Tangerang – Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) kembali memeriahkan helatan yang digelar Ikatan Alumni Mahasiswa Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Kali ini DJKN bekerjasama dengan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) membuka boothnya di ajang Alumni Akbar IKANAS STAN 2016 pada minggu (13/11). LMAN merupakan Badan Layanan Umum (BLU) yang diinisiasi DJKN untuk mendukung peran DJKN sebagai revenue center.
Partisipasi DJKN dan LMAN ini bertujuan untuk memberi edukasi pengelolaan kekayaan negara, piutang negara dan lelang dan pada para mahasiswa dan masyarakat luas. Penyampaian materi yang dikemas dalam kuis ringan berhadiah menjadi daya tarik utama booth yang didominasi warna hijau ini.
Direktur Jenderal Kekayaan Negara Sonny Loho dan Sekretaris DJKN Dodi Iskandar yang hadir pada acara itu menyempatkan diri untuk menyapa dan berfoto bersama pengunjung booth yang didominasi mahasiswa STAN yang kini berubah namanya menjadi Politeknik Keuangan Negara STAN tersebut.
Selain kuis berhadiah, booth seluas + 6m2 ini pun menggelar berbagai lomba diantaranya lomba mewarnai kaos berlogo LMAN yang diikuti oleh peserta yang rata-rata duduk di bangku sekolah dasar. Hadirnya Asguard sebagai icon superhero penjaga aset negara (Asset Guardian) menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung booth. “Pentingnya pengelolaan kekayaan negara harus ditanamkan sejak dini, sehingga nantinya akan muncul generasi bangsa yang bisa bersama-sama menjaga dan mengoptimalkan kekayaan Indonesia untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat,” ungkap kepala Sub Direktorat Hubungan Masyarakat DJKN Erris Eka Sundari yang hadir pada acara tersebut.
Sebelumnya, Sabtu (12/11) masih dalam rangkaian acara Alumni Akbar IKANAS STAN 2016 dilakukan pemilihan ketua IKANAS STAN yang mempertemukan empat pasang kandidat ketua dan wakilnya. Hasil sidang memutuskan IKANAS STAN dipimpin oleh presidium beranggotakan 7 orang hasil musyawarah sidang.