Kemenkeu Dukung Pendidikan Sekolah Luar Biasa (SLB) melalui Pemanfaatan (Sewa) BMN
Moch. Encep Iqbal Firdaus Ts.
Senin, 12 Agustus 2024 |
285 kali
Tasikmalaya - 12 Agustus 2024. Tim Penilai KPKNL Tasikmalaya yang diketuai oleh Penilai Ahli Muda, Muhammad Irfan Ardiansyah beserta tim melakukan survei objek tanah BMN di Sekolah Luar Biasa (SLB) Yayasan Bahagia. Penilaian ini merupakan Permintaan Bantuan Penilaian Barang Milik Negara (BMN) dari KPKNL Bandung yang objeknya berada di wilayah kerja KPKNL Tasikmalaya. Tujuan Penilaian dalam rangka Pemanfaatan (Sewa) Tanah pada Kementerian Pertahanan RI cq Kodam III Siliwangi dhi Korem 062 Tarumanegara berlokasi di Kota Tasikmalaya. Survei Objek Penilaian ini merupakan salah satu langkah untuk menentukan nilai wajar sewa sebagai dasar penentuan tarif terhadap objek yang akan disewakan. Diharapkan dengan adanya pemanfaatan BMN tersebut, aset-aset yang selama ini tidak digunakan untuk menunjang tugas dan fungsi dapat menghasilkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Melalui pemanfaatan BMN tersebut, tidak hanya negara yang mendapatkan manfaat karena masuknya PNBP ke kas negara, namun masyarakat luas juga mendapatkan manfaat. Salah satu contohnya adalah dengan adanya fasilitas pendidikan khususnya untuk kaum difabel di Kota Tasikmalaya dan sekitarnya. Dengan adanya tanah BMN yang dimanfaatkan (sewa) untuk sarana pendidikan dapat mendukung tujuan SLB yaitu menciptakan lingkungan belajar inklusif di mana semua siswa merasa diterima dan didukung sepenuhnya. Hal ini dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi belajar para siswa, serta menumbuhkan kesadaran akan nilai keragaman dalam masyarakat.
Berlokasi di Jalan Taman Pahlawan Kusuma Bangsa No.20, Cikalang, Kec. Tawang, Kab. Tasikmalaya, Jawa Barat BMN yang akan dimanfaatkan berupa tanah seluas 1.139 m2. Dibangun bangunan sekolah beserta fasilitas oleh Yayasan Bahagia untuk menyelenggarakan pendidikan SLB dengan kebutuhan khusus yang dilayani : A,B,C,C1,Q.
Dalam pelaksanaan survei objek penilaian ini diharapkan bahwa BMN dapat mengoptimalkan aset negara BMN yang tidak digunakan dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi Kementerian/Lembaga (idle) melalui PNBP. Selain itu, kehadiran pemerintah dapat benar-benar dirasakan oleh masyarakat dan semua program tersebut dapat bermanfaat bagi para penerima secara khusus dan bagi pelajar kaum difabel beserta keluarga di Kota Tasikmalaya. Kiranya BMN ini dapat memberikan kontribusi Pembangunan Manusia serta Penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi mencapai Indonesia Emas 2045.
Foto Terkait Berita