Sidoarjo – Kamis, 10 November 2016 Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Sidoarjo memperingati hari pahlawan. Acara ini diperingati dengan memakai pakaian daerah yaitu baju batik untuk laki-laki dan baju kebaya untuk perempuan.
Sebagai generasi muda memang harus tahu bagaimana cara memperingati Hari Pahlawan, seperti halnya sumpah pemuda, sumpah yang dilontarkan oleh para pemuda pada saat negara kita sedang dilanda krisis penjajahan.
Setiap tahun kita merayakan hari pahlawan pada 10 November. Saat itulah kita mengenang jasa para pahlawan yang telah bersedia mengorbankan harta dan nyawanya untuk memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan. Pada tanggal 10 November kita peringati sebagai Hari Pahlawan karena pada tanggal tersebut 71 tahun silam para pejuang republik Indonesia bertempur mati-matian untuk melawan tentara Inggris di Surabaya.
Zaman tersebut kita hanya mempunyai beberapa pucuk senjata api, selebihnya para pejuang menggunakan bambu runcing. Para pejuang tidak pernah gentar untuk melawan penjajah. Masih teringat jelas dalam ingatan kita tentang tokoh yang terkenal pada saat perjuangan itu yakni Bung Tomo yang mampu menyalakan semangat perjuangan rakyat lewat siaran radionya.
Peran kita saat ini adalah memberi makna baru perjuangan dan mengisi kemerdekaan sesuai dengan perkembangan zaman seperti pesan Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia, Mardiasmo, agar segenap pejabat dan pegawai Kementerian Keuangan dapat mengobarkan semangat menyatukan langkah demi kemajuan Indonesia. “Sinergi dari berbagai pihak harus diperkuat, kita sebagai penjaga keuangan negara harus membekali diri dengan pengetahuan dan keahlian terkini, bekerja secara profesional dan selalu menjaga integritas”. Semoga peringatan Hari Pahlawan tahun ini mampu memberi semangat baru bagi Indonesia untuk membangun bangsa dan negara ini. Selamat Hari Pahlawan…Merdeka!! (Tim HI KPKNL Sidoarjo).