Singaraja - Ada saat bertemu ada pula saat berpisah, sama halnya dengan sebuah pertemuan, perpisahanpun sepertinya tidak menunggu waktu yang tepat namun bisa terjadi kapan saja, kepada siapa saja tanpa peduli apakah kita sudah siap atau tidak. "Perpisahan hanyalah nasehat agar kita dapat lebih akrab disaat kita bertemu kembali” begitu kiranya intisari sambutan dan arahan Indera Widajanto, Kepala KPKNL Singaraja, yang disampaikan pada tanggal 19 Juli 2015 di ruang APT KPKNL Singaraja.
Pada hari tersebut tidak seperti biasanya ruang APT dihadiri oleh tamu pengguna jasa, namun ruangan itu dipenuhi oleh pegawai KPKNL Singaraja yang sengaja digelar untuk acara pelepasan dua orang pejabat eselon IV KPKNL Singaraja yang akan pindah menunaikan tugas setelah mengabdi cukup lama di KPKNL Singaraja. Pejabat itu adalah Dodik Heru Nugroho, Kepala Seksi Pengelolaan Kekayaan Negara dan Slamet Santoso, Kepala Subbagian Umum. Mereka akan menunaikan tugas ke KPKNL Pamekasan untuk Dodik, begitu panggilan akrabnya dan ke KPKNL Jember untuk Slamet Santoso. Kebetulan keduanya ditempatkan pada seksi/Subbagian yang sama dengan tugas-tugas yang diemban pada KPKNL Singaraja.
Selain Pelepasan kedua pejabat tersebut, KPKNL Singaraja kedatangan dua orang pejabat baru untuk menggantikan pejabat lama, yakni I Gusti Lanang Pande Aria Negara, yang akan bertugas di Subbagian Umum dan Agus Dwi Martono akan menggantikan kedudukan Dodik Heru Nugroho, sebagai Kepala Seksi Pengeloaan Kekayaan Negara. Wajah-wajah mereka terlihat semringah pertanda bahwa mereka sudah siap akan mengemban tugas yang diamanatkan kepadanya. “Saya akan mengemban tugas dengan sebaik-baiknya sesuai amanah, dan akan melanjutkan perjuangan Dodik dengan tetap bersemangat disetiap tugas yang kami laksanakan di Seksi PKN,” begitu kalimat terakhir yang dilontarkan oleh Agus Dwi Martono pada saat mengakhiri perkenalannya.
Sore itu suasana nampak hening di saat kedua pejabat diminta untuk menyampaikan kesan dan pesanya selama menunaikan tugas di KPKNL Singaraja. Ada beberapa untai kalimat yang dapat direnungkan oleh seluruh pegawai sebagai penguat hati apabila suatu saat mereka mengalami pindah tugas. Dikatakan oleh Dodik bahwa apa yang telah disampaikan Pak Indera memang patut direnungkan, karena intisari dari mutasi adalah nasehat untuk kita agar bisa mengevaluasi diri apakah tugas-tugas yang diemban telah dilaksanakan dengan baik. Hal ini akan terasa setelah kita pergi meninggalkan tempat tugas yang lama, karena kita akan bisa membandingkan suasana kerja, cara kerja, lingkungan kerja dan banyak lagi hal-hal dapat digunakan untuk intropeksi diri, sehingga disaat kita bertemu kembali akan menjadi lebih akrab. “Datang dan Pergi dalam suatu mutasi semua mempunyai tujuan yang sama yaitu untuk meningkatkan karir menjadi lebih baik dan meningkat,” pesan Dodik seolah mengajak seluruh pegawai agar selalu meningkatkan kemampuan diri disegala bidang seiring dengan karir yang akan dicapai.
Suasana hening berubah menjadi ceria disaat Slamet Santoso diminta untuk memberikan kesan dan pesannya. Dalam keseharian Slamet Santoso tergolong pegawai yang bisa membaur dengan seluruh pekerja sampai dengan Cleaning Service (CS), karena memang tanggung jawab untuk tugas-tugas yang berkaitan dengan Sumber Daya Manusia (SDM) ada padanya. Pada kesempatan itu disampaikan terimakasih yang sangat mendalam kepada seluruh pegawai honorer yang selama ini telah membantu melancarkan tugas-tugas yang dibebenkan kepada Subbagian Umum. “Tanpa mereka kantor ini tidak akan tersanya nyaman, tugas-tugaspun tidak teralaksana dengan sempurna, karena sekecil apapun peran mereka itu adalah kunci keberhasilan tugas-tugas di Subagian Umum,” tegasnya. Seluruh pegawai memberikan tepuk tangan tanda setuju dengan pernyataanya.
Pada kesempatan tersebut pejabat/pegawai diminta memberikan kesan dan pesan mewakili pegawai pada seksi masing-masing. Pada intinya seluruh pesan dan kesan memberikan pengharapan agar mereka berdua tetap bersemangat di tempat tugas baru dan senantiasa membawa nama baik KPKNL Singaraja yang selama ini telah dikenal bahkan lebih dikenal dari KPKNL lain di lingkunga Kanwil DJKN Bali dan Nusa Tenggara, berkat kiprah positif yang dilaksanakannya selama mereka bertugas di Singaraja.
Di akhir pertemuan sebelum disampaikan cindra mata, ada sebaris kalimat penutup yang disampaikan oleh Sukanari yang saat itu menjadi pemandu acara. “Seksi Hukum dan Informasi tidak akan berpanjang lembar menyampaikan pesan ataupun kesan, karena semua yang disampaikan telah mewakili hati dan perasaan keluarga besar KPKNL Singaraja untuk melepas kepergian Bapak Dodik dan Bapak Slamet ke tempat tugas yang baru semoga lebih baik dan sukses,” kata Sukanari. Kalimat itu disampaikan sembari memandang ke seluruh yang hadir dengan senyumnya yang manis. Kemudian acara tersebut ditutup dengan seuntai kata yang sederhana, namun begitu menyentuh perasaan untuk bekal agar senantiasa direnungkan sebagai jembatan menuju sukses disetiap langkah dalam kehidupan “Jalan TUHAN memang bukan yang tercepat, bukan pula yang termudah, namun sudah pasti yang terbaik”. (Penulis/foto : Seksi Hukum Informasi)