KPKNL Purwakarta Selenggarakan Kajian Tarhib Ramadan Serta Internalisasi Penguatan Integritas Pegawai dan Budaya Antikorupsi
Thobby Maulana Pasha
Selasa, 10 Februari 2026 |
54 kali
Purwakarta — Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H sekaligus memperkuat integritas pegawai dalam pelaksanaan tugas dan fungsi, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Purwakarta menyelenggarakan rangkaian kegiatan Kajian Tarhib Ramadan serta Internalisasi Penguatan Integritas Pegawai dan Budaya Antikorupsi pada Selasa (10/2).
Kegiatan diawali dengan Kajian Tarhib Ramadhan 1447 H
yang mengangkat tema “Ramadhan, Obat Lelah Fisik dan Mental”. Kajian ini menghadirkan
salah seorang dai terkemuka di wilayah Purwakarta, Ustaz Nafis Muhammad Bajri
sebagai narasumber. Diikuti oleh para pegawai, kegiatan ini merupakan bagian
dari pembinaan mental dan spiritual bagi para pegawai yang diselaraskan dengan suasana
kebatinan dalam menyambut Bulan Suci Ramadan.
Dalam ceramahnya, Ustaz Nafis menyampaikan bahwa
Ramadan tidak hanya menjadi momentum peningkatan ibadah, tetapi juga sarana
memperkuat ketahanan fisik dan mental. Nilai-nilai karakter yang diajarkan,
seperti keikhlasan, pengendalian diri, kedisiplinan, dan kejujuran, saling
melengkapi dengan penempaan fisik dan detoksifikasi tubuh yang diwujudkan saat
berpuasa Ramadan. Dengan terbentuknya fisik dan mental secara positif, pegawai
dapat memiliki konsistensi dan kontinuitas dalam memberikan pelayanan yang
optimal kepada masyarakat. Dalam kesempatan ini, Ustaz Nafis juga mengajak
kepada audiens untuk menjunjung nilai kesabaran dalam menghadapi hambatan dan
cobaan yang dialami dalam keseharian, seperti cobaan dari penyakit, cobaan dalam
kehidupan berkeluarga, maupun cobaan permasalahan ekonomi. “Buah dari
kesabaran, adalah balasan kebaikan dari Allah Subhanahuwata’ala,” ucapnya.
Melanjutkan rangkaian kegiatan, dilaksanakan Internalisasi
Penguatan
Integritas dan Budaya Antikorupsi yang juga diikuti
dengan seksama oleh para pegawai. Dipimpin langsung oleh Kepala KPKNL
Purwakarta, Harmani Sri Mumpuni, kegiatan yang bertujuan untuk mempertegas
komitmen seluruh pegawai dalam menjunjung tinggi nilai integritas,
profesionalisme, serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku ini, dimaterikan
secara lugas dan jelas oleh Kepala Seksi Kepatuhan Internal, Ratna
Astuti sebagai narasumber.
Dalam pembukaannya, Harmani Sri Mumpuni menegaskan bahwa penguatan integritas dan budaya antikorupsi merupakan bagian penting dalam mendukung tata kelola organisasi yang bersih. Ia menekankan bahwa integritas tidak hanya dimaknai sebagai kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga sebagai kesadaran moral untuk bertindak jujur, adil, dan bertanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas.
Ratna Astuti, dalam penyampaiannya mengedepankan keteladanan dalam
kebenaran dan perlindungan dari pimpinan dalam perjuangan untuk menegakkan
integritas. Ia menggarisbawahi bahwa setiap pelanggaran harus diberikan hukuman
yang maksimal sebagai efek jera. Ia juga menambahkan perlunya dibentuk tim pegawai
yang memiliki misi membangun budaya integritas secara masif, baik di lingkungan
kantor maupun di masyarakat.
Kedua kegiatan ini saling melengkapi dan memiliki tujuan yang sejalan. Kajian rohani memberikan penguatan dari sisi mental dan spiritual, sementara internalisasi penguatan integritas dan budaya antikorupsi menjadi implementasi nilai-nilai itu dalam perilaku kerja sehari-hari. Dengan mental yang kuat dan komitmen integritas yang tinggi, pegawai diharapkan mampu memberikan pelayanan yang profesional, bersih, dan akuntabel kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini juga, KPKNL Purwakarta menegaskan komitmennya untuk terus membangun karakter pegawai yang berintegritas dan menjaga kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan. (Berita/foto – Seksi HI KPKNL Purwakarta)
Foto Terkait Berita