Denpasar – Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menunjukkan rasa kepedulian kita terhadap sesama. Salah satunya adalah dengan menyumbangkan darah kita melalui donor darah. Tepatnya pada hari Jumat (28/8), setelah berolahraga pagi, pegawai Kanwil DJKN Bali dan Nusa Tenggara (Kanwil Balinusra) berdatangan ke lobi Gedung Keuangan Negara I Denpasar untuk mendonorkan darahnya. Kegiatan ini rutin diselenggarakan setiap tiga bulan sekali dan merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Keuangan dengan RSUP Sanglah Denpasar dan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali. Adapun yang hadir untuk mendonorkan darahnya, bukan hanya pegawai-pegawai Kanwil Balinusra tetapi beragam dari beberapa instansi vertikal Kementerian Keuangan lainnya, yaitu KPKNL Denpasar, KP TIK Denpasar, KPPN Denpasar, BDK Denpasar dan juga KPP Madya Denpasar.
Selain merupakan misi kemanusiaan, kegiatan donor darah juga mempunyai banyak manfaat dalam meningkatkan kesehatan. Setidaknya tercatat ada sekitar 53 orang (dari DJKN 33 orang) yang antusias mendonorkan darahnya. Tentunya terlebih dahulu mereka diperiksa kesehatannya, apabila memenuhi syarat barulah diperbolehkan mendonorkan darahnya. Banyak yang tekanan darahnya belum memenuhi syarat dan terpaksa belum dapat mendonorkan darahnya. “Tekanan darah yang baik yaitu sistole = 110 – 160 mmHg, diastole = 70 – 100 mmHg. Apabila belum memenuhi syarat, terpaksa kami tidak memperbolehkan mereka donor terlebih dahulu,” ungkap salah satu dokter yang berjaga di pos pemeriksaan kesehatan.
Salah satu pegawai Kanwil Balinusra, Ni Made Kusumawardani mengaku bahwa ini kali pertama dia melakukan donor darah. “Awalnya saya sedikit takut karena sebelumnya saya belum pernah melakukan donor darah, tapi ternyata tidak sakit. Keluhan pusing yang ditanyakan oleh petugas tidak saya rasakan seperti halnya orang pertama kali mendonorkan darahnya,” komentarnya sambil menikmati minuman vitamin yang diberikan oleh petugas. Kegiatan ini juga diawasi langsung oleh Kepala Kanwil Balinusra, Etto Sunaryanto. Etto berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan rutin ke depannya, sehingga dapat membantu menambahkan persediaan stok darah, khususnya di Provinsi Bali. Di akhir kegiatan, PMI Provinsi Bali menyerahkan sertifikat sebagai ucapan terimakasih kepada Etto Sunaryanto selaku Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Bali karena kegiatan ini telah sering kali dilakukan di GKN Bali. (Penulis/Foto: Wisnu-Bidang KIHI)