A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: XXXXX(/var/lib/php/sessions/ci_sessions_2022/portaldjkn_20229a1ipocgk0q3q7d9j8u57ggqp5a6qdh2): failed to open stream: No space left on device

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 176

Backtrace:

File: /home/piesa/webdjkn/application/controllers/Unit_kerja.php
Line: 8
Function: __construct

File: /home/piesa/webdjkn/index.php
Line: 326
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: XXXXXXXXXXXXX(): Failed to read session data: user (path: /var/lib/php/sessions/ci_sessions_2022)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /home/piesa/webdjkn/application/controllers/Unit_kerja.php
Line: 8
Function: __construct

File: /home/piesa/webdjkn/index.php
Line: 326
Function: require_once

Website DJKN
  Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Siaran Pers Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Banten APBN Kita Regional Banten Per 31 Maret 2023

 Mokhamad Irfi Naofal  |  Selasa, 18 April 2023  |    |  408 kali

Perkembangan kondisi Covid-19 di Provinsi Banten yang pada akhir Maret 2023 masih terdapat 255 kasus aktif. Dan perkembangan vaksinasi sampai dengan akhir Februari 2023 untuk vaksinasi pertama sudah mencapai 84,32 % (8,8 juta jiwa), vaksinasi kedua 69,7 % (7,3 juta jiwa), vaksinasi booster pertama 37,3 % (2,9 juta jiwa) dan booster kedua mencapai 1,6 % (128 ribu jiwa).

Highlight dari perekonomian global dan nasional pada akhir Maret 2023. Indeks  saham  di Amerika  Serikat(AS), Eropa dan  Asia  termasuk IHSG meningkat seiring dengan meredanya kekhawatiran krisis perbankan. Harga komoditas minyak mentah, CPO, dan batu bara menguat dalam sepekan di akhir bulan Maret 2023. Serta nilai tukar Rupiah pada akhir bulan Maret 2023 dan berada pada level Rp14.995 per USD atau menguat sebesar 1,06% dibandingkan pekan sebelumnya.

Perkembangan Ekonomi Makro di Banten, sampai dengan akhir kuartal IV 2022 tumbuh solid, PDRB Banten tumbuh sebesar 4,03 % (yoy), sehingga kinerja perekonomian Banten selama tahun 2022 tumbuh sebesar 5,03 % (yoy).  PDRB Banten dari sisi lapangan usaha atau sektoral memperlihatkan dominasi leading sector dalam perekonomian Banten. 

Sektor Industri Pengolahan pada tahun 2022 masih berkontribusi dengan porsi sepertiga dari PDRB Banten, disusul sektor Perdagangan Besar dan Eceran, kemudian sektor Kontruksi, dan sektor Real Estat. Kombinasi keempat sektor utama tersebut membentuk lebih dari 65 % PDRB Banten. Sementara itu sektor yang tumbuh sangat signifikan pada Tahun 2022 adalah transportasi dan perdagangan. Hal tersebut selaras dengan pelonggaran aktivitas masyarakat oleh pemerintah sejalan dengan mulai pulihnya Indonesia dari Pandemi Covid-19 di Tahun 2022. Sementara itu berdasarkan PDRB Pengeluaran konsumsi masyarakat masih sangat dominan dengan 53,4 persen dan Net Ekspor tumbuh 25,87 persen.

Memasuki bulan Maret 2023 Inflasi di Indonesia mulai melandai, demikian pula dengan inflasi di Banten dengan angka 4,17 persen (yoy) yang lebih rendah dibandingkan inflasi nasional dan sebagian besar regional pulau jawa. Inflasi di bulan Maret didorong kenaikan harga jelang masuknya bulan Ramadhan dan adanya libur pada awal bulan puasa yang meningkatkan harga transportasi khususnya pesawat terbang.

Tren angka inflasi di Banten dapat terkendali dalam angka yang wajar. Kondisi ini tidak terlepas dari upaya Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Banten dalam menerapkan 4 K, yaitu keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

Selanjutnya, beberapa indikator kesejahteraan masyarakat di Banten memperlihatkan kondisi yang menggembirakan. Dari sudut pembangunan manusia yang tercermin dari indeks pembangunan manusia (IPM), menunjukkan kemajuan secara konsisten dari tahun ke tahun. IPM Provinsi Banten periode 2022 sebesar 73,32 yang mengalami pertumbuhan 0,6 % dibandingkan periode tahun 2021. Data tingkat pengangguran terbuka periode Agustus 2022 menunjukkan penurunan penduduk Banten yang tidak bekerja dari sebesar 8,53 % pada periode Februari 2022 menjadi 8,09 %. 

Perbaikan kesejahteraan masyarakat Banten dari sisi pembangunan manusia dan TPT tidak diikuti dengan penurunan tingkat  kemiskinan dan tingkat ketimpangan. Pada periode September 2022, persentase kemiskinan di Banten menempati posisi kedua dari bawah diantara provinsi lain di pulau Jawa. Sebanyak 6,24 % penduduk Banten termasuk kategori miskin, mengalami sedikit peningkatan yaitu sebesar 0,08 poin dari periode Maret 2022. Tingkat ketimpangan masyarakat di Banten yang diukur dengan gini rasio memperlihatkan pada periode September 2022 jurang ketimpangan yang semakin melebar, dibandingkan dengan periode Maret 2022 dan September 2021.

Kesejahteraan petani dan nelayan yang digambarkan melalui Nilai Tukar Petani dan Nilai Tukar Nelayan pada Bulan Maret 2023 menunjukkan angka yang kurang baik karena turun masing-masing 1,7 persen dan 0,7 persen. Hal tersebut didorong penurunan harga gabah kering.

Selengkapnya dapat diakses di: Siaran Pers Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Banten APBN Kita Regional Banten Per 31 Maret 2023 (kemenkeu.go.id)

Floating Icon