Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Artikel KPKNL Tangerang I
Bijak dalam Penggunaan Energi, Tetap Produktif Bekerja dari Rumah

Bijak dalam Penggunaan Energi, Tetap Produktif Bekerja dari Rumah

Angeline Marzella
Jum'at, 10 April 2026 |   40 kali

Per 1 April 2026, pemerintah melalui Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/6/HK.04/III/2026 tentang Work From Home dan Program Optimasi Pemanfaatan Energi di Tempat Kerj yang mendorong penerapan pola kerja fleksibel, termasuk work from home (WFH) satu hari dalam sepekan, sebagai bagian dari strategi penguatan ketahanan energi nasional dan efisiensi penggunaan energi. Kebijakan ini tidak hanya menekankan produktivitas kerja, tetapi juga membangun budaya hemat energi di lingkungan kerja maupun rumah tangga. WFH dalam kebijakan ini bukan sekadar alternatif bekerja, melainkan langkah strategis untuk menekan konsumsi energi, khususnya bahan bakar dari aktivitas komuter harian. Dengan berkurangnya mobilitas, konsumsi BBM dapat ditekan, sekaligus mendukung stabilitas energi nasional di tengah dinamika global.

 

Dalam konteks tersebut, bekerja dari rumah menuntut kesadaran baru: bagaimana tetap produktif tanpa meningkatkan pemborosan energi. Penggunaan perangkat elektronik seperti laptop, pendingin ruangan, dan pencahayaan perlu dikelola secara bijak. Pemerintah bahkan mendorong penggunaan teknologi dan peralatan kerja yang lebih hemat energi, serta penguatan budaya penggunaan energi secara efisien dan terukur. Beberapa langkah sederhana dapat diterapkan dalam keseharian WFH. Memanfaatkan pencahayaan alami di siang hari, mengatur suhu AC secara optimal, serta menggunakan perangkat hemat energi menjadi bagian dari implementasi kebijakan ini di tingkat individu. Selain itu, disiplin mematikan perangkat saat tidak digunakan juga merupakan bentuk kontribusi nyata dalam penghematan energi.

 

Namun, efisiensi energi tidak boleh mengorbankan produktivitas. Kebijakan ini secara tegas menekankan bahwa pekerja tetap wajib menjalankan tugas dan menjaga kualitas kinerja meskipun bekerja dari rumah. Oleh karena itu, penting untuk mengatur waktu kerja secara efektif, menetapkan prioritas, serta menciptakan ruang kerja yang nyaman dan kondusif. Lebih dari itu, kebijakan ini juga mengajak seluruh elemen pekerja untuk berpartisipasi aktif dalam membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya penghematan energi. Inovasi dalam cara bekerja yang lebih adaptif dan efisien menjadi bagian dari transformasi budaya kerja ke depan.

 

Kementerian Keuangan telah menyiapkan infrastruktu untuk mendukung pola kerja baru secara optimal, yaitu diantaranya :

-        Rapat dan koordinasi secara daring

-        Penyusunan dan pengolahan dokumen dilakukan dengan terintegrasi

-        Monitoring dan evaluasi pekerjaan terstruktur

-        Kolaborasi lintas tim tetap terjalin

Semua ini didukung oleh:

-        Tools kolaborasi

-        Aplikasi kerja terintegrasi

-        Akses system yang aman


Dengan demikian, bijak dalam penggunaan energi saat bekerja dari rumah bukan hanya sekadar pilihan, tetapi menjadi bagian dari tanggung jawab bersama. Melalui langkah kecil yang konsisten, setiap individu dapat berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan energi nasional, sekaligus tetap produktif dan profesional dalam menjalankan pekerjaan.

Disclaimer
Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja.
Floating Icon