Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
 1 50-991    ID | EN      Login Pegawai
 
Kilas Peristiwa DJKN
JUMAT BERSIH, JUMAT SEHAT BUGAR
N/a
Senin, 06 April 2015 pukul 13:32:03   |   731 kali

Untuk meningkatkan kebersihan jiwa raga dan kesehatan sehat bugar, pegawai KPKNL Padang telah melakukannya dengan berolah raga, sesuai motto Pemerintah “ Memasyarakatkan Olah Raga dan Mengolah ragakan Masyarakat “.

Demi untuk menghilangkan kejenuhan dalam aktivitas rutin kerja di kantor sejak pukul 07.30 Wib sampai dengan pukul 17.00 Wib, mulai dari hari Senin hingga Jumat, terasa benar keletihan dalam menghadapi tugas yang diberikan pemerintah kepada kita sebagai ASN (Aparatur Sipil Negara) yang harus kita laksanakan, sesuai dengan kata-kata Presiden RI yaitu Bapak Joko Widodo. “ Bekerja”.

Maka pegawai KPKNL Padang telah melakukan aktivitas berolah raga, diantaranya olah raga Futsal, Jalan Santai Jantung Sehat, Bersepeda Santai yang diadakan setiap hari Jumat pukul 07.30 Wib sampai dengan 09.00 Wib. Dari jumlah pegawai KPKNL Padang sebanyak 28 orang termasuk Kepala Kantor KPKNL Padang dan seluruh Kepala Seksi dan Kassubag Umum yang ada dalam lingkungan KPKNL Padang.

Diantara 28 orang pegawai dimaksud, ada yang berolah raga Fut Sal terutama yang masih muda-muda usianya, sedangkan jalan santai jantung sehat dan ada pula yang bersepeda santai, setiap hari Jumat sebelum-belumnya, yang rutin melaksanakan berolah raga adalah olah raga fut sal

Tempat tujuan jalan santai jantung sehat adalah di tempat Legenda Makam Siti Nurbaya, masih ingatkan, cerita di TVRI Jakarta  “ SITI NURBAYA “, percintaan Siti Nurbaya dengan Syamsul Bahri, Datuk Maringgih adalah saudagar hasil bumi yang kaya pada zamannya, ayah Siti Nurbaya juga seorang pedagang hasil bumi seperti Datuk Maringgih, Datuk Maringgih terus menerus menganggu usaha ayah Siti Nurbaya, sampai-sampai usahanya mengalami kebangkrutan, sehingga mengharuskan  ayah Siti Nurbaya harus meminjam uang dari Datuk Maringgih,  sehingga hutang ayah Siti Nurbaya semakin lama semakin banyak ditambah pula dengan bunga terus bertambah, karena ayah Siti Nurbaya jatuh sakit, suatu saat Datuk Maringgih datang ke rumah ayah Siti Nurbaya untuk menagih hutang, Datuk Maringgih terpesona dengan kecantikan Siti Nubaya, Datuk Maringgih memaksa ayah Siti Nurbaya untuk menikahkan Siti Nurbaya menjadi istri muda Datuk Maringgih dengan imbalan semua hutang ayah Siti Nurbaya lunas.

Ayah Siti Nurbaya semakin lama semakin tidak berdaya karena sakit, akhirnya Siti Nurbaya setuju untuk menikah dengan Datuk Maringgih, mendapatkan kabar Siti Nurbaya menikah dengan Datuk Maringgih, Syamsul Bahri pulang ke Padang yang sebelumnya berada di Jakarta (dulu bernama Batavia) untuk menemui Siti Nurbaya, sampai di Padang, Syamsul Bahri berusaha menemui Siti Nurbaya, terdengar oleh Datuk Maringgih, dengan akal jahatnya Datuk Maringgih berbagai cara untuk mengusir Syamsul Bahri untuk kembali ke Jakarta, setelah berhasil mengusir Syamsul Bahri, timbullah niat buruk Datuk Maringgih melihat Siti Nurbaya sangat benci karena dianggap telah berselingkuh dengan Syamsul Bahri karena telah menodai nama Datuk Mainggih, karena Datuk Maringgih belum juga puas dengan akal jahatnya, maka Datuk Marringgih menyuruh orang lain untuk meracuni Siti Nurbaya, akhirnya Siti Nurbaya langsung meninggal dan dimakamkan di Gunung Padang, tempat jalan santai jantung sehat pada hari Jumat, 13 Maret 2015 pukul 07.30 Wib sebahagian pegawai KPKNL Padang melakukan olah raga jalan santai jantung sehat, dengan rute dari Muaro Padang menuju bukit Legenda Makam Siti Nurbaya Padang berjarak sekitar 1,5 Km, dengan ketinggian 300 meter DPL,  bila kita telah sampai dipuncak Gunung Padang diatas lebih tinggi dari Legenda Makam Siti Nurbaya, kita lepaskan pandangan ke arah barat, terbentanglah laut yang sangat luas yaitu Samudera Hindia, kalau kita lepaskan pandangan kita kearah timur dari ketinggian bukit Legenda Makam Siti Nurbaya tampaklah dari kejauhan kantor dan bangunan perumahan yang ada di Kota Padang, sedangkan jalan menuju lokasi Legenda Makam Siti Nurbaya berliku-liku dengan tanjakan sangat tinggi dengan tangga yang telah dibuat oleh Dinas Parawisata Kota Padang.

Wooo............ ! sangat terasa benar tanjakan jalan yang dinaikki, kalau buat orang yang pertama sekali melakukan jalan menuju lokasi sangat terasa sekali keletihan setelah melakukan perjalanan, udara menuju kelokasi sangat sejuk dan diiringi dengan musiik-musik satwa liar yang ada disekitar menuju lokasi. Wah ........  Asyiiiiiik .........!.            Setelah menuruni jalan dari lokasi terasa benar letih dan segar bugar rasa badan, jadi bila ada rekan-rekan yang akan menikmati indahnya panorama ke Gunung Padang Legenda Makam Siti Nurbaya anda tidak perlu sibuk untuk membawa persiapan minuman dan makanan ringan dilokasi ada kedai siap melayani anda.

 

Kemudian pada hari Jumat 20 Maret 2015 pukul 08.00 Wib sebahagian dari pegawai KPKNL Padang, untuk yang kedua kalinya dipenghujung bulan Maret 2015 melakukan aktivitas jalan santai jantung sehat dengan lokasi yang lain yaitu ke objek wisata BATU MALIN KUNDANG yang terletak dipinggir laut pantai Air Manis Kelurahan Air Manis Kecamatan Padang Selatan Kota Padang, berjarak dari kota Padang 15 Km, disana kita dapat melihat keindahan laut terbentang luas serta dipinggir pantai ada Legenda Batu Malin Kundang, cerita rakyat sampai saat ini, terkenal dengan legenda Malin Kundang di Padang Sumatera Barat, sebagai legendanya adalah Malin Kundang adalah karakter rakyat yang konon menjadi batu, bersama dengan kapalnya, karena durhaka kepada ibunya, ini dapat kita lihat di tepi Pantai Air Manis terdapat batu Malin Kundang dan beberapa perlengkapan kapalnya berubah menjadi batu, berdasarkan cerita Malin Kundang dikutuk oleh ibunya karena menolak untuk mengakui ibunya , setelah pergi ke daerah lain Malin Kundang menjadi kaya, itulah sekelumit cerita Batu Malin Kundang.  masih dipercaya sebagai legenda.

Wah ............. ! Jalan menuju Air Manis tidak kalah dengan jalan ke Legenda Makam Siti Nurbaya, disini kita dapat menempuh dengan jalan kaki, dan kalau dengan kenderaan roda dua bahkan dengan mobil bisa ditempuh,  juga mobil angkutan kota  melalui Simpang Mata Air yang ongkos terjangkau oleh pengunjung tidak sampai Rp. 10.000,00 (sepuluh ribu rupiah), tempat parkir luas, kalau jalan kaki jalannya ada turun dan mendaki disekeliling jalan ditumbuhi pohon kayu rimbun menambah segar untuk jalan jantung sehat menuju Pantai Air Manis, kalau untuk jalan kaki pulangnya melalui bukit sekitar Pantai Air Manis sangat tinggi pendakian dan juga ada jalan yang menurun yang mengasikan dan menantang Adrenalin (darah muda) dan kita keluar sampai di Dermaga Pelabuhan Teluk Bayur.

Pantai Air Manis adalah tempat wisata pantai bagi wisata lokal maupun asing, karena memiliki gelombang yang rendah dan pemandangan indah Gunung Padang, disekitar pantai Air Manis ada pulau kecil bernama Pisang Kecil dari pagi hingga sore bisa berjalan kaki ke pulau yang luas sekitar satu hektar. Kalau anda akan datang ke Pantai Air Manis dari pusat Kota Padang ke lokasi hanya berjarak 15 Km, apabila anda dari Bandara Internasional Minangkabau, Kabupaten Padang Pariaman, bila anda akan ke pantai Air Manis menggunakan transportasi umum, anda harus pergi ke Sentral Pasar Raya Padang, keluar dari pintu bandara Internasional Minangkabau Simpang Ketaping, anda menaiki angkutan kota ke pusat kota Padang dengan jurusan Pasar Raya Padang ke Bungus atau ke Air Manis.

Wah.......... ! Ada lagi yang mengasikan yaitu sepeda santai mengelilingi pusat kota menyisir tepi laut (Teplau) Padang, ya sekitar 6 Km, ini yang setiap hari Jumat pukul 07.30 Wib sampai letih, yang tidak mau ketinggalan teman kita yaitu KASI HUKUM DAN INFORMASI KPKNL PADANG yang GAUL (Keluraga Usia Lanjut) yang berusia 56 tahun Sdr. Zaiinal Abidin Roza, masih kuat mengayuh sepeda federal Polygon.

Foto Terkait Kilas Peristiwa
Kilas Peristiwa Terbaru
Peta Situs | Prasyarat | Wise | Hubungi Kami | Oppini | Diklat | Beasiswa | Mutasi