Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
 1 50-991    ID | EN      Login Pegawai
 
Kilas Peristiwa DJKN
Webinar PUG Kolaborasi DJKN Sulseltrabar: Dorong Harmoni Keluarga dan Kinerja ASN
Nanang Ansari
Rabu, 12 November 2025 pukul 16:39:58   |   28 kali

Makassar - Dalam rangka memperingati Hari Ayah Nasional sekaligus memperkuat komitmen terhadap pengarusutamaan gender (PUG), Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (Kanwil DJKN Sulseltrabar) bersama seluruh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) di wilayah kerjanya — yaitu KPKNL Kendari, KPKNL Mamuju, KPKNL Makassar, KPKNL Parepare, dan KPKNL Palopo menggelar webinar bertajuk “Harmoni Keluarga dan Kinerja: Ayah Utuh, Pegawai Tangguh”, Rabu (12/11).

 

Kegiatan yang berlangsung secara daring ini menjadi ruang refleksi bagi para pegawai DJKN untuk menyeimbangkan peran keluarga dan pekerjaan, terutama bagi para ayah yang sering menghadapi tantangan dalam menjaga keutuhan peran di tengah tuntutan profesional.

 

Kepala Kanwil DJKN Sulseltrabar, Wibawa Pram Sihombing, membuka acara dengan pantun yang menggambarkan semangat sinergi antara keluarga dan kinerja. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa keluarga merupakan fondasi utama bagi ketangguhan aparatur sipil negara (ASN). “Keluarga yang harmonis akan melahirkan pegawai yang tangguh. Seorang ayah dan ibu memiliki peran penting dalam menanamkan karakter dan nilai bagi anak-anak kita,” ujarnya.

 

Wibawa Pram juga menyoroti tantangan yang dihadapi ASN, terutama yang bertugas jauh dari keluarga. Ia mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara tanggung jawab pekerjaan dan kehadiran emosional di rumah. “Kehadiran seorang ayah tidak hanya secara fisik, tapi juga secara moral dan spiritual bagi anak-anaknya. Bila keluarga baik, maka kinerja pun akan baik,” tambahnya.

 

Dalam kesempatan yang sama, Ketua PUG DJKN yang juga Kepala Bagian Keuangan DJKN, Fenny Arie Kartini, menegaskan pentingnya mengangkat kembali peran ayah dalam keluarga. “Seringkali pembahasan tentang keluarga lebih banyak menyoroti peran ibu. Padahal ayah memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan karakter dan arah hidup anak,” jelasnya.

 

Fenny menambahkan, perhatian terhadap kesetaraan gender kini menjadi kesadaran bersama di lingkungan Kementerian Keuangan. Ia menyebut bahwa nilai inklusif dan keadilan telah menjadi bagian dari budaya organisasi yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs).

 

“Momentum ini juga menjadi kesempatan untuk menyampaikan terima kasih kepada seluruh ayah di lingkungan Kemenkeu atas dedikasi dan teladannya, baik di keluarga maupun organisasi,” ujarnya.

 

Dalam webinar ini, Adriano Rusfi sebagai narasumber membawakan sesi inspiratif tentang konsep “Ayah Utuh”, yaitu sosok ayah yang tetap hadir secara emosional meskipun berjarak jauh (long distance father).

 

Adriano membagikan kisah seorang pengusaha sukses yang dididik keras oleh ayahnya untuk memahami nilai perjuangan dan kesederhanaan. Menurutnya, prinsip hidup dan nilai keluarga adalah “DNA” yang perlu dirumuskan bersama agar anak-anak memiliki pedoman yang kokoh.

 

“Ayah sejati bukan hanya pencari nafkah, tapi konsultan bagi keluarga — memberi arah, nilai, dan makna,” tegasnya.

 

Ia juga memperkenalkan gagasan tentang “kurikulum keluarga”, yaitu panduan pendidikan dan nilai yang disusun bersama antara suami, istri, dan anak-anak, agar seluruh anggota keluarga memiliki visi dan budaya yang selaras.

 

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman ASN DJKN bahwa keberhasilan profesional tidak terlepas dari keberhasilan pribadi dalam menjaga keharmonisan keluarga dan keseimbangan hidup. (na)

 

Foto Terkait Kilas Peristiwa
Kilas Peristiwa Terbaru
Peta Situs | Prasyarat | Wise | Hubungi Kami | Oppini | Diklat | Beasiswa | Mutasi