DJKN Kalimantan Barat Goes To Campus IPDN Kalimantan Barat
Lunda Nine Aleva
Rabu, 30 Oktober 2024 |
528 kali
Pontianak - Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan, edukasi, dan
pembinaan publik mengenai pengelolaan keuangan dan kekayaan negara serta dalam
rangka memperingati Hari Kekayaan Negara ke-18, Kantor Wilayah Direktorat
Jenderal Kekayaan Negara (Kanwil DJKN) Kalimantan Barat bersama Kantor
Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pontianak dan KPKNL Singkawang
melaksanaan kegiatan DJKN Goes to Campus (GTC) di Institut Pemerintahan
Dalam Negeri (IPDN) Kampus Kalimantan Barat pada Selasa (29/10).
Kegiatan DJKN Goes To Campus kali ini bertujuan memberikan edukasi
kepada Praja IPDN mengenai pengelolaan keuangan dan kekayaan negara. Sekitar
100 praja hadir dengan antusiasme tinggi dalam acara ini. Kegiatan ini dimulai
dengan khidmat melalui pembacaan doa dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia
Raya sebagai upaya menumbuhkan semangat nasionalisme di kalangan para praja.
Direktur IPDN Kalimantan Barat, Dr. Drs. H. Asharizman Rozie, M.Si., dalam
sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap partisipasi aktif para praja serta menyoroti
pentingnya acara ini sebagai sarana untuk membuka wawasan mengenai peran
strategis pengelolaan keuangan dan kekayaan negara. Menurut beliau, pemahaman
yang kuat tentang pengelolaan keuangan dan kekayaan negara merupakan fondasi
penting bagi para calon pemimpin daerah dalam menjaga keberlanjutan pembangunan
di Indonesia.
Kepala Kanwil DJKN Kalimantan Barat, Tetik Fajar Ruwandari, kemudian
memberikan sambutan penuh semangat, menyatakan kegembiraannya bisa berbagi ilmu
dan bertemu dengan generasi penerus yang siap menjaga aset negara. "Aset
diperoleh dari kumpulan pajak masyarakat indonesia sehingga harus dijaga dan
dikelola dengan baik" ujar Tetik Fajar Ruwandari.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi panel yang
menghadirkan dua narasumber yaitu Candra Wijaya dari KPKNL Pontianak yang membawakan
materi seputar pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) dan Barang Milik Daerah
(BMD) serta Deta Krisnandy dari KPKNL Singkawang yang membawakan materi seputar
Pelaksanaan Lelang. Sesi ini dipandu oleh moderator dari IPDN Kalimantan Barat,
Asep Jaenudin. Dalam diskusi panel tersebut dibahas berbagai aspek terkait
peran DJKN dalam pengelolaan kekayaan negara, termasuk Barang Milik Negara
(BMN), Barang Milik Daerah (BMD), penilaian, piutang, dan proses lelang.
Diskusi berjalan interaktif, di mana para praja IPDN diberi kesempatan untuk
mengajukan pertanyaan secara langsung.
Puncak kegiatan DJKN Goes to Campus adalah simulasi lelang yang
diikuti oleh lebih dari 100 Praja IPDN Kampus Kalimantan Barat. Dipandu oleh
Martha Nelly dan Ayu S. Theresia selaku Pejabat Fungsional Pelelang KPKNL
Pontianak, simulasi ini dibuka dengan pembacaan tata cara pelaksanaan lelang.
Dalam kesempatan tersebut, Martha menjelaskan informasi mengenai persyaratan
peserta lelang, detail objek yang dilelang, serta tata cara pelunasan dan
pengambilan barang bagi pemenang.
Sebanyak 100 peserta yang telah menyetorkan uang jaminan mengikuti lelang
untuk empat objek, yakni tumbler, tas ransel, tas gym, dan topi. Suasana
semakin meriah ketika Martha memimpin sesi penawaran yang kompetitif, di mana
setiap penawaran diakhiri dengan hitungan tiga kali untuk menentukan pemenang
dengan penawaran tertinggi. Antusiasme tinggi terlihat dari para mahasiswa yang
aktif memberikan penawaran terbaik mereka selama simulasi ini.
Kegiatan diakhiri dengan penyampaian testimoni dari perwakilan Praja IPDN.
Berdasarkan testimoni dari Praja IPDN, diketahui praja sangat antusias dengan
acara DJKN Goes to Campus dan berharap agar acara serupa dapat diadakan
lebih sering di kampus sehingga menambah wawasan mahasiswa. Dengan adanya acara
tersebut, peserta sudah lebih mengetahui keberadaan DJKN sebagai salah satu
unit kerja Kementerian Keuangan yang memiliki tugas dan fungsi dalam
pengelolaan kekayaan negara.
Kegiatan DJKN Goes to Campus ini dapat memperkuat pemahaman publik mengenai peran DJKN dalam pengelolaan
aset negara. Harapannya,
kegiatan ini mampu meningkatkan literasi keuangan di kalangan generasi muda
serta memotivasi mereka untuk turut serta dalam menjaga aset negara.
Foto Terkait Berita