Bukittinggi - “Bukan perpisahan yang kutangisi namun pertemuan yang kusesali,” kata Anthony Saliza Kepala Seksi Pengelolaan Kekayaan Negara Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bukittinggi (22/07). Dia mengucapkannya dengan nada bercanda yang segera disambut dengan gelak tawa para hadirin di Ruang Serbaguna itu. Siang itu adalah acara pelepasannya setelah mendapat SK pindah tugas ke Direktorat Pengelolaan Kekayaan Negara dan Sistem Informasi. Dalam acara yang diadakan di Ruang Serbaguna tersebut diawali dengan sambutan oleh Syukriah, Kepala KPKNL Bukittinggi. Dalam sambutannya Syukriah menyatakan apresiasi, ucapan selamat dan berterima kasih kepada Anthony selama ini atas kinerja dan persahabatannya.
Mewakili rekan sesama kepala seksi, Eko Heru Cahyono juga mengucapkan terima kasih kepada Anthony atas kerjasama yang dijalin selama ini dan mewakili seluruh pegawai KPKNL Bukittinggi dia menyatakan maaf jika ada salah dalam pergaulan. Pada momen pelepasan itu Eko menyumbang sebuah pantun melankolis. “Karena ini acara pelepasan,” kata Eko. “Saya akan menyumbang pantun berjudul burung.” Kemudian pantun burung yang syarat pesan moral itu dilantunkan Eko dengan suara merdu dan khusyu’ layaknya penyair kawakan.
Mewakili para pelaksana, Latho Muhammad menyampaikan kesan-kesannya selama bersentuhan kerja dengan Anthony, antara lain Latho mengungkapkan pengalaman diminta untuk membuat nota dinas. Saat itu Latho baru pertama kali masuk kerja. Setiap konsep yang dia ajukan selalu ditolak Anthony hingga tujuh kali bolak-balik. “Namun akhirnya, konsep yang pertama itu yang ditandatangani,” ungkap Latho jujur dan para hadirin pun tertawa mendengarnya.
Dalam suasana haru, Anthony juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas kerjasama selama ini di KPKNL Bukittinggi. Dalam kesempatan itu dia mengungkapkan bahwa dia bersyukur telah bisa menyumbangkan karya terbaik bagi KPKNL Bukittinggi. “Saya apresiasi kerja teman-teman di seksi PKN,” katanya. Dan terbukti Seksi PKN KPKNL Bukittinggi kembali menjadi juara 1 penyelesaian rekon SIMAN semester 1 tahun 2016. “Ini semua bisa terwujud karena adanya totalitas,” imbuhnya.
Acara pelepasan ditutup dengan salam-salaman dan penyampaian kado yang diwakili oleh masing-masing kepala seksi.
(Berita: Hakim SB Mulyono, Foto: Iwan Karambia C)