Padang Sidimpuan - Disaat mentari mulai menapak menaiki tangga-tangganya, dan seleret sinarnya yang cemerlang menyentuh dedaunan serta menghangatkan udara, para pemanah KPKNL Padangsidimpuan pun mulai melakukan aksinya. Pada Hari Krida, Jumat 12 Juni 2015 pukul 07.00 – 08.30 WIB, bertempat di halaman kantor, segenap pegawai KPKNL Padangsidimpuan menyelenggarakan acara olahraga memanah bersama.
Acara yang dikomandoi Khusnawan Sigit Susanto, Kepala Seksi Pelayanan Penilaian ini disamping bertujuan untuk memupuk kebersamaan antar pegawai, juga sejalan dengan Surat Edaran Menteri Keuangan Nomor 234 Tahun 2011 tanggal 2 Mei 2011 tentang Jam Krida Olahraga dimana dalam Surat Edaran disebutkan bahwa berolah raga merupakan kebutuhan hidup setiap orang dan mengabaikannya dapat mengakibatkan gangguan kesehatan fisik maupun psikis. Memperhatikan tugas berat para pegawai di lingkungan Kementerian Keuangan yang menuntut kondisi kesehatan prima, setiap pegawai perlu memelihara kesehatan, antara lain dengan berolah raga secara teratur.
Dipilihnya olahraga memanah tak lepas dari banyaknya manfaat yang didapat dari olahraga ini. Selain akan membuat tubuh bugar dan sehat, dengan berlatih memanah kita akan belajar tentang ; ketenangan, konsentrasi, keberanian dan kesuksesan, sesuai dengan motto calm, focus, brave and win.
Ketenangan dan kesabaran (calm) dibutuhkan dalam olahraga ini, mengingat targetnya adalah benda tidak bergerak sehingga musuh sebenarnya adalah diri sendiri. Maka keterampilan untuk dapat mengendalikan busur dan menenangkan diri sangat penting. Dalam kehidupan sehari-hari terutama di lingkup pekerjaan, faktor ketenangan dan kesabaran diperlukan dalam menghadapi berbagai permasalahan, sehingga jalan keluar akan diperoleh dengan baik dan keputusan yang kita hasilkan benar-benar berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Faktor berikutnya adalah konsentrasi (focus). Pada saat berlatih memanah kita harus konsentrasi dan fokus mengarahkan anak panah ke sasaran, jangan ke yang lain. Dalam lingkup pekerjaan, konsentrasi sangat dibutuhkan agar pekerjaan kita dapat diselesaikan dengan baik dan sempurna.
Faktor selanjutnya adalah keberanian (brave). Pada saat memanah kita harus berani dalam melepaskan anak panah, jangan takut salah sasaran, khawatir busurnya melukai tangan kita atau ketakutan lainnya. Dalam lingkup pekerjaan, keberanian dibutuhkan dalam mengambil keputusan, namun harus ditunjang pula dengan kesiapan kita dalam mengantisipasi segala resiko yang mungkin akan terjadi.
Faktor terakhir adalah kesuksesan atau kemenangan (win). Buah dari ketiga faktor tersebut diatas apabila dapat dijalankan dengan baik oleh seorang pemanah maka akan menghasilkan kesuksesan atau kemenangan, berupa menancapnya anak panah tepat pada sasaran.
Setiap pegawai yang hadir mendapat kesempatan untuk mencoba membentangkan busur dan melepaskan anak panah ke sasaran. Para Arjuna dan Srikandi KPKNL Padangsidimpuan sangat bersemangat dan antusias mengikuti kegiatan yang menarik ini. Pada sesi terakhir dilakukan pengambilan gambar didepan papan sasaran untuk mengetahui sejauhmana nilai atau skor para pemanah. (Narasi : Edy Prast, Foto : Khusnawan, Trisno Fadhillah, Editor : Seksi HI)