Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita KPKNL Semarang
Dari Lelang untuk Negeri: Sinergi DJKN dan Kejaksaan Optimalkan Penerimaan Negara

Dari Lelang untuk Negeri: Sinergi DJKN dan Kejaksaan Optimalkan Penerimaan Negara

Arum Sekar Oktaviana
Jum'at, 04 September 2026 |   88 kali

Semarang – Dalam rangka Penyerahan Secara Simbolis Hasil PNBP Lelang Serentak Satuan Kerja Kejaksaan Negeri se-Jawa Tengah, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah mengundang Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) di wilayah Jawa Tengah pada Rabu, 2 September 2026, bertempat di Aula Imam Bardjo, Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kanwil DJKN Jawa Tengah dan DIY, Nikodemus Sigit Rahardjo, dan Kepala KPKNL Semarang, Soeparjanto, berserta jajarannya yang turut hadir dalam penyerahan hasil PNBP lelang serentak tersebut.

Lelang Serentak Satuan Kerja Kejaksaan Negeri se-Jawa Tengah melalui kolaborasi dengan Kanwil DJKN Jawa Tengah dan DIY, KPKNL Semarang, KPKNL Surakarta, KPKNL Pekalongan, KPKNL Tegal, KPKNL Yogyakarta, dan KPKNL Purwokerto telah memperoleh hasil PNBP seluruhnya berjumlah Rp 4.699.860.270,00 dari satuan kerja Kejaksaan Tinggi Se-Jawa Tengah yang disetorkan ke kas negara.

Lelang serentak tersebut dilaksanakan pada 10-14 Agustus 2026. Dari total 300 lot yang ditawarkan, sebanyak 242 lot berhasil terjual atau mencapai 80,67 persen. Sementara itu, sebanyak 56 lot atau 18,67 persen berstatus Tidak Ada Peminat (TAP), dan hanya 2 lot atau 0,67 persen yang batal.

Secara nilai, keseluruhan objek yang ditawarkan memiliki total nilai limit sebesar Rp22,301 miliar. Dari lot yang berhasil terjual, tercatat nilai limit sebesar Rp3,564 miliar, sedangkan total pokok lelang mencapai Rp5,153 miliar. Capaian tersebut menunjukkan adanya kenaikan pokok lelang sebesar 31 persen dibandingkan nilai limit lot yang laku, sekaligus menggambarkan terbentuknya kompetisi penawaran yang mampu meningkatkan nilai hasil lelang.

Kinerja pelaksanaan lelang juga menunjukkan capaian yang beragam pada masing-masing KPKNL. KPKNL Tegal mencatat persentase keberhasilan penjualan lot tertinggi dengan tingkat lot laku mencapai 96,3 persen. KPKNL Yogyakarta mencapai kenaikan nilai lelang tertinggi yaitu sebesar 55 persen dari nilai limit lot yang laku menjadi pokok lelang.  Sementara itu, KPKNL Semarang menjadi kontributor terbesar baik dari sisi volume maupun nilai. Sebanyak 133 lot ditawarkan melalui KPKNL Semarang dengan total pokok lelang mencapai Rp3,294 miliar, menjadikan penyumbang terbesar terhadap keseluruhan nilai pokok lelang.

Capaian atas pelaksanaan lelang serentak ini menunjukkan bahwa lelang tidak hanya berperan sebagai instrumen penjualan barang secara transparan dan kompetitif, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap penerimaan negara. Tingginya persentase lot yang berhasil terjual serta terbentuknya nilai pokok lelang di atas nilai limit menjadi indikator positif terhadap efektivitas pelaksanaan lelang dan antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan mekanisme lelang.

Sinergi antara DJKN melalui Kanwil DJKN Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta beserta jajaran KPKNL dengan Kejaksaan juga menjadi faktor penting dalam mendukung optimalisasi pengelolaan barang. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus diperkuat sehingga pelaksanaan lelang semakin efektif, transparan, akuntabel, sekaligus mampu memberikan kontribusi optimal bagi penerimaan negara.

Floating Icon