Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
 1 50-991    ID | EN      Login Pegawai
 
Kilas Peristiwa DJKN
Ceramah Ramadhan Imam Palestina dan Penggalangan Dana Untuk Palestina
N/a
Selasa, 14 Juli 2015 pukul 08:52:47   |   1951 kali

Jakarta - Pengurus Masjid Al-Ikhlas Kantor Wilayah DJKN DKI Jakarta secara rutin setiap Senin dan Rabu di bulan Ramadhan mengadakan pengajian ba’da Sholat Dzuhur dengan mengundang nara sumber/ustadz dari luar kantor. Khusus di 10 hari terakhir Ramadhan kali ini, pengurus dengan dukungan Kepala KPKNL Jakarta V, Sugiwanto selaku Pembina Masjid Al-Ikhlas, bekerja sama dengan Manajemen Sahabat Al-Aqsha pada Selasa 7 Juli 2015 mengundang Imam Palestina untuk mengisi ceramah ba’da Sholat Dzuhur. Sahabat Al-Aqsha melalui program Siraman Manis atau Silaturahim Ramadhan Imam-imam Palestina ke Indonesia, melakukan kunjungan ke berbagai masjid yang ada di Indonesia. Alhamdulillah Masjid Al-Ikhlas Kanwil DJKN DKI Jakarta berkesempatan untuk menerima program kunjungan tersebut. Adapun Imam Palestina yang hadir dan memberikan ceramah/tausiah Ramadhan yaitu Syeikh Siyadi Filyan.

Memulai ibadah Sholat Dzuhur Syeikh Siyadi Filyan yang simpatik dan murah senyum dengan senang hati mengumandangkan adzan sekaligus memimpin pelaksanaan Sholat Dzuhur berjamaah. Setelah Sholat Dzuhur,  Syeikh didampingi penterjemah Abu Adam dari Sahabat Al-Aqsha memulai ceramahnya. Pada intinya kandungan ceramah yang disampaikan oleh Syeikh berisi tentang seputar keadaan Masjid Al Aqsha yang saat ini situasi dan kondisinya sungguh sangat memprihatinkan. Dikatakan demikian karena Masjid Al-Aqsha berada dalam kekuasaan zionis Israel. Umat Islam yang ingin melakukan ibadah sholat di sana harus berupaya keras melewati barikade pasukan keamanan Israel, bahkan terkadang memakan korban jiwa. Pasukan keamanan Israel hanya mengizinkan penduduk Palestina dengan usia 60 tahun ke atas yang dapat masuk dan beribadah di Masjid Al-Aqsha tersebut.

Selain itu juga lingkungan sekitar Masjid Al-Aqsha telah banyak dilakukan penggalian oleh Israel dengan alasan untuk mencari situs bersejarah umat Yahudi. Padahal menurut ahli sejarah/arkeolog setempat tidak terdapat sama sekali situs bersejarah Yahudi di sana. Upaya penggalian yang terus menerus dilakukan oleh Israel terhadap lingkungan sekitar Masjid Al-Aqsha, membuat labil tanah sekitarnya yang lambat laun dapat membahayakan bangunan Masjid Al-Aqsha itu sendiri. Sehingga cepat atau lambat dikhawatirkan dapat merobohkan bangunan masjid. Mengakhiri ceramahnya, Syeikh Siyadi Filyan mengharap kehadiran umat Islam Indonesia secara umum dan jamaah Masjid Al Ikhlas Kanwil DJKN DKI Jakarta untuk datang ke Palestina, sehingga dapat melihat dan merasakan langsung kondisi sesungguhnya yang terjadi di Palestina dan berjuang bersama-sama rakyat Palestina menghadapi zionis Israel.

Selepas Syeikh mengakhiri ceramahnya, acara dilanjutkan dengan paparan dari Sahabat Al-Aqsha yang disampaikan oleh Abu Adam. Beliau juga memaparkan kondisi Palestina dan sekitarnya terutama Jalur Gazza. Beliau memutarkan sekilas tayangan video sekitar perang yang terjadi di Palestina yang sungguh sangat mengerikan. Selain itu juga ditayangkan video kehidupan masyarakat pantai di Jalur Gazza yang berupaya bertahan hidup dalam menghadapi pasukan keamanan Israel. Nelayan di Jalur Gazza hampir setiap hari menghadapi tembakan pasukan Israel yang setiap saat mengawasi nelayan. Padahal sesuai kesepakatan internasional zona batas nelayan di Jalur Gazza dapat berlayar sepanjang 20 mil laut. Namun pada kenyataannya pasukan keamanan Israel sudah berjaga-jaga pada zona 3 mil. Apabila melewati zona 3 mil tersebut, maka nelayan Jalur Gazza pasti akan ditembaki oleh pasukan keamanan Israel.

Kilas Peristiwa Terbaru
Peta Situs | Prasyarat | Wise | Hubungi Kami | Oppini | Diklat | Beasiswa | Mutasi