Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Artikel KPKNL Gorontalo
Hemat Energi Sebagai Langkah Sederhana Menuju Efisiensi

Hemat Energi Sebagai Langkah Sederhana Menuju Efisiensi

Siti Kartina
Rabu, 20 Agustus 2025 |   2005 kali

Efisiensi anggaran merupakan bagian pengelolaan keuangan negara yang bertanggung jawab. Salah satu cara sederhana namun berdampak besar untuk mencapainya adalah dengan melakukan penghematan energi di lingkungan kantor. Selain membantu mengurangi pengeluaran operasional, langkah ini juga mendukung kebijakan nasional dan upaya pelestarian lingkungan.

Pemerintah telah mengeluarkan beberapa instruksi resmi yang mendorong efisiensi termasuk penghematan energi. Kebijakan efisiensi terbaru ini tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025. Instruksi presiden Nomor 1 Tahun 2025 merupakan kebijakan strategis yang diambil pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi belanja dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Instruksi ini ditujukan kepada seluruh jajaran pemerintahan agar melakukan reviu anggaran sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa setiap pengeluaran negara dilakukan secara efisien, tepat sasaran, dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik serta pengelolaan keuangan yang lebih akuntabel.

Gerakan Efisiensi di Lingkungan Kementerian Keuangan sebagai bagian dari penguatan budaya kerja sudah tertuang sejak lama melalui Instruksi Menteri Keuangan No.346/IMK/2017. Instruksi ini menekankan pengurangan penggunaan listrik, air, dan internet secara berlebihan, pembatasan perjalanan dinas dan rapat fisik yang digantikan dengan teknologi digital, serta pengurangan konsumsi alat tulis kantor dan kudapan rapat. Tujuan utamanya alah mendorong efisiensi operasional yang berdampak pada penghematan anggaran dan peningkatan profesionalitas pegawai.

Penghematan energi adalah langkah kecil yang bisa membawa dampak besar jika dilakukan secara konsisten. Kantor pemerintah memiliki peranan penting dalam menjadi teladan efisiensi, baik dari sisi anggaran maupun keberlanjutan lingkungan. Berikut beberapa cara sederhana hemat energi yang bisa diterapkan di kantor:

  1. Mematikan perangkat elektronik saat tidak digunakan, mematikan perangkat elektronik seperti komputer, printer, dan lampu saat tidak digunakan merupakan suatu kebiasaan yang efektif dalam menghemat energi. Banyak perangkat tetap mengkonsumsi listrik meskipun sedang tidak digunakan secara aktif. Membiasakan mematikan perangkat setelah selesai bekerja, dapat mengurangi pemborosan energi. 
  2. Menggunakan teknologi digital untuk rapat dan koordinasi, pemanfaatan teknologi digital seperti aplikasi konferensi video dan platform kolaborasi online memungkinkan rapat dan koordinasi dilakukan tanpa harus bepergian, Selain menghemat enegi dan biaya transportasi, cara ini meningkatkan efisiensi waktu dan pengambilan keputusan.
  3. Mengoptimalkan pencahayaan alami dan menggunakan lampu hemat energi, memanfaatkan cahaya matahari dengan membuka tirai dan jendela di siang hari dapat mengurangi kebutuhan akan pencahayaan buatan. Mengganti lampu konvensional dengan lampu LED yang lebih hemat energi dan tahan lama merupakan langkah untuk mengurangi konsumsi listrik.
  4. Mengatur suhu pendingin ruangan secara efisien, penggunaan pendingin ruangan secara bijak dapat memberikan kenyamanan, memperpanjang usia perangkat, dan mengurangi beban biaya pemeliharaan.
  5. Memberikan edukasi internal dan melakukan monitoring secara berkala, sosialisasi dan edukasi kepada seluruh pegawai mengenai pentingnya hemat energi sangat penting dalam membangun kesadaran kolektif. Melakukan monitoring secara berkala terhadap konsumsi energi membantu mengidentifikasi area yang masih boros dan memnerikan dasar untuk melakukan perbaikan.

Penghematan energi di lingkungan kantor memberikan berbagai manfaat mulai dari penghematan anggaran operasional hingga mendukung reformasi birokrasi melalui penerapan budaya kerja yang efisien dan profesional. Selain itu, langkah ini juga berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan dengan mengurangi jejak karbon instansi pemerintah. Dengan komitmen bersama, penghematan energi merupakan langkah kecil yang membawa dampak besar, bukan hanya efisiensi namun juga menciptakan budaya kerja yang positif.

(Penulis: Utoro Yogi Wiratama, Subbagian Umum KPKNL Gorontalo)

Disclaimer
Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja.
Floating Icon