Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Artikel KPKNL Tegal
Rahasia Kanker: Kok Bisa Tumor ‘Tidur’ Lama Sebelum Nyerang?

Rahasia Kanker: Kok Bisa Tumor ‘Tidur’ Lama Sebelum Nyerang?

Akhyar Gunawan
Kamis, 20 Februari 2025 |   978 kali

Hari Rabu, tanggal 19 Februari 2025, KPKNL Tegal menyelenggarakan Sosialisasi Tumor dan Kanker dengan narasumber yang sangat kece yaitu Bapak Faiz Pratama dan Ibu Ratih dari YBKN (Yayasan Binaan Kanker Nusantara). Karena ini pengalaman pertama ikut sosialisasi ini, pastinya saya excited banget! Banyak info penting yang dibahas, dan nggak ada salahnya saya share sedikit materi tentang tumor dan kanker.

Kita pasti pernah kepikiran, kenapa ada orang yang tiba-tiba kena tumor atau kanker padahal sebelumnya keliatan sehat-sehat aja? Kita juga pastinya familier dengan istilah kanker prostat, kanker payudara, kanker serviks, kanker  ovarium, kanker badan rahim, kanker darah, kanker otak dan lainya. Dan... pertanyaan ini baru terjawab setelah mengikuti sosialisasi tersebut.

Nah, sebelum kita panik duluan, yuk kita bahas apa itu tumor, gimana sih cara tumor bisa ‘tidur’ sekian lama, dan apa yang bisa kita lakuin buat ngurangi risikonya.

 

1.           Tumor ‘Tidur’? Kok Bisa?

Tumor itu ibarat kumpulan sel yang bandel, seharusnya mati, tapi malah terus tumbuh nggak terkontrol. Dalam bahasa ilmiahnya, tumor terjadi karena adanya sel abnormal. Tumor bisa dikategorikan sebagai tumor jinak (nggak nyebar) atau tumor ganas yang berpotensi menjadi kanker (bisa menyebar ke organ lain).

Ternyata, tumor itu bisa kayak ninja yang diam-diam nyusun strategi sebelum akhirnya menyerang tubuh kita. Fenomena ini disebut tumor dorman alias tumor yang ‘tidur’ bertahun-tahun sebelum aktif. Ibaratnya tumor dorman memiliki prinsip “Kadang, musuh terbesar bukan yang menyerang dengan keras, tapi yang diam menunggu waktu yang tepat.”

Tumor yang nyerang menjadi ganas, berevolusi menjadi kanker. Hal ini terjadi saat sel-sel dalam tubuh tumbuh secara tidak normal dan di luar kendali. Sel-sel ini bisa menyerang jaringan sehat di tubuh kita dan bahkan menyebar ke bagian tubuh lain.

 

2.           Apa yang Bisa Memicu Tumor dari ‘Tidurnya’?

Faktor pemicu kanker pada dasarnya terbagi menjadi empat, yaitu faktor genetik, faktor kimia, faktor fisika dan faktor kesalahan manusia.

a.           Faktor genetika, Faktor genetika itu bisa dibilang kayak "warisan kode" dari orang tua yang nentuin seberapa besar risiko seseorang kena tumor. Dengan kata lain, kalau di keluarga ada riwayat kanker, peluangnya terdapat sel abnormal lebih gede dibanding orang lain. Tapi tenang, gen bukan vonis mati, gaya hidup sehat tetap bisa jadi "tameng" buat ngejaga sel tubuh tetap aman dari pemberontakan sel abnormal.

b.           Faktor kimia, faktor ini ibarat racun halus yang masuk ke tubuh tanpa disadari dan bisa bikin sel jadi rusak. Faktor kimia bisa berasal dari polusi udara, konsumsi karsinogen, formalin, boraks, buah-buahan yang matang secara tidak alami. Zat ini bisa nyebabin mutasi DNA yang bikin sel tumbuh liar tanpa kontrol.

c.           Faktor fisika, bisa dibilang kayak serangan tidak terduga yang perlahan membuat sel tubuh rusak dan berpotensi menjadi tumor. Faktor fisika ini bisa dikarenakan radiasi benda canggih, seperti penggunaan HP yang berlebihan, penggunaan HP sambil dicas,  radiasi oven mikrogelombang.

d.           Faktor kesalahan manusia (human error), faktor ini ibarat blunder yang nggak disadari, tapi efeknya bisa fatal. Contohnya cara memasak nasi menggunakan penanak nasi elektronik (Rice cooker, magic jar, magic com), yang perlu diperhatikan, jangan sampai nasi berubah warna yaaa. Perubahan warna nasi itu diakibatkan karena jamur makanan (Aspargilus Flavus). Dan lebih blundernya lagi nasi yang menguning itu dimasak menjadi nasi goreng, jadi rata dah jamurnya.

 

3.           Bisa Dicegah? Tenang, Ada Caranya!

Kabar baiknya, ada banyak cara buat ngejaga tubuh supaya tetap kuat dan nggak kasih kesempatan buat tumor bangun dari ‘tidurnya’:

a.           Pola Makan sehat, perbanyak sayur, buah, dan makanan tinggi antioksidan.

b.           Gaya hidup bersih dan sehat, rutin mengganti celana dalam bagi wanita, dan memotong rambut kemaluan.

c.           Batasi makanan berlemak tinggi

d.           Hindari karsinogen

e.           Olahraga rutin, nggak perlu ekstrim, yang penting konsisten.

f.             Kelola stres, jangan biarin stres berlarut-larut, cari cara buat relax.

g.           Cek kesehatan rutin, deteksi dini bisa bikin peluang sembuh lebih besar bisa melalui PAP Smear (Papanicolau smear/Pap Tes), IVA Test (Inspeksi Visual Asetat Tes), Tes HPV PMA.

 

4.           Jaga Diri, Cegah Kanker

Pencegahan dini terhadap tumor dan kanker memerlukan pengetahuan, kesadaran, dan aksi nyata diri kita sendiri. Jangan sampai kita baru sadar arti pentingnya kesehatan setelah terlambat. Yuk, mulai hidup sehat dari sekarang, untuk diri sendiri dan orang-orang tersayang!

 

Sumber:

1.           Sosialisasi Tumor dan Kanker, YBKN, tanggal 19 Februari 2025, di KPKNL Tegal;

2.           Tempo. (2025, 19 Februari). Tak Ada yang Sepenuhnya Sembuh dari Kanker Karena Sifat Dorman. Diakses pada 20 Februari 2025.

3.           Alodokter. (2025). Penyakit Kanker. Diakses pada 20 Februari 2025,

4.           Halodoc. (2025, 19 Februari). Jangan Disamakan, Ini Perbedaan Tumor dan Kanker. Diakses pada 20 Februari 2025.

Disclaimer
Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja.
Floating Icon