Menggali Potensi Wahana Wisata Bahari Pantai Alam Indah (PAI) Kota Tegal Melalui Penilaian Barang Milik Daerah (BMD)
Ratna Astuti
Rabu, 09 Desember 2020 |
3286 kali
Pantai Alam Indah (PAI) merupakan destinasi wisata yang berada di Kota Tegal, dengan keindahan alam PAI Kota Tegal, di masa pandemi ini berwisata yang aman dan sehat sangat dibutuhkan warga Tegal dan sekitarnya. PAI Kota Tegal telah memiliki dermaga apung sepanjang 90 meter ini, tentulah perlu digali potensi wahana wisata bahari berupa wahana watersport yang saat ini tengah digandrungi oleh wisatawan Indonesia.
Wali Kota Tegal melalui Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga dan Pariwisata (Dispora) Pemerintah Kota Tegal mengajukan permohohonan Penilaian Barang Milik Daerah (BMD) dengan tujuan pemanfaatan (sewa) Wahana Watersport berupa Wahana jetsky, wahana Banana Boat, Wahana UFO Boat dan Wahana Parasailing untuk satu kali pakai dengan durasi 15 menit.
Pada hari Jumat tanggal 30 November 2020 survei lapangan atas objek BMD pun dilaksanakan oleh Tim Penilai KPKNL Tegal yang terdiri dari 3 orang Penilai Pemerintah Aris Purwanto, Ratna Astuti dan Asto Budi Iman Santoso.
Pemanfaatan atas Wahana Watersport tersebut merupakan yang pertama kalinya yang akan dilakukan oleh Dispora Kota Tegal, oleh karenanya Tim Penilai dalam mencari pembanding pasar pun harus penuh kehati-hatian agar memperoleh pembanding pasar yang sejenis dengan data yang handal. Untuk memperoleh keakuratan data pembanding, Tim Penilai dengan didampingi petugas BMD pada Dispora Kota Tegal pun melakukan survei data pembanding secara langsung.
Pada hari pertama kunjungan dilakukan ke Kota Semarang. Dalam kunjungan ke Kota Semarang ini banyak ilmu dan masukan yang sangat bermanfaat, tidak hanya nilai pembanding namun hal-hal yang harus dipersiapkan dalam membuka Wahana Watersport baru, hal ini sangat bermanfaat bagi Dispora Kota Tegal, untuk pelaksanaan pemanfaatan wahana tersebut. Di Kota Semarang kami bertemu dengan Pandu Aristiawan, pengelola Safari Jet Ski Semarang. Pandu menyarankan hal utama yang harus diutamakan dalam wahana watersport adalah rescue (keamanan). Oleh karenanya kita harus bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (Lanal), Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) dan radio SAR. Kondisi alam dan keadaan gelombang harus diperhatikan. Wahana Watersport merupakan olahraga yang memacu adrenalin ini.\
Dalam penggunaan wahana watersport, Pandu menjelaskan bahwa kita harus memperhatikan Standart Operating Procedure (SOP). SOP ini meliputi antara lain: Semua perlengkapan disiapkan 30 menit sebelum pelaksanaan, briefing/ memberikan penjelasan semua hal yang terkait, memimpin dan mengarahkan tamu selama trip dan memastikan semua perlaatan lengkap dan bersih. Pandu pun memberi masukan bahwa dalam pemanfaatan wahana watersport, kita harus beranggapan wisatawan yang menyewa belum pernah main, sehingga kita harus melakukan breifing terlebih dahulu sebelum pelaksanaannya secara keseluruhan dan pastikan life vest yang digunakan sesuai dengan standar internasional. Hal lain yang penting adalah perawatan atas wahana watersport agar setelah digunakan harus dirawat, mesin harus dicuci dengan air tawar agar garam yang menempel pada mesin pun bisa hilang. Dengan perawatan yang baik, akan menambah masa manfaat atas wahana tersebut, selanjutnya Pandu mengajak Tim Penilai melihat objek pembanding langsung ke Pantai Marina Semarang.
Pada hari kedua Tim Penilai didampingi petugas dari Dispora Kota Tegal melakukan survei pembanding dengan kunjungan ke Kabupaten Pangandaran. Berbeda dengan Pantai Marina , pengelola wahana hanya oleh Jet Ski Safari Semarang saja, di Pantai Pangandaran terdapat 8 operator wahana watersport, namun hanya 4 operator saja yang aktif dalam wahana ini, 4 opetartor lainnya hanya betsifat musiman saja. Dalam kesempatan ini kami bertemu dengan Nyaniang, pengelola wahana watersport CV. Aditya
Di Pangandaran kami pun memperoleh ilmu yang bermanfaat tentang pengelolaan wahana watersport, senada dengan pendapat Pandu di atas, Nyanjang pun menyampaikan bahwa PAI Kota Tegal merupakan pantai utara, sangat mendukung dengan adanya wahana baru tersebut. Hal penting dalam pemanfaatan tersebut diperlukan pemasaran yang baik, sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, sehingga menambah pengunjung dan meningkatkan pendapatan daerah. Pemasaran dapat melalui media sosial, banner pada hotel atau pun selebaran. Semoga PAI Kota Tegal menjadi triger bagi kota di sekitarnya untuk membuka wahana watersport sehingga dapat menambah pendapatan daerah.
| Disclaimer |
|---|
| Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja. |
Foto Terkait Artikel