Optimalkan PNBP, KPKNL Parepare Koordinasikan Pemanfaatan Aset BMN KSOP oleh PT Pelindo
Indriani Aryanti Syahruddin
Jum'at, 24 April 2026 |
22 kali
Dalam rangka menertibkan administrasi dan hukum serta mengoptimalkan Barang Milik Negara (BMN), Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Parepare menyelenggarakan Rapat Koordinasi Perencanaan Pemanfaatan Aset pada Senin, 13 April 2026. Bertempat di Ruang Rapat KPKNL Parepare, pertemuan ini fokus membahas mekanisme pemanfaatan aset dermaga milik Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Parepare oleh PT Pelindo Parepare.
Kepala KPKNL Parepare membuka rapat dengan menekankan pentingnya legalitas pemanfaatan aset agar tidak menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di kemudian hari. Sebagai pengelola barang, KPKNL berkomitmen untuk memastikan setiap aset negara dikelola sesuai ketentuan guna meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), mengurangi beban biaya pemeliharaan pada APBN, dan mencegah aset menjadi idle atau terbengkalai.
Berdasarkan pembahasan, operasional dermaga oleh PT Pelindo sebelumnya sempat dihentikan sejak tahun 2025 mengikuti rekomendasi Itjen Kemenhub. Hal ini dipicu oleh belum adanya kesepakatan terkait mekanisme pemanfaatan. Pihak PT Pelindo Parepare menyampaikan bahwa hasil penilaian sewa sebelumnya dinilai masih terlalu tinggi dan belum sesuai dengan kondisi keuangan perusahaan. Oleh karena itu, PT Pelindo mengharapkan adanya penyesuaian nilai yang lebih meringankan.
Menanggapi kendala tersebut, KPKNL Parepare menyarankan mekanisme sewa sebagai skema yang paling cepat untuk diproses saat ini. Sebagai tindak lanjut nyata, rapat menghasilkan simpulan sebagai berikut:
1. Permohonan Sewa Ulang : Proses permohonan sewa akan dimulai kembali dari awal.
2. Penyusunan Proposal : PT Pelindo Parepare diminta menyertakan proposal yang menyajikan kemampuan keuangan secara riil beserta rincian investasi yang telah atau akan dikeluarkan untuk pemanfaatan BMN tersebut.
Melalui langkah koordinatif ini, diharapkan pengelolaan aset negara di wilayah Parepare dapat berjalan lebih akuntabel, memberikan kontribusi maksimal bagi penerimaan negara, dan tetap mendukung kelancaran operasional mitra kerja.
#KamiBisa#
Foto Terkait Berita