Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita KPKNL Pontianak
Kemenkeu Satu Kalbar Sukses Gelar Lelang Serentak, Raup Pokok Lelang Rp5,32 Miliar

Kemenkeu Satu Kalbar Sukses Gelar Lelang Serentak, Raup Pokok Lelang Rp5,32 Miliar

Lunda Nine Aleva
Jum'at, 28 Februari 2025 |   565 kali

Pontianak — Dalam rangka optimalisasi pengelolaan kekayaan negara serta peningkatan penerimaan negara, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Satu Kalimantan Barat sukses menyelenggarakan kegiatan Lelang Serentak pada Jumat, 28 Februari 2025. Kegiatan ini digelar secara luring di Ruang ABW Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Barat, serta daring melalui Zoom Meetings. Lelang Serentak ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan 117 Tahun Lelang di Indonesia.

Kegiatan Lelang Serentak ini merupakan inisiatif Kemenkeu Satu Kalbar sebagai upaya konkret untuk meningkatkan penerimaan negara, mendorong transparansi, serta mengoptimalkan pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), barang hasil penindakan kepabeanan dan cukai, serta barang sitaan pajak. Pelaksanaan lelang dilakukan oleh Pejabat Lelang Kelas I dari KPKNL Pontianak dan KPKNL Singkawang melalui aplikasi lelang.go.id versi 2.

Turut hadir dalam kegiatan ini para perwakilan dari seluruh unit vertikal Kemenkeu di Kalimantan Barat. Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Kemenkeu sebagai simbol semangat kebersamaan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi negara.

Usai lagu kebangsaan dan mars kementerian keuangan dinyanyikan bersama, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Kantor Wilayah DJBC Kalimantan Barat, Imik Eko Putro, dalam sambutannya menjelaskan bahwa sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 178 Tahun 2019, Barang Milik Negara (BMN) dapat dijual secara lelang apabila lebih menguntungkan bagi negara secara ekonomis dan tidak melanggar ketentuan perundang-undangan. “Melalui kolaborasi antar unit Eselon I Kemenkeu Satu Kalbar, lelang ini diharapkan dapat meningkatkan optimalisasi pengelolaan kekayaan negara secara transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Selanjutnya, Kepala Kantor Wilayah DJKN Kalimantan Barat, Tetik Fajar Ruwandari, turut menyampaikan apresiasi atas suksesnya kegiatan ini. “Terima kasih kepada para pihak yang bekerja keras untuk menyukseskan acara ini. Semoga acara ini tetap berkelanjutan dan tetap semangat lakukan yang terbaik untuk Kalimantan Barat,” pesannya.

Sementara itu, Tavianto Noegroho, selaku Direktur Lelang DJKN, hadir secara daring melalui Zoom Meeting untuk membuka acara. Beliau menegaskan pentingnya menjadikan Lelang Serentak sebagai contoh praktik transparansi dan akuntabilitas dalam proses bisnis Kemenkeu. “Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi teladan bagi kantor lain dalam menjaga optimalisasi penerimaan negara,” ungkapnya.

Dalam Lelang Serentak ini, total terdapat 30 lot barang yang ditawarkan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 18 lot berhasil terjual dengan total Pokok Lelang mencapai Rp5.323.988.251,00. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan kontribusi kepada negara melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) berupa Bea Lelang sebesar Rp106.479.765,00.

Kegiatan lelang berlangsung semarak dengan partisipasi aktif dari para peserta. Peserta lelang menunjukkan antusiasme tinggi, baik yang hadir secara langsung maupun daring, dengan memberikan penawaran  terbaiknya secara kompetitif untuk memperoleh barang yang diminati. Proses lelang pun berlangsung dinamis dengan kenaikan penawaran yang signifikan, mencerminkan minat besar masyarakat terhadap barang-barang yang dilelang.

Adapun rincian hasil lelang sebagai berikut:

  • KPKNL Pontianak berhasil melelang 13 lot dengan Pokok Lelang sebesar Rp5.175.663.251,00. Penjualan tertinggi berasal dari barang tegahan eks kepabeanan dan cukai dengan kenaikan signifikan mencapai 308,69 persen dari nilai limit.
  • KPKNL Singkawang berhasil melelang 5 lot dengan Pokok Lelang sebesar Rp147.973.000,00. Lelang Non Eksekusi Barang Milik Negara dan barang sukarela turut memberikan kontribusi pada capaian ini.

Barang-barang yang dilelang terdiri dari berbagai jenis aset, mulai dari barang sitaan pajak, barang tegahan Bea Cukai, hingga BMN berupa inventaris kantor. Seluruh objek lelang ditampilkan secara langsung kepada peserta, baik yang hadir secara fisik maupun daring, guna memberikan informasi yang transparan dan akurat terkait kondisi barang.

Dengan kolaborasi yang sinergis dan komitmen yang kuat, Kemenkeu Satu Kalbar membuktikan bahwa upaya optimalisasi pengelolaan kekayaan negara tidak hanya memberikan manfaat finansial, tetapi juga memperkuat tata kelola yang akuntabel dan transparan dalam pelayanan publik.

Foto Terkait Berita

Floating Icon