Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Artikel KPKNL Purwakarta
SPS Mendaki Gunung

SPS Mendaki Gunung

Ratna Astuti
Jum'at, 14 Maret 2025 |   420 kali

Dalam rangka internalisasi budaya kerja, pola pikir dan nilia-nilai Kementerian Keuangan pada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Purwakarta, setiap Senin pagi seluruh pegawai mengadakan kegiatan untuk mengawali aktivias dengan kegiatan  Sapa Pagi Senin (SPS). SPS merupakan kegiatan rutin mingguan antara Kepala KPKNL Purwakarta dengan seluruh pegawai, baik dilakukan secara luring maupun daring. SPS ini  sebagai sarana untuk penyampaian laporan pelaksanaan pekerjaan yang telah dan akan dilaksanakan oleh masing-masing Kepala Seksi, Sub Bagian Umum, Para Jabatan Fungsional, para pelaksana dan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN), dan/atau berbagi pengetahuan/sosialisasi yang diisi oleh semua unsur pada KPKNL Purwakarta baik terkait dengan tugas dan fungsi maupun informasi lainnya yang bermanfaat.

Kegiatan Sapa Pagi Senin (SPS) yang dilaksanakan pada hari Senin 10 Maret 2025, pukul 09.00-11.00 WIB dilakukan secara daring melalui media  Teams Meeting. Pembukaan oleh pembawa acara, Selviadera Lobang, PPNPN pada KPKNL Purwakarta, dilanjutkan dengan doa bersama serta penayangan Mars Kemenkeu dan yel-yel dengan dipimpin oleh pelaksana pada Subbagian Umum, Qalitza Fitra Septhani. Pembacaan Nilai-Nilai dan Budaya Kerja Kementerian Keuangan oleh Ratna Astuti, Kepala Seksi Kepatuhan Internal.

Sharing session diisi dengan penyampaian materi yang disampaikan oleh Ibu Siti Jenab, Pelaksana pada Seksi Hukum dan Informasi dengan tugas kesehariannya beracara di Pengadilan dan  memiliki hobi baru mendaki gunung.   Pemateri pun  menyampaikan materinya dengan judul “Lima Manfaat Mendaki Gunung  Bagi Kesehatan Fisik dan Mental”, lima manfaat tersebut  antara lain:

1.     Meningkatkan kesehatan jantung dan paru-paru. Pada saat mendaki gunung, suplai oksigen dan peredaran darah dalam tubuh  akan meningkat. Udara sekitar pegunungan yang segar dan bebas dari polusi juga akan menambah dampak positif bagi tubuh kita;

2.     Mengurangi stres dan membuat hidup lebih bahagia. Mendaki gunung menjadi salah satu kegiatan yang dilakukan untuk mengurangi stress dan membuat hidup kamu menjadi lebih Bahagia. Pemandangan indah yang ditawarkan saat pendakian, akan membantu untuk menghilangkan segala kepenatan pekerjaan. Selain itu menurut penelitian, berjalan dengan durasi yang cukup panjang nyatanya lebih meningkatkan kadar kebahagiaan;

3.     Memperkuat otot kaki. Berbagai medan yang dilalui untuk menuju puncak, jalanan berkerikil, berbatu, dan tanah, nyatanya akan membuat otot kaki kita semakin kuat dan terbentuk;

4.     Membuat daya ingat lebih kuat. Aktivitas fisik dapat berdampak positif untuk kesehatan otak. Dalam mendaki, dibutuhkan ketepatan insting untuk mengingat dan pengelolaan emosi yang baik. Dengan melakukan perjalanan mendaki, ternyata membuat daya ingat kita semakin kuat dan memori yang semakin tajam;

5.     Membuat tulang lebih padat.Berjalan dan mendaki gunung dengan kontur tanah yang berbeda. Kita juga bisa menikmati sinar matahari pagi saat akan menyaksikan matahari terbit dari atas gunung. Dengan memiliki tulang yang sehat, tentu kita akan terhindar dari masalah tulang seperti osteoporosis.

        Pemateri sangat menikmati hobi barunya mendaki gunung di akhir pekan hari liburnya sehingga dapat menyeimbangkan kehidupan professional dan pribadi. Kehidupan professional pemateri  sebagai ASN dengan tugas kesehariannya  beracara di Pengadilan dan  kehidupan pribadi dengan hobi mendaki gunung. Dengan kata lain pemateri memiliki gaya hidup sehat dan seimbang  antara pekerjaan dan kehidupan pribadi yang biasa disebut Work Life Balance. Hal ini dapat menjadi teladan yang baik dalam menerapkan Work Life Balance.




Penulis: Ratna Astuti

Disclaimer
Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja.
Floating Icon