KPKNL Singaraja Kembali Laksanakan Lelang Sapi Potong Afkir
Galih Dahana
Kamis, 12 Maret 2026 |
33 kali
Singaraja, 12 Maret 2026 — Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Singaraja kembali menunjukkan komitmennya dalam mengoptimalkan pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) melalui mekanisme lelang yang transparan dan akuntabel. Hari ini, Kamis 12 Maret 2026, KPKNL Singaraja berhasil melaksanakan lelang BMN berupa sapi potong afkir milik Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak Denpasar (BPTU HPT Denpasar) yang berlokasi di Kabupaten Jembrana.
Lelang yang dilaksanakan di Pojok E-Auction KPKNL Singaraja ini dipimpin oleh Nor Fuad Al Hakim selaku Pejabat Lelang Ahli Pertama KPKNL Singaraja. Sebanyak 20 (dua puluh) ekor sapi potong afkir yang ditawarkan dalam satu paket lot berhasil terjual melalui mekanisme open bidding via platform lelang resmi pemerintah Lelang.go.id, dengan penawaran yang berlangsung kompetitif.
Keberhasilan lelang ini
menegaskan bahwa ruang lingkup BMN tidak terbatas pada aset tetap seperti tanah
dan bangunan. Hewan ternak yang dibudidayakan menggunakan anggaran negara pun
merupakan BMN yang wajib dikelola dan ditatausahakan sesuai ketentuan peraturan
perundang-undangan yang berlaku. Proses penghapusan dan pengalihan BMN berupa
sapi potong afkir ini telah melalui tahapan yang terstruktur, dimulai dari
penilaian aset, perolehan persetujuan penghapusan, hingga pelaksanaan lelang
sebagai mekanisme pengalihan yang sah.
Selain mengoptimalkan pemanfaatan aset negara yang telah melampaui masa produktifnya, pelaksanaan lelang ini turut berkontribusi pada peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) melalui perolehan bea lelang sesuai ketentuan yang berlaku. Hal ini sejalan dengan misi Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) dalam mewujudkan pengelolaan kekayaan negara yang optimal dan mampu memberi manfaat ekonomi dan sosial.
Dengan pemanfaatan platform Lelang.go.id,
seluruh proses penawaran dapat berlangsung secara terbuka, kompetitif, dan
dapat diakses oleh masyarakat luas, sehingga tercipta ekosistem lelang negara
yang kredibel dan terpercaya.
Foto Terkait Berita