Severity: Warning
Message: XXXXX(/var/lib/php/sessions/ci_sessions_2022/portaldjkn_2022rktqu9i6jv9gq5k51vaq973ud33lf2pn): failed to open stream: No space left on device
Filename: drivers/Session_files_driver.php
Line Number: 176
Backtrace:
File: /home/piesa/webdjkn/application/controllers/Unit_kerja.php
Line: 8
Function: __construct
File: /home/piesa/webdjkn/index.php
Line: 326
Function: require_once
Severity: Warning
Message: XXXXXXXXXXXXX(): Failed to read session data: user (path: /var/lib/php/sessions/ci_sessions_2022)
Filename: Session/Session.php
Line Number: 143
Backtrace:
File: /home/piesa/webdjkn/application/controllers/Unit_kerja.php
Line: 8
Function: __construct
File: /home/piesa/webdjkn/index.php
Line: 326
Function: require_once
Mobil Pemadam Kebakaran Bandara Djalaluddin Dihapuskan, Tim Penilai KPKNL Gorontalo Lakukan Survei Lapangan
Muhammad Iqbaal Fadhilah
Jum'at, 03 Desember 2021 |
569 kali
Gorontalo - Tim penilai Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Gorontalo
yang diketuai oleh Pejabat Fungsional Penilai Pemerintah Ahli Pertama, Faizal
Fahmi melaksanakan survei lapangan dalam rangka penilaian Barang Milik Negara
(BMN) pada Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Djalaluddin Gorontalo yang terletak di Isimu Selatan, Tolotio, Tibawa, Kabupaten Gorontalo pada Jumat (3/12).
Penilaian tersebut adalah tindak lanjut dari permohonan penghapusan BMN yang
diajukan oleh UPBU Djalaluddin Gorontalo.
“Permohonan penghapusan yang kami ajukan karena beberapa
kendaraan kami sudah dalam kondisi rusak berat dan sudah ada penggantinya," ujar
Kartini, Operator BMN pada UPBU Dalaluddin Gorontalo.
Objek yang dilakukan penilaian antara lain 3 (tiga) unit mobil pemadam kebakaran, 4 (empat) unit mobil, 10 unit motor, 1 (satu) unit ambulance, 1 (satu) wheel tractor dan attachment, serta 1 (satu) unit dump truck.
Yang menarik adalah adanya mobil pemadam kebakaran yang menjadi BMN yang akan dihapuskan. Mobil pemadam tersebut memiliki spesifikasi yang berbeda dibandingkan dengan mobil pemadam kebakaran pada umumnya yang ada di Dinas Pemadam Kebakaran.
"Mobil pemadam tersebut diciptakan
untuk keperluan operasional bandar udara yang memerlukan penanganan khusus, namun mobil pemadam
kebakaran tersebut sudah tidak dapat dioperasikan dan telah ada penggantinya
untuk keperluan penanganan kabakaran di Bandar Udara Djalaluddin Gorontalo
sehingga diajukan penghapusannya," jelas Citra, Operator Keuangan UPBU Djalaluddin Gorontalo yang turut menemani
tim penilai KPKNL Gorontalo saat melakukan survey lapangan, .
Proses survei lapangan dilaksanakan dengan melakukan pengecekan langsung terhadap
obyek yang diusulkan. Adapun yang dilaksanakan pengecekan antara lain kondisi
fisik kendaraan, pencocokan nomor rangka dan nomor mesin pada fisik kendaraan, serta kelengkapan
dokumen Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Hasil pengecekan
langsung tersebut akan dikonversi menjadi faktor penyesuaian dalam menentukan
nilai wajar atas obyek yang dinilai.
“Beberapa metode penilaian akan digunakan diantaranya
pendekatan harga pasar apabila objek penilaian memiliki pembanding di pasar dan jika tidak ada maka kita akan menggunakan metode kedua yakni pendekatan
biaya dengan menyusutkan dari harga perolehan sedangkan jika objek mengalami
kerusakan berat diatas 90 persen maka pemohon dapat mengajukan untuk menjadikan
objek tersebut menjadi scrap atau besi tua” jelas Faizal.
Nilai wajar yang ditetapkan dan diserahkan oleh Tim
Penilai akan menjadi dasar Seksi Pengelolaan Kekayaan Negara KPKNL Gorontalo
dalam menentukan nilai limit penjualan dengan mengeluarkan Surat Persetujuan
Penjualan dengan Tindak Lanjut Penghapusan. (mif/mt)
Foto Terkait Berita