Pontianak – Selasa, (10/01) bertempat di Aula Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pontianak diadakan rapat capaian kinerja tahun 2016 yang diikuti oleh seluruh pegawai KPKNL Pontianak.
Rapat kinerja diadakan secara triwulanan dan dimotori oleh Seksi Kepatuhan Internal selaku pengelola capaian kinerja pada KPKNL. Kepala kantor, Agus Hari Widodo menyampaikan umum capaian kinerja KPKNL Pontianak tahun 2016 telah memenuhi target, meskipun tidak semua capaian kinerja berstatus hijau, namun secara keseluruhan sudah bagus dengan Nilai Kerja Organisasi (NKO) 112,58%. Agus juga memberikan evaluasi untuk masing-masing seksi terkait dengan bidang tugas masing-masing dan memberikan arahan agar mencari pemecahan masalah (solusi) untuk hal-hal yang masih kurang baik.
Salah satu kelemahan dalam pencapaian kinerja adalah kurangnya kuantitas dan kualitas sumber daya manusia (SDM) karena untuk tugas dan fungsi tertentu seperti pelayanan lelang memerlukan SDM yang harus mencukupi, khususnya ketersediaan pejabat lelang dan tenaga administrasi lelang.
Selain seksi teknis seperti lelang, piutang negara, dan pengelolaan kekayaan lelang, seksi supporting unit seperti seksi hukum dan informasi juga punya peran penting, antara lain pengumpul Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) berupa bea lelang dan bea administrasi pengurusan piutang negara. Agus menugaskan salah satu pegawai untuk menjadi asisten bendahara guna mengoptimalkan tugas bendahara penerima dalam hal penerimaan PNBP dari lelang dan pengurusan piutang Negara.
Dalam rapat capaian kinerja tersebut dilakukan diskusi terkait kendala yang dihadapi pegawai dalam menjalankan tugas keseharian, salah satunya yaitu kejenuhan. Oleh karena itu, Agus juga akan memikirkan bagaimana untuk melakukan penyegaran/rolling pegawai. Terkait target tahun 2017 KPKNL Pontianak masih harus menunggu penetapan target secara keseluruhan dari Kantor Pusat Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), baik itu untuk target lelang, target pengurusan piutang negara, maupun target pengelolaan kekayaan negara.