Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita KPKNL Purwakarta
Ministry of Finance Goes to Campus 2024, Ajak Mahasiswa Universitas Buana Perjuangan Karawang Peduli APBN

Ministry of Finance Goes to Campus 2024, Ajak Mahasiswa Universitas Buana Perjuangan Karawang Peduli APBN

Thobby Maulana Pasha
Kamis, 17 Oktober 2024 |   366 kali

Purwakarta - Sebagai rangkaian peringatan Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) ke-78, Satuan Kerja Kementerian Keuangan di wilayah Kabupaten Purwakarta dan Karawang bekerja sama dengan Universitas Buana Perjuangan Karawang (UBP Karawang) selenggarakan seminar umum kepada para mahasiswa dan civitas akademika pada Rabu (16/10). Bertempat di Aula Gedung Rektorat UBP Karawang, seminar yang diberi tajuk “Ministry of Finance Goes to Campus” ini mengusung tema HORI ke-78 "Tulus Dalam Pelayanan, Transformasi Berkelanjutan". Acara terselenggara berkat kolaborasi apik antara UBP Karawang dengan 4 Satuan Kerja Kementerian Keuangan, yaitu: Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Purwakarta, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A (KPPBC TMP A) Purwakarta, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Karawang, dan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Karawang.


Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai Jawa Barat, Finari Manan yang mewakili Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Jawa Barat dalam sambutannya menyampaikan momentum peringatan HORI ke-78 ini sangat penting dalam membangun kesadaran atas peran yang dimiliki seluruh elemen bangsa baik itu pemerintah dan perguruan tinggi dalam mewujudkan Nusantara Baru Indonesia Maju. “Pembangunan nasional adalah sebuah komitmen bersama yang membutuhkan sinergi kita baik itu pemerintah dan seluruh elemen masyarakat, termasuk para akademisi dan tentunya para mahasiswa”, ucapnya. Finari menggarisbawahi bahwa mahasiswa perlu mengenal APBN sebagai instrumen pembangunan di Indonesia terkhusus APBN telah mengalokasikan sebesar 20 persen pendapatan negara untuk belanja di sektor pendidikan. Ia juga berpesan agar mahasiswa dapat berkontribusi melalui berbagai riset, penelitian, inovasi, dan kolaborasi. “Bahwa kontribusi sekecil apapun, dapat membawa perubahan yang sangat besar di masa depan”, pesannya.


Dalam sambutannya, Rektor UBP Karawang, Prof. Dr. H. Dedi Mulyadi, S.E., M.M. menyampaikan terima kasih kepada jajaran Kementerian Keuangan yang memberikan kesempatan diadakannya Ministry of Finance Goes to Campus di kampus UBP Karawang. “Karena mungkin kami belum dikenal, dengan adanya kegiatan ini, kami jauh lebih mendapatkan manfaat,” ucapnya. Ia berharap, bahwa kolaborasi yang ada akan terus terjalin di masa depan. Di mana literasi dalam bidang keuangan yang selaras dengan pembelajaran bagi mahasiswa akan sangat membantu pengembangan kampus dalam menghasilkan mahasiswa yang kompeten secara akademis dan praktis.


Hadir sebagai narasumber dalam seminar: Kepala KPKNL Purwakarta, Harmani Sri Mumpuni, Kepala KPPBC TMP A Purwakarta, Panca Putra Jaya, Kepala KPP Pratama Karawang, Udianto, dan Kepala KPPN Karawang, Frida Zuliaty. Dimoderatori oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UBP Karawang, Assoc. Prof. Dr. H. Ir. Uus MD Fadli, S.E., M.M., keempat narasumber secara interaktif menyampaikan materi untuk mengenalkan Kementerian Keuangan baik tugas, fungsi, dan perannya dalam penyelenggaraan negara dengan tema-tema: Mengenal Bea Cukai, Tranformasi Pengelolaan APBN, Mengenal Seputar Pajak, serta Peran KPKNL Purwakarta Untuk Negeri.


Koordinator pelaksana seminar dari UBP Karawang, Asep Dorojatul Romli, M.Pd. menyampaikan bahwa seminar yang diadakan secara luring dan daring (hybrid) ini diikuti oleh lebih dari seribu orang mahasiswa maupun mahasiswi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis UBP Karawang. “Jadi pesertanya offline 400 orang, online terakhir kami cek 700 mahasiswa,” ucapnya. Dia berharap, kegiatan ini dapat memberikan pemahaman kepada mahasiswa terhadap hal-hal terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) karena materi ini juga beririsan langsung dengan mata kuliah yang dipelajari. “Kalau kami sih yang mendasarinya agar mahasiswa pada mata kuliah yang bersangkutan paham APBN, peka, dan mengetahui soal mekanisme itu, dan membuka wawasan baru ketika dihadapkan dengan praktisinya langsung,” pungkasnya. (Berita: Seksi HI KPKNL Purwakarta / Foto: Dokumentasi KPPBC TMP A Purwakarta)

Foto Terkait Berita

Floating Icon