Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita KPKNL Tasikmalaya
Melewati Medan Ekstrem, KPKNL Tasikmalaya Tinjau Dapur Makan Bergizi Gratis di Pelosok Garut

Melewati Medan Ekstrem, KPKNL Tasikmalaya Tinjau Dapur Makan Bergizi Gratis di Pelosok Garut

Moch. Encep Iqbal Firdaus Ts.
Kamis, 12 Februari 2026 |   68 kali

(Garut) Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tasikmalaya melakukan aksi nyata dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Badan Gizi Nasional (BGN). Selama tiga hari, terhitung sejak 4 hingga 6 Februari 2026, tim penilai KPKNL Tasikmalaya menerjang medan berat di pelosok Kabupaten Garut guna melakukan penilaian aset bangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

​Langkah ini merupakan bagian dari penugasan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) untuk memastikan sarana layanan gizi di wilayah terpencil memiliki standar yang layak dan akuntabel.

​Akses ke Lokasi Yang Cukup Ekstrim

Perjalanan menuju lokasi penilaian bukanlah perkara mudah. Tim yang dipimpin oleh Penilai Pemerintah Ahli Muda Muhammad Irfan Ardiansyah dan Iqbal Firdaus dari Seksi Hukum dan Informasi yang didampingi juga oleh tim koordinator wilayah BGN Kab Garut, harus melintasi jalur pegunungan dengan kontur jalan berbatu, berlumpur, hingga tanjakan terjal di tepian tebing curam.

​Tiga lokasi yang menjadi sasaran survei adalah Desa Girimukti di Kecamatan Cikelet, serta Desa Pangrumasan dan Desa Purwajaya di Kecamatan Peundeuy. Dengan menggunakan kendaraan dinas kantor yang cukup tangguh, Tim dapat menjangkau titik-titik tersebut sebelum kabut dan hujan menutupi jalur.

​"Keterbatasan akses tidak menjadi penghalang. Kami melakukan peninjauan fisik, verifikasi data, hingga pembahasan metodologi penilaian untuk memastikan prosesnya tetap objektif dan sesuai standar", ungkap tim KPKNL.

​Hasil dari penilaian properti SPPG ini bukan sekadar angka. Penilaian bangunan ini menjadi bagian dukungan kelancaran Program Makan Bergizi Gratid (MBG) demi masa depan generasi Indonesia. Hal ini penting untuk menjamin tata kelola aset negara yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

​Dengan adanya penilaian yang akurat, operasional SPPG di daerah terpencil dapat dipercepat. Dampak jangka panjangnya adalah pemerataan akses layanan gizi bagi anak-anak dan kelompok rentan di wilayah pelosok Garut agar lebih aman dan berkelanjutan.

​Kegiatan ini menegaskan komitmen KPKNL Tasikmalaya untuk tetap hadir memberikan layanan terbaik, meski harus menempuh medan ekstrem. Semangat ini menjadi bagian dari upaya besar mendukung masa depan generasi Indonesia yang lebih sehat dan berkualitas. (Iqbal Firdaus)

Foto Terkait Berita

Floating Icon