Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Artikel KPKNL Semarang
Mengontrol Emosi Marah Agar Tidak Salah Arah

Mengontrol Emosi Marah Agar Tidak Salah Arah

Kamsidah
Senin, 18 Desember 2023 |   23093 kali

Marah merupakan salah satu dari enam emosi dasar yang ada pada diri manusia. Marah sendiri dapat diartikan sebagai emosi yang ditandai oleh adanya pertentangan terhadap seseorang atau perasaan setelah diperlakukan tidak benar. Kemarahan membantu kita memahami bahwa kita merasa dirugikan dan memberi dorongan untuk bertindak atau memperbaiki keadaan. Marah adalah hal yang sangat manusiawi, karena semua manusia memiliki emosi marah ini. Namun yang perlu diperhatikan adalah bagaimana cara kita untuk dapat mengontrol dan mengekspresikan emosi marah ini. Jika kita tidak dapat mengontrol emosi marah, maka dapat berdampak buruk bagi diri sendiri maupun orang lain atau lingkungan sekitar kita.

Berikut cara – cara untuk mengontrol emosi marah, diantaranya :

1.     Menenangkan Diri

Duduklah dan berlatih tarik nafas dalam. Tarik nafas menggunakan diafragma, tahan selama 3 detik dan hembuskan, lakukan berulang. Walaupun menarik nafas dalam tidak dapat meredakan emosi namun setidaknya pikiran akan menjadi lebih tenang dan dalam keaadaan seperti ini keputusan selanjutnya akan lebih tepat dan bijaksana.

2.    Mempertimbangkan Dampak dari Marah

Pertimbangkan dampak yang terjadi jika emosi marah tidak terkontrol. Hubungan dengan keluarga, saudara, relasi dan yang lainnya dapat merenggang bahkan hancur ketika amarah tidak terkontrol. Ketika keadaan lebih tenang, pikirkan langkah yang dapat kita ambil dalam suatu masalah.

3.    Mengingat Untuk Tidak Berlebihan

Sesuatu yang berlebihan tidaklah baik, apalagi emosi berlebihan saat sedang marah. Ketika sedang marah, cobalah untuk tetap tenang dan berfikir dengan jernih. Jangan bereaksi berlebihan ketika sedang marah. Marah boleh namun dengan wajar, sesuaikan dengan permasalahan yang terjadi.

4.    Berdoa

Dalam marah lakukan doa sesuai dengan kepercayaan agar hati menjadi lebih tenang. Berdoa dapat membantu dalam mengontrol emosi. Kepercayaan terhadap Tuhan dapat membuat diri kuat menghadapi suatu masalah, dan berserah diri terhadap hasilnya akan membuat hati senantiasa ikhlas.

5.    Mengekspresikan Emosi Pada Waktu yang Tepat

Pahamilah bahwa berteriak dan menangis adalah hal yang wajar ketika sedang marah. Namun ada kalanya kita perlu mengetahui waktu yang tepat untuk mengeluarkannya. Jangan asal melampiaskan emosi sesaat yang pada akhirnya akan menyesal dikemudian hari.

Cara – cara tersebut bertujuan agar emosi marah kita dapat tersalurkan dengan baik, sehingga tidak berdampak negatif bagi diri sendiri dan lingkungan sekitar. Mengontrol dan mengendalikan emosi lebih baik dilakukan daripada meredam emosi. Keduanya merupakan keadaan yang berbeda. Meredam emosi adalah membatasi diri untuk mengekspresikan perasaan, sedangkan mengontrol emosi diartikan sebagai mengekspresikan perasaan dengan cara yang bijak. Meredam emosi malah dapat berakibat buruk bagi kesehatan seperti kegelisahan, gangguan tidur, tegang, tubuh dirasa tidak sehat, bahkan depresi.

 

Penulis : Dea Santika

Sumber:

RSUP Persahabatan. (2020, April 7). Manajemen Marah. Dipetik November 17, 2023;

Wulandari, G. N. (2022, Juli 28). Tips Sederhana Mengelola Emosi Saat Marah. Dipetik November 17, 2023.



Disclaimer
Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja.
Floating Icon