Pekalongan - Dalam rangkaian kegiatan memperingati Hari Oeang ke-70, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pekalongan melakukan sharing knowledge dan pengenalan visi, misi, tugas dan fungsi serta peran Kementerian Keuangan secara umum dan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) - KPKNL secara khusus kepada masyarakat Pekalongan.
Segmen masyarakat yang menjadi target kegiatan ini adalah para pelajar SMA sebagai generasi penerus dan eleman masyarakat yang diharapkan dapat memberi kontribusi bagi perekonomian Indonesia di masa depan. Di antara sekolah yang ada di kota Pekalongan, terpilih SMA Negeri 3 Pekalongan sebagai tempat bagi KPKNL Pekalongan untuk berbagi ilmu. Bertempat di aula sekolah, pada tanggal 19 Oktober 2016, wakil dari KPKNL Pekalongan Nurhidayah Kepala Seksi Pengelolaan Kekayaan Negara menguraikan secara singkat peran Kementerian Keuangan sebagai motor pertumbuhan ekonomi melalui pengelolaan keuangan dan kekayaan negara yang profesional dan akuntabel.
Dijelaskan juga struktur organisasi Kementerian Keuangan berikut tugas masing-masing direktorat jenderal di bawahnya, termasuk juga beberapa kantor pelayanan/operasional yang ada di daerah dan kantor yang hanya ada di tingkat pusat. Sebagai salah satu ajang untuk lebih mengenalkan DJKN, diuraikan juga kepada para siswa kelas XII tentang layanan yang diberikan KPKNL Pekalongan kepada masyarakat, yaitu Pengelolaan Kekayaan Negara, Pelayanan Penilaian, Pengurusan Piutang Negara dan Pelayanan Lelang.
Antusiasme pelajar SMA Negeri 3 Pekalongan dalam mengikuti acara patut diapresiasi, pertanyaan yang dilontarkan oleh beberapa pelajar pun dikaitkan dengan kondisi riil saat ini, seperti misalnya hubungan tax amnesty dengan keuangan negara dan mengapa pembangunan fasilitas infrastuktur sebagai investasi pemerintah lebih ditekankan di kota besar. Di sesi terakhir, simulasi lelang konvensional yang dipandu oleh Pejabat Lelang Lely Noor Janna lebih menyemarakkan suasana. Diharapkan dengan adanya simulasi ini para pelajar paham tentang proses lelang dan di kemudian hari menjadikan lelang sebagai sarana untuk transaksi jual beli. (Teks/Foto : Nurhidayah/Siswanto)