Kemenkeu Satu Kalbar Sukses Gelar Lelang Serentak, Raup Pokok Lelang Rp5,32 Miliar
Lunda Nine Aleva
Jum'at, 28 Februari 2025 |
565 kali
Pontianak
— Dalam rangka optimalisasi pengelolaan kekayaan negara serta peningkatan
penerimaan negara, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Satu Kalimantan Barat sukses
menyelenggarakan kegiatan Lelang Serentak pada Jumat, 28 Februari 2025.
Kegiatan ini digelar secara luring di Ruang ABW Kantor Wilayah Direktorat
Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Barat, serta daring melalui Zoom
Meetings. Lelang Serentak ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan 117
Tahun Lelang di Indonesia.
Kegiatan
Lelang Serentak ini merupakan inisiatif Kemenkeu Satu Kalbar sebagai upaya
konkret untuk meningkatkan penerimaan negara, mendorong transparansi, serta
mengoptimalkan pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), barang hasil penindakan
kepabeanan dan cukai, serta barang sitaan pajak. Pelaksanaan lelang dilakukan
oleh Pejabat Lelang Kelas I dari KPKNL Pontianak dan KPKNL Singkawang melalui
aplikasi lelang.go.id versi 2.
Turut
hadir dalam kegiatan ini para perwakilan dari seluruh unit vertikal Kemenkeu di
Kalimantan Barat. Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan
Mars Kemenkeu sebagai simbol semangat kebersamaan dalam memberikan pelayanan
terbaik bagi negara.
Usai
lagu kebangsaan dan mars kementerian keuangan dinyanyikan bersama, acara
dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Kantor Wilayah DJBC Kalimantan Barat, Imik
Eko Putro, dalam sambutannya menjelaskan bahwa sesuai dengan Peraturan
Menteri Keuangan Nomor 178 Tahun 2019, Barang Milik Negara (BMN) dapat dijual
secara lelang apabila lebih menguntungkan bagi negara secara ekonomis dan tidak
melanggar ketentuan perundang-undangan. “Melalui kolaborasi antar unit Eselon I
Kemenkeu Satu Kalbar, lelang ini diharapkan dapat meningkatkan optimalisasi
pengelolaan kekayaan negara secara transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Selanjutnya,
Kepala Kantor Wilayah DJKN Kalimantan Barat, Tetik Fajar Ruwandari, turut
menyampaikan apresiasi atas suksesnya kegiatan ini. “Terima kasih kepada para
pihak yang bekerja keras untuk menyukseskan acara ini. Semoga acara ini tetap
berkelanjutan dan tetap semangat lakukan yang terbaik untuk Kalimantan Barat,”
pesannya.
Sementara
itu, Tavianto Noegroho, selaku Direktur Lelang DJKN, hadir secara daring
melalui Zoom Meeting untuk membuka acara. Beliau menegaskan pentingnya
menjadikan Lelang Serentak sebagai contoh praktik transparansi dan
akuntabilitas dalam proses bisnis Kemenkeu. “Kegiatan ini diharapkan dapat
menjadi teladan bagi kantor lain dalam menjaga optimalisasi penerimaan negara,”
ungkapnya.
Dalam
Lelang Serentak ini, total terdapat 30 lot barang yang ditawarkan. Dari jumlah
tersebut, sebanyak 18 lot berhasil terjual dengan total Pokok Lelang mencapai
Rp5.323.988.251,00. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan kontribusi kepada
negara melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) berupa Bea Lelang sebesar
Rp106.479.765,00.
Kegiatan
lelang berlangsung semarak dengan partisipasi aktif dari para peserta. Peserta
lelang menunjukkan antusiasme tinggi, baik yang hadir secara langsung maupun
daring, dengan memberikan penawaran terbaiknya secara kompetitif untuk memperoleh
barang yang diminati. Proses lelang pun berlangsung dinamis dengan kenaikan
penawaran yang signifikan, mencerminkan minat besar masyarakat terhadap
barang-barang yang dilelang.
Adapun rincian hasil lelang
sebagai berikut:
Barang-barang yang dilelang
terdiri dari berbagai jenis aset, mulai dari barang sitaan pajak, barang
tegahan Bea Cukai, hingga BMN berupa inventaris kantor. Seluruh objek lelang
ditampilkan secara langsung kepada peserta, baik yang hadir secara fisik maupun
daring, guna memberikan informasi yang transparan dan akurat terkait kondisi
barang.
Dengan kolaborasi yang
sinergis dan komitmen yang kuat, Kemenkeu Satu Kalbar membuktikan bahwa upaya
optimalisasi pengelolaan kekayaan negara tidak hanya memberikan manfaat
finansial, tetapi juga memperkuat tata kelola yang akuntabel dan transparan
dalam pelayanan publik.
Foto Terkait Berita