Profil Wilayah Kerja KPKNL Purwakarta : Kabupaten Karawang
Irfan Fanasafa
Selasa, 20 Juni 2023 |
3762 kali
Wilayah
kerja KPKNL Purwakarta membentang di tiga kabupaten Provinsi Jawa Barat, yaitu Kabupaten
Purwakarta, Subang dan Karawang. Dalam artikel ini secara singkat penulis mencoba
mengurai profil Kabupaten Karawang yang dihimpun dari berbagai sumber.
Kabupaten Karawang
secara geografis berbatasan dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor
di barat, Laut Jawa di utara, Kabupaten Subang di timur, Kabupaten Purwakarta
di tenggara, serta Kabupaten
Cianjur di selatan ini memiliki luas wilayah 1.737,53 km2.
Menurut sejarah yang bersumber dari Babad Tanah
Jawi menyebutkan nama Karawang sebagai salah satu wilayah yang dikuasai VOC
pada tahun 1677, Betawi, Krawang tekan Kali Indramayu, Priyangan tekan Segara
Kidul, Semarang lan wewengkone. Cirebon wus ngaub marang VOC. 18 Sementara di
bagian lain Babad Tanah Jawi disebutkan bahwa daerah bernama Karawang tersebut
memiliki wilayah luas yang terbentang antara Cikao, Laut Jawa dan Sungai Cilamaya.
Berita Jawa lainnya, yakni Babad Pajang yang diambil dari Babad Meinsma tahun
1874, menceritakan bahwa ketika para wali sedang merencanakan pembangunan
masjid Demak yang kedua kalinya, terdapat nama Pangeran Karawang yang ikut
membantu pembangunan masjid tersebut, bersama Syekh Bentong, dan para wali
serta beberapa penguasa daerah lainnya yang sudah masuk Islam:Pangeran ing
Jambu Karang lan Pangeran Karawang, myang seh Wali Lanang iku, tuwin seh
waliyul Islam….Myang Seh Suta Maharaja, Seh para klawan, Seh Banthong. Seh
Bentong adalah penyebar ajaran Islam di Karawang, dan dia dikenal sebagai murid
pertama Seh Kuro. Namun, sosok tentang Pangeran Karawang tidak ada
keterangannya. Besar kemungkinan dia anggota keluarga Cirebon yang ditempatkan
di Tanjung Pura mengingat adanya informasi dari Sejarah Cirebon bahwa Karawang
di bagian timur Citarum masuk dalam kekuasaan Cirebon setelah runtuhnya
Pajajaran.
Pada masa
menjelang Kemerdekaan Indonesia, Kabupaten Karawang menyimpan banyak catatan
sejarah. Rengasdengklok merupakan tempat disembunyikannya Soekarno dan Hatta
oleh para pemuda Indonesia untuk secepatnya merumuskan naskah Proklamasi
Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 16 Agustus 1945. Kecamatan Rengasdengklok
adalah daerah pertama milik Republik Indonesia yang gagah berani mengibarkan
bendera Merah Putih sebelum Proklamasi kemerdekaan Indonesia di Gaungkan oleh
karena itu selain dikenal dengan sebutan Lumbung Padi Karawang juga sering
disebut sebagai Kota Pangkal Perjuangan.
Setelah kemerdekaan, Kabupaten
Karawang dibentuk berdasarkan UU 14/1950 tentang Pembentukan Daerah-daerah
Kabupaten dalam Lingkungan Propinsi Djawa Barat.
Karawang dulunya dikenal sebagai
lumbung padi Jawa Barat. Namun sejak tahun 1980-an, lahan-lahan pertanian
banyak beralih fungsi menjadi kawasan industri sehingga Karawang kini lebih
dikenal sebagai Kota Industri.
Banyak kawasan industri dibangun dan
diisi oleh perusahaan besar. Banyak pabrik mutasi dari daerah lain yang memilih
Karawang karena tempatnya yang lebih strategis. Karawang sudah dipersiapkan
oleh pemerintah sebagai kawasan industri modern melalui penerbitan Keppres 53/1989
tentang Kawasan Industri.
Sebagai kota industri, kabupaten ini
menjadi magnet bagi perantau dari seluruh Indonesia yang sedang mencari kerja.
Bahkan tidak sedikit yang memilih tinggal dan menetap di Karawang.
Selain industri
pengolahan, perekonomian Kabupaten Karawang juga ditopang oleh sektor perdagangan, yakni sebesar 9,73 persen
dari PDRB 2021. Selanjutnya, meskipun telah beralih status menjadi kota yang terindustrialisasi, sektor pertanian
tetap menjadi salah satu sektor teratas
yang berkontribusi besar terhadap PDRB Kabupaten Karawang. Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan tercatat
berkontribusi sebesar 3,94 persen dari total PDRB. Di sektor industri, hingga tahun 2018, Karawang memiliki 1.762
pabrik yang beroperasi. Rinciannya,
pabrik swasta sebanyak 787, PMDN sebanyak 269, PMA sebanyak 638, dan Joint venture tercatat sebanyak 58 pabrik. Ribuan pabrik tersebut tersebar di beberapa
kawasan industri besar seperti Karawang International
Industry City (KIIC), Kawasan Mitra Karawang (KIM), Kawasan Surya Cipta,
Kawasan Indotaisei, dan Kawasan
Bukit Indah City di jalur Cikampek, dengan luas mencapai ribuan hektare.
Referensi
:
| Disclaimer |
|---|
| Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja. |