Inovasi Mohungguli KPKNL Gorontalo
Fajar Bayu Hanggono
Selasa, 31 Maret 2026 |
36 kali
Kegiatan Mohungguli merupakan akronim dari Membangun Optimalisasi dan Harmonisasi bersama KPKNL Gorontalo Untuk Lelang dan Aset secara Inklusif. Mohungguli sendiri merupakan bahasa asli Gorontalo yang berarti menceritakan dongeng atau cerita leluhur. Mohungguli merupakan inovasi terbaru dari KPKNL Gorontalo yang rutin dilakukan tiap bulan bersama stakeholder yang mulai diterapkan di semester II tahun 2025.
Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan serta memperkuat tata kelola Barang Milik Negara (BMN), telah dilaksanakan kegiatan Mohungguli kepada satuan kerja di wilayah provinsi Gorontalo pada tanggal 12 Maret 2026.
Kegiatan dibuka dengan Keynote Speech oleh Bapak Wegig Nurdiansyah (Kepala Seksi Pengelolaan Kekayaan Negara) yang kemudian dilanjutkan dengan penyampaian/sosialisasi kebijakan terkini terkait Pengelolaan BMN.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong akselerasi proses pengelolaan BMN, khususnya pada aspek pemanfaatan sewa. Fokus utama sosialisasi meliputi penyampaian regulasi terbaru terkait penetapan tarif sewa Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Dalam pemaparan materi, disampaikan bahwa telah ditetapkan kebijakan terbaru melalui Keputusan Dirjen Kekayaan Negara Nomor KEP-3/KN/2026 mengenai tarif sewa ATM serta Keputusan Dirjen Kekayaan Negara Nomor KEP-13/KN/2026 terkait tarif sewa untuk SPPG. Kedua regulasi tersebut mengakomodasi besaran sewa per meter sesuai dengan peruntukan sewa dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi dan sosial di masing-masing Kabupaten/Kota di Provinsi Gorontalo.
Dengan adanya penetapan tarif yang telah terstandarisasi per kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo, proses pengajuan dan persetujuan pemanfaatan BMN diharapkan dapat berjalan lebih cepat, transparan, dan akuntabel. Hal ini sekaligus memangkas potensi “bottleneck” dalam proses layanan, sehingga satuan kerja dapat memperoleh layanan yang lebih baik.
Selain itu, kegiatan “Mohungguli” juga dimanfaatkan sebagai momentum untuk bimbingan teknis dan mensosialisasikan penggunaan aplikasi SIMAN V2 pada setiap modul kepada seluruh satuan kerja di wilayah Provinsi Gorontalo. Implementasi SIMAN V2 diharapkan mampu meningkatkan efisiensi administrasi, akurasi data, serta integrasi pengelolaan BMN secara digital.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pemangku layanan dapat memahami dan mengimplementasikan kebijakan terbaru secara optimal, serta memanfaatkan teknologi yang tersedia guna mendukung pengelolaan BMN yang lebih profesional dan modern.
Ke depan, kegiatan serupa akan terus didorong sebagai bagian dari komitmen organisasi dalam memberikan layanan prima, adaptif, dan berorientasi pada hasil.
| Disclaimer |
|---|
| Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja. |