakarta melepas Rene Cicero dan Harun Rusmana untuk melaksanakan tugas di tempat baru. Berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Kekayaan Negara Nomor KEP.12/KN/UP.11/2015 tanggal 4 Agustus 2015 tentang Pemindahan Para Pegawai Negeri Sipil Di Lingkungan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Rene Cicero dipindahtugaskan ke Kanwil DJKN Bali dan Nusa Tenggara dan Harun Rusmana ke Direktorat Piutang Negara dan Kekayaan Negara Lain-lain. Selain melepas Rene dan Harun, Kanwil DJKN DKI Jakarta kedatangan pegawai baru yaitu Saleh Buntaran dari KPKNL Jakarta II, Muhammad Rinto Muchsin dari Kanwil DJKN Jawa Barat, Yunita Apriani dari KPKNL Bogor dan Dian Marudut dari KPKNL Bengkulu. Namun baru Saleh dan Rinto yang melapor dan menjalankan tugas di Kanwil DJKN DKI Jakarta.
Rangkaian acara digelar dengan sederhana namun cukup akrab dan penuh kekeluargaan. Pada kesempatan pertama Rene dengan amat lugas menyampaikan kesan-kesannya selama bertugas di Kanwil DJKN DKI Jakarta. Lima kali kakanwil berganti, akhirnya pindah juga ke Denpasar. Tak lupa mengucapkan terima kasih kepada atasan dan rekan yang telah menjadi “Boss dan friend” yang mengayomi dan dia akan membuka call friend di Denpasar. Kita tunggu janjimu Rene !!!
Selanjutnya saat diminta maju ke depan Harun Rusmana mengucapkan terima kasih atas bimbingan teman-teman di Kanwil DJKN DKI Jakarta dan meminta maaf atas prilakunya yang kurang berkenan serta berharap agar silaturahmi tetap terjalin.
Lain yang pergi lain yang datang, kali ini Saleh dan Rinto berharap agar dapat diterima dan memperoleh bimbingan di tempat baru, serta kehadirannya dapat membantu kelancaran tugas di Kanwil DJKN DKI Jakarta.
Usai mendengarkan kesan dan pesan dari pegawai yang pindah tugas dan yang datang, Kepala Kanwil DJKN DKI Jakarta, Try Intiaswati berkenan memberikan arahan. Meskipun acara di adakan di ruangan yang sempit namun justru menjadi lebih dekat dan bisa saling memahami. Mutasi kali ini istimewa, karena pegawai diberi kesempatan untuk memilih tempat dia bertugas melalui aplikasi SIPRITA sehingga sesuai dengan keinginannya. Dari sisi kepegawaian hal ini ada kemajuan untuk menghindari rasa kecewa. Untuk itu, kemanapun dipindahtugaskan baik itu di Kantor Pusat maupun di kantor vertikal dia meminta agar pegawai dapat mencurahkan seluruh pikirannya. Nikmatilah apa yang sudah menjadi keputusan sesuai keinginan. Tidak boleh mengeluh. Kepada pegawai yang baru pindah tugas ke Kanwil DKI Jakarta Try mengajak bekerja sama dan menerapkan pengalamannya yang positif sedangkan kebiasaan yang negatif agar ditinggalkan jangan dibawa ke tempat baru. Kepada seluruh pegawai Try pun mengajak agar merubah suasana menjadi lebih kekeluargaan dan mencoba memandang teman kerja dari sisi positifnya, jangan hanya dari sisi negatifnya. Jika terasa sulit diskusikan segala permasalahan pekerjaan. Ibarat sebuah lagu, jangan ada dusta antara kita dan jangan mau menjadi butiran debu, namun jadilah butiran emas atau permata, karena dimanapun ia berada akan nampak berkilau dan bersinar, tutupnya.
Acara diakhiri dengan ramah tamah, didahului dengan pembacaan doa oleh Mulyadi dan ucapan selamat kepada pegawai yang pindah tugas dan pegawai yang baru bertugas. (Penulis/Foto: Asya /Endang (Bidang KIHI)