Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
 1 50-991    ID | EN      Login Pegawai
 
Kilas Peristiwa DJKN
Untung Tak dapat Diraih, Malang Tak Dapat Ditolak
N/a
Rabu, 27 Juli 2016 pukul 13:27:08   |   639 kali

Banda Aceh,- Demi tersusunnya Laporan Barang Milik Negara (LBMN) dan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat yang akuntabel, tidak jarang para petugas Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) di seluruh Indonesia harus berusaha lebih keras. Begitu pula dengan pegawai KPKNL Banda Aceh. Sepanjang +/- 434km jarak antara Banda Aceh hingga Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan ditempuh untuk memberikan pelayanan kepada satuan kerja yang masih memiliki kendala dalam pencatatan BMN. Hembusan angin kencang di daerah pantai, menyisir tebing Pegunungan Kulu, menembus hutan di Pegunungan Paro, diselingi pemandangan indah di Gunung Geurute, menjadi medan yang harus dilalui.

Hujan lebat dan angin kencang yang disertai kilat bisa saja datang sewaktu-waktu. Banjir dan jalan yang terputus sudah menjadi kabar yang sudah tidak asing lagi. Melalui website, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah memberikan peringatan dini untuk beberapa wilayah di Provinsi Aceh.

Hal tersebut tidak menyurutkan semangat petugas rekonsiliasi KPKNL Banda Aceh, satuan kerja harus dibimbing, demi pertanggungjawaban keuangan negara kepada rakyat tugas harus diselesaikan. Berdasarkan surat tugas dari Kepala KPKNL, tim berangkat menuju lokasi yang dibagi menjadi dua. Pelayanan di KPPN Meulaboh dan KPPN Tapaktuan.

Rekonsiliasi BMN semester I tahun 2016 ini, sejatinya telah dapat dilaksanakan tanpa harus bertatap muka dengan hadirnya Sistem Informasi Manajemen Aset Negara (SIMAN), namun agar data yang direkam akurat layanan fillial tetap dilaksanakan. Pada Rekonsiliasi BMN Semester I 2016 ini KPKNL Banda Aceh sedikitnya melayani +/- 930 satker (terbanyak di seluruh Indonesia berdasarkan hasil monitoring data SIMAN per 25 Juli 2016), dimana 186 diantarnya merupakan satker KPPN Meulaboh dan sebanyak 147 satker KPPN Tapaktuan.

Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, kehati-hatian petugas dalam mengendarai mobil dalam perjalanan pulang dari Meulaboh ternoda akibat hewan ternak yang tiba-tiba berlari ke tengah jalan yang licin. Akibatnya, mobil menabrak pembatas jalan. Kejadian tersebut hanya berselang beberapa hari setelah sebelumnya mobil petugas rekon yang berangkat menuju Tapaktuan menabrak baliho karena jalan terhalang oleh mobil oleng yang datang dari arah yang berlawanan.

Tidak ada korban jiwa dalam kedua insiden tersebut. Namun KPKNL Banda Aceh sementara harus kehilangan salah satu pegawai dalam beberapa hari ke depan untuk penyembuhan. Adapun pelayanan kepada satuan kerja tetap diberikan dengan mengirimkan petugas pengganti. Rekonsiliasi BMN berjalan sukses, hingga berita ini ditulis, sebanyak 82% satuan kerja telah melaksanakan rekonsiliasi.(seksi HI)

 

Foto Terkait Kilas Peristiwa
Kilas Peristiwa Terbaru
Peta Situs | Prasyarat | Wise | Hubungi Kami | Oppini | Diklat | Beasiswa | Mutasi