Menyongsong Kinerja Lelang 2026 dengan Kolaborasi Bersama Pemda Kabupaten Karawang dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Ratna Astuti
Selasa, 03 Februari 2026 |
396 kali
Pada hari Selasa, 3 Februari 2026, Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Purwakarta Harmani Sri Mumpuni biasa disapa Hani beserta Fatkhulloh sekalu Pejabat Fungsional Pelelang Muda KPKNL Purwakarta dan Ratna Astuti selaku Kepala Seksi Kepatuhan Internal menghadiri undangan Focus Group Discussion (FGD) bersama PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk-Retail Asset Management VI & Regional Special Asset Management VI & Regional Special Asset Management Region IV-Area Karawang. Kemudian dilanjut melakukan kunjungan ke Kantor Badan Pengelolan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Karawang dan Kantor Bupati Kabupaten Karawang.
FGD dengan Bank Mandiri ini dalam rangka mempererat sinergi dan meningkatkan kualitas permohonan lelang pada Bank Mandiri. Diskusi KPKNL Purwakarta dengan Bank Mandiri berjalan dengan penuh interaktif dan saling bersinergi membahas tentang proyeksi lelang, permohonan lelang, pembuatan Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT) di Kantor Pertanahan dan adanya dampak dari pelaksanaan lelang baik lelang laku maupun tidak laku. Dari FGD ini KPKNL Purwakarta memperoleh proyeksi lelang dari PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk-Retail Asset Management VI & Regional Special Asset Management VI & Regional Special Asset Management Region IV-Area Karawang sebesar Rp11.010.000.000,00 dari Rp324.520.000.000 limit agunan yang ada dengan jumlah 35 agunan dari 1.139 agunan. Dengan adanya FGD ini kolaborasi KPKNL Purwakarta dan Bank Mandiri selalu bersinergi sehingga mengoptimalkan penerimaan negara bukan pajak.
Selanjutnya kunjungan Kepala KPKNL Purwakarta dan jajaran ke BPKAD Kabupaten Karawang berdiskusi tentang penggalian potensi lelang yang ada pada Pemerintah Daerah (Pemda) Karawang. Dari kunjungan ini, Dr. H. Eka Sanatha, S.H. M.M., selaku Kepala BPKAD Karawang menyampaikan adanya potensi lelang sehubungan dengan adanya perampingan struktur organisasi pada Pemda Karawang, yaitu rencana lelang atas 40 unit barang bergerak kendaraan roda empat serta lelang hak menikmati untuk aset-aset Pemda Karawang sehingga meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Karawang.
KPKNL Purwakarta bersama Kepala BPKAD Karawang berkunjung ke Kantor Bupati Karawang. H. Aep Syaefuloh, S.E. selaku Bupati Kabupaten Karawang menyambut baik kedatangan jajaran KPKNL Purwakarta. Bupati Karawang mengucapkan terima kasih atas kerjasama yang telah diberikan KPKNL Purwakarta. KPKNL Purwakarta telah bekontribusi kepada Pemda Karawang dalam penilaian Barang Milik Daerah Kabupaten Purwakarta seperti tanah darat, bangunan, tanah sawah dan lain-lain, serta lelang Barang Milik Daerah seperti lelang kendaraan, barang inventaris dan lelang hak menikmati serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang diperoleh pada tahun 2025 sebesar Rp7.073.783.752,00. BPHTB ini diperoleh dari hasil lelang tanah dan bangunan pada KPKNL Purwakarta.
Dari hasil kunjungan untuk menyongsong Kinerja Lelang 2026 dengan berkolaborasi bersama Pemkab Karawang dan PT Bank Mandiri (Persero) TBK, diharapkan kinerja lelang akan semakin meningkat di tahun 2026 ini. Sebagai mana kinerja Lelang KPKNL Purwakarta memperoleh apresiasi dari Plt. Kepala Kanwil DJKN Jabar, Dodok Dwi Handoko melalui Nota Dinas nomor ND-166/WKN.08/2026 tanggal 3 Februari 2026 tentang Apresiasi Kinerja Lelang KPKNL Purwakarta Tahun 2025. Pokok lelang KPKNL Purwakarta dengan target Rp200.000.000.000,00 memperoleh realisasi 102% sebesar Rp204.046.183.089,67. Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari lelang dengan target Rp7.396.700.000,00 terealisasi 139,87% sebesar Rp10.345.699.746,00 serta freukuensi lelang dengan target 1.118 terealisasi 209% sebesar 2.343 frekuensi.
Kinerja Lelang KPKNL Purwakarta tahun 2026 dengan kenaikan target baik dari pokok lelang maupun PNBP lelang optimis untuk tercapai bahkan terlampaui melalui penggalian potensi lelang dengan berkolaborasi dengan pengguna layanan, shingga turut serta menggiatakan perekonomian dalam optimalisasi penerimaan negara melalui lelang.
Penulis: Ratna AstutiFoto Terkait Berita