Jelang Hari Jadi Kabupaten Purwakarta, KPKNL Purwakarta Hadirkan Dokter Faris Selenggarakan Sharing Season Kesehatan
Ratna Astuti
Jum'at, 18 Juli 2025 |
486 kali
Pada tanggal 20 Juli 2025 merupakan hari jadi Kabupaten Purwakarta dengan tema "Ngurus Lembur Nata Kota, Ngosrek Purwakarta Istimewa", rangkaian acara pun diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Purwakarta. Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Purwakarta merupakan instansi vertikal Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) yang berada di Kabupaten Purwakarta pun turut berpartisipasi untuk memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Purwakarta.
KPKNL Purwakarta bekerja sama dengan Laboratorium Kesehatan (Labkes) Purwakarta menyelenggarakan Medical Chek Up untuk seluruh pegawai KPKNL Purwakarta baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) pada hari Selasa Selasa 8 Juli 2025 di KPKNL Purwakarta Jalan Siliwangi Nomor 9 Purwakarta. Medical Chek Up ini meliputi pemeriksaan laboratorium 15 macam dari hematologi, 11 macam dari kimia klinik serta urinalisa 12 macam dari makroskopis dan 6 macam dari mikroskopis/sedimen. Pada hari itu juga pukul 15.00 WIB hasilnya pun dapat diketahui oleh masing-masing pegawai yang melakukan pemeriksaan, selanjutnya dari hasil pemeriksaan tersebut dapat dikonsultasikan kepada dokter yang ada di Labkes Purwakarta.
Sebagai tindak lanjut dari Medical Chek Up tersebut, KPKNL Purwakarta pun menghadirkan dr. Faris Irfan Pramasubakti dari Labkes Purwakarta untuk memberikan Sharing Season dan Konsultasi Kesehatan pada hari Kamis 17 Juli 2025 di ruang rapat KPKNL Purwakarta. Dalam paparannya dr. Faris menyampaikan bahwa Indonesia menghadapi berbagai tantangan kesehatan masyarakat. Perubahan gaya hidup modern mempengaruhi pola penyakit. Data terbaru dari Kementerian Kesehatan menunjukkan tren utama penyakit. Pencegahan penting di era budaya serba cepat dan konsumtif. Beliau menyampaikan tentang 10 penyakit terbanyak di Indonesia dan pencegahannya, yaitu: 1. Penyakit Jantung; 2.Stroke (Penyakit Pembuluh Darah Otak); 3. Diabetes Melitus; 4. Hipertensi; 5. Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK); 6. Gangguan Jiwa (Stress, Depresi); 7. Penyakit Kronis Ginjal; 8. Penyakit Hati;9. Penyakit Menular (TBC, HIV) dan 10. Kanker (Serviks, Payudara, Paru dan Usus).
Penyakit jantung dan stroke penyebab utamanya adalah pola makan tidak sehat, kurang olahraga dan stres. Faktor risikonya dari kebiasaan merokok, konsumsi gula tinggi dan stres tinggi. Dampaknya adalah kematian angka tinggi dan biaya pengobatan mahal.
Diabetes dan hipertensi meningkat karena konsumsi makanan instan dan gula berlebih. Selain itu faktor gaya hidup baru seperti kurang aktivitas fisik dan merokok. Pencegahannya dengan melakukan diet seimbang, olahraga, hindari stres dan tembakau.
Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) terjadi peningkatan angka karena kebiasaan merokok serta pengaruh budaya rokok yang masih umum di masyarakat. Pencegahannya dengan berhenti merokok dan menghindari asap rokok.
Gangguan jiwa dan stres tinggi meningkat karena tekanan hidup, pekerjaan, budaya konsumsi cepat. Dampaknya adalah depresi dan gangguan kecemasan. Pencegahannya dilakukan melalui edukasi kesehatan mental, teknik relaksasi dan hindari stres kronis.
Penyakit kronis ginjal dan liver terjadi akibat pengaruh gaya hidup tidak sehat, konsumsi gula tinggi, alkohol dan obat-obatan. Pencegahannya adalah hidrasi cukup, hindari alkohol dan zat berbahaya.
Penyakit Menular dan Kanker terjadi karena kontak sosial, kebiasaan merokok dan gaya hidup modern yang tidak sehat memicu penyebaran penyakit.• Pencegahannya skrining rutin, deteksi dini dan gaya hidup sehat.
Dari hal di atas dapat disimpulkan penyakit utama tetap dipengaruhi oleh gaya hidup dan budaya saat ini, sehingga perubahan pola pikir dan perilaku sangat penting. Peran aktif masyarakat dan pemerintah dalam pencegahan serta promosi kesehatan senantiasa dilakukan. Saat ini Pemerintah memiliki program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diberikan kepada setiap warga negara Indonesia satu tahun sekali di Puskesmas terdekat dengan mendaftar terlebih dahulu melalui aplikasi mobile Satu Sehat yang dapat diunduh pada Play Store. CKG ini telah dilakukan oleh salah satu pegawai KPKNL Purwakarta. Dari CKG, kita akan mendapatkan pelayanan gratis berupa pemeriksaan laboratorium darah lengkap, pemeriksaan jantung serta tes IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) dan Sadanis (Pemeriksaan Payudara Klinis), selanjutnya akan diberikan Rapor Kesehatan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). CKG ini sebagai bukti Pemerintah hadir untuk kualitas kesehatan seluruh masyarakat Indonesia, sehingga upaya deteksi dini kesehatan masyarakat Indonesia lebih terjaga, menjadikan pencegahan dan penanganan lebih cepat dapat segera diatasi. Dengan kualitas kesehatan yang baik akan menjadikan masyarakat yang lebih produktif sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan.
Dengan demikian, adanya kegiatan Medical Check Up di KPKNL Purwakarta yang ditindaklanjuti dengan sharing season dan konsultasi kesehatan kepada seluruh pegawai KPKNL Purwakarta ini, menjadikan seluruh pegawai lebih sehat, lebih produktif dan berintegritas tinggi, sehinggga dapat berpartisipasi untuk "Ngurus Lembur Nata Kota, Ngosrek Purwakarta Istimewa", sesuai dengan tema peringatan Hari Jadi Kabupaten Purwakarta Tahun 2025 ini. Semoga kegiatan pada KPKNL Purwakarta ini dapat menginspirasi untuk kesehatan yang lebih baik. dan lebih kuat.
Mari kita jaga kesehatan mulai dari sekarang.
Selamat Hari Jadi Kabupaten Purwakarta.
Penulis: Ratna Astuti selaku Kepala Seksi Kepatuhan Internal KPKNL Purwakarta
Foto : Tim Dokumentasi KPKNL Purwakarta
| Disclaimer |
|---|
| Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja. |
Foto Terkait Artikel