KPKNL Pontianak Gandeng Universitas OSO Gelar Kuliah Umum Kekayaan Negara
Lunda Nine Aleva
Rabu, 21 Mei 2025 |
256 kali
Pontianak - Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta memperluas edukasi dan pembinaan kepada publik tentang pentingnya pengelolaan keuangan dan kekayaan negara, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pontianak berkolaborasi dengan Universitas OSO melalui penyelenggaraan kuliah umum pada Rabu, 21 Mei 2025. Dengan mengusung tema “Manajemen Aset yang Akuntabel dan Profesional, Fondasi Keuangan Negara yang Sehat”, kegiatan ini menjadi wadah edukatif bagi kalangan akademisi untuk memahami peran penting manajemen aset dalam menopang keuangan negara yang berkelanjutan.
Sekitar 100 mahasiswa dari berbagai fakultas, antara lain Fakultas Ekonomi
dan Bisnis, Fakultas Hukum, serta Fakultas IPA dan Kelautan, hadir dengan
antusias dalam kegiatan ini. Acara dibuka dengan khidmat melalui pembacaan doa
dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penanaman
semangat nasionalisme.
Acara ini dihadiri oleh Kepala KPKNL Pontianak, Constantinus Chrisnan
Soegiherprajoko, Wakil Rektor I Universitas OSO, Dr. Sofi Siti Shofiyah, dan
Wakil Rektor II, Ir. Heryanto, M.T.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor II menyampaikan apresiasi atas kehadiran
KPKNL Pontianak dan berharap agar kerja sama semacam ini dapat terus berlanjut serta
memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan kompetensi mahasiswa di masa
depan.
Kegiatan resmi dibuka oleh Kepala KPKNL Pontianak, Bapak Constantinus Chrisnan
Soegiherprajoko. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya memahami
keterkaitan antara neraca keuangan dan aset negara. “Keuangan negara bukan
hanya soal belanja dan pendapatan, tapi juga bagaimana kita mengelola aset
negara secara produktif,” ujarnya.
Sesi kuliah umum dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh narasumber dari
KPKNL Pontianak yang kompeten di bidangnya. Kegiatan ini dimoderatori oleh Kaprodi Hukum
Universitas OSO, Weny Rahmadania.
Materi pertama disampaikan oleh Candra Wijaya, Kepala Seksi Pengelolaan
Kekayaan Negara. Ia menjelaskan siklus pengelolaan Barang Milik Negara
(BMN) dari perencanaan hingga penghapusan, serta menegaskan bahwa cara suatu
bangsa memperlakukan aset mencerminkan tingkat peradabannya.
Materi kedua dibawakan oleh Muh. Agus Maulana, Pelaksana Seksi Piutang
Negara, yang menyampaikan materi terkait piutang negara. Ia menjelaskan proses
penyelesaian piutang serta berbagi pengalamannya dalam melakukan penagihan
langsung ke debitur untuk memberikan gambaran nyata kepada mahasiswa tentang
tantangan di lapangan.
Materi ketiga disampaikan oleh Zainal Arifin, Penilai Pemerintah Ahli Muda KPKNL
Pontianak, yang mengulas peran profesi penilai dan pentingnya penilaian dalam
mendukung pengelolaan aset negara secara tepat.
Sesi materi ditutup oleh Imam Ahmadi, Pelelang Ahli Muda KPKNL Pontianak,
yang memperkenalkan proses lelang beserta prinsip-prinsip dasarnya. Sebagai
bentuk pengalaman praktis, digelar simulasi lelang yang dipandu oleh Pelelang
Ahli Pertama KPKNL Pontianak, Kevin Dzikri Faisal dan Ayu S. Theresia.
Barang-barang yang dilelang antara lain Tumbler Corkcicle, Jaket Uniqlo, Topi
New Era, dan Smartwatch Jete, masing-masing dengan nilai limit Rp50.000. Simulasi
ini disambut antusias oleh para mahasiswa yang aktif memberikan penawaran.
Total hasil lelang mencapai Rp1.165.000,00 dan seluruhnya didonasikan kepada
Universitas OSO untuk mendukung kegiatan kemahasiswaan.
Kegiatan diakhiri dengan penyampaian testimoni dari perwakilan mahasiswa
Universitas OSO. Dalam testimoninya, mahasiswa menyampaikan antusiasme tinggi
terhadap pelaksanaan kuliah umum ini dan berharap agar kegiatan serupa dapat
diselenggarakan secara rutin. Mereka merasa bahwa kegiatan ini sangat
bermanfaat dalam menambah wawasan, terutama mengenai keberadaan Direktorat
Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) sebagai salah satu unit kerja Kementerian
Keuangan yang memiliki peran penting dalam pengelolaan kekayaan negara.
Secara keseluruhan, kegiatan ini berlangsung lancar, interaktif, dan
inspiratif. Antusiasme peserta serta interaksi yang terbangun menunjukkan
keberhasilan acara dalam membuka wawasan generasi muda terhadap pentingnya
pengelolaan aset dan keuangan negara secara akuntabel dan profesional.
Foto Terkait Berita